Cari Kerja dan Cari Cuan untuk Bahagiakan Keluarga

contoh kalimat saran

15+ Contoh Kalimat Saran, Pengertian, Karakteristik, dan Ciri – Cirinya

Contoh kalimat saran, tujuan dibuatnya, karakteristik, dan pengertiannya akan dibahas pada artikel ini. Dalam kehidupan sehari-hari tentunya penggunaannya sudah tidak asing lagi atau bukan kali pertama mendengarnya.

Kalimat saran bersifat tidak memaksa, bukan seperti jenis perintah. Bagi yang menerimanya juga bisa menggunakannya atau tidak, karena sifatnya tersebut justru memilih. Jika seseorang mendapatkan saran, ia berhak mengikutinya atau sebaliknya.

Kalimat ini biasa diungkapkan untuk menganjurkan sesuatu hal kepada orang lain sebagai penerimanya. Agar Anda lebih memahami lagi, kami akan memberikan penjelasan serta contoh kalimat saran.

Baca Juga : Contoh Kalimat Larangan yang Tidak Boleh Dikatakan

Pengertian Kalimat Saran

Kalimat saran merupakan kalimat yang berisikan subjek, predikat, dan objek tentang suatu pendapat atau anjuran dari seseorang kepada orang lain. Tujuannya adalah agar orang lain mau melakukan yang dianjurkan tersebut.

Namun, penting untuk diingat bahwa contoh kalimat saran tidak bersifat mengikat ataupun memaksa. Orang lain bebas mengikutinya dan sebaliknya, tetapi juga bisa digunakan oleh siapa saja tanpa memandang berapa usianya.

Menurut Detik.com, kalimat saran merupakan kalimat yang berisi saran yang isinya bisa dalam bentuk nasihat ataupun himbauan. Karakteristik kalimat saran yaitu kalimatnya berisi anjuran maupun solusi untuk menyelesaikan suatu permasalahan.

Secara praktik, kalimatnya berisikan dari imbauan seseorang yang berisikan solusi atau anjuran terhadap suatu permasalahan tertentu. Tidak hanya dalam kehidupan sehari-hari, namun juga digunakan untuk karya sastra.

Biasanya penulis akan memberikan halaman berisikan saran dan dijadikan sebagai sebuah rekomendasi kepada pembacanya. Selain itu, bentuknya juga dikemas dalam tajuk rencana serta resensi yang dibuat ke dalam paragraf argumentasi.

Baca Juga : Contoh Kalimat Sapaan dengan Baik dan Benar

Ciri – Ciri Kalimat Saran

1. Verba Modal atau Kata Kerja yang Mengindikasikan Saran

Kalimat saran sering mengandung kata kerja modal seperti “sebaiknya,” “harus,” “seharusnya,” “lebih baik,” “disarankan,” “perlu,” “direkomendasikan,” dan kata serupa yang menunjukkan bahwa penutur memberikan saran.

2. Perintah Halus

Kalimat saran bisa diungkapkan dalam bentuk perintah yang lebih halus dan sopan. Misalnya, “Mohon pertimbangkan untuk…” atau “Jika mungkin, Anda bisa mencoba…”

3. Nasihat atau Rekomendasi

Kalimat saran sering kali mengandung nasihat atau rekomendasi tentang langkah yang dianggap baik untuk diambil. Contohnya, “Sebaiknya Anda menghindari keramaian saat ini.”

4. Menggunakan Kata Ganti Kedua Orang

Kalimat saran sering menggunakan kata ganti orang kedua seperti “Anda,” “kamu,” atau “engkau.”

5. Menyertakan Alasan atau Justifikasi

Beberapa kalimat saran mungkin disertai dengan alasan mengapa saran tersebut diajukan. Ini dapat memberikan pemahaman lebih mendalam kepada penerima saran.

6. Penggunaan Kata “Sebaiknya” atau “Lebih Baik”

Kata-kata seperti “sebaiknya” dan “lebih baik” sering digunakan untuk memperkuat saran dalam kalimat.

Baca Juga : Cara Public Speaking yang Baik Agar Tidak Gugup

Cara Menulis Kalimat Saran

1. Kenali Tujuan Anda

Tentukan tujuan Anda dalam memberikan saran. Apakah Anda ingin membantu seseorang membuat keputusan, meningkatkan kinerja, atau menghindari masalah tertentu?

2. Pahami Konteksnya

Pertimbangkan situasi atau konteks di mana saran Anda diberikan. Ini akan membantu Anda memberikan saran yang sesuai dengan kondisi yang sedang dihadapi oleh penerima.

3. Gunakan Bahasa yang Sopan dan Penuh Hormat

Pilih kata-kata yang sopan dan menghormati penerima saran. Hindari penggunaan kata-kata yang terlalu tegas atau menggurui.

4. Beri Alasan atau Justifikasi

Jika memungkinkan, sertakan alasan atau justifikasi mengapa Anda memberikan saran tersebut. Ini dapat membantu penerima saran mengerti mengapa langkah tersebut disarankan.

5. Jangan Memaksa

Sampaikan saran Anda sebagai rekomendasi, bukan perintah. Beri pilihan kepada penerima untuk mengambil atau tidak mengambil saran tersebut.

6. Gunakan Kata Kerja Modal

Gunakan kata kerja modal seperti “sebaiknya,” “disarankan,” “lebih baik,” “perlu,” atau “harus” untuk mengindikasikan bahwa Anda sedang memberikan saran.

7. Gunakan Kalimat yang Jelas dan Singkat

Kalimat saran sebaiknya singkat dan langsung to the point. Hindari kalimat yang terlalu rumit atau ambigu.

8. Hindari Penilaian Negatif

Hindari menyuarakan kelemahan atau kesalahan secara langsung dalam saran Anda. Fokuskan pada langkah yang dapat diambil untuk perbaikan.

9. Beri Solusi Konkret

Berikan solusi atau langkah-langkah konkret yang bisa diambil oleh penerima untuk mengatasi situasi atau masalah yang dihadapi.

10. Perhatikan Bahasa Tubuh

Jika Anda memberikan saran secara lisan, perhatikan bahasa tubuh Anda. Pastikan bahwa Anda terlihat ramah dan terbuka dalam memberikan saran.

Baca Juga : Contoh Kalimat Penutup Rapat yang Simple

Perbedaan Saran Dan Kritik

Jika dipahami lebih lanjut, kalimat saran hampir mirip dengan kritik, padahal sebenarnya maknanya pun berbeda. Banyak orang salah mengira maknanya, lalu apa yang menjadi pembeda antar kedua jenis tersebut?

Untuk kalimat saran berbentuk pesan, anjuran, pendapat terhadap sesuatu hal yang bisa dijadikan sebagai penyelesaian atas permasalahannya. Sifatnya lebih mengarah pada masukan dan memiliki kesan positif.

Sementara, adapun kritik berupa suatu tanggapan yang jika dilihat merupakan bentuk negatifnya dari suatu permasalahan. Karena bersifat negatif, sehingga memang dijadikan sebagai bahan koreksi pada permasalahannya.

Beberapa orang mungkin masih terbalik antar keduanya, baik itu saran ataupun kritik. Oleh karenanya, jangan sampai salah mengucapkan kepada orang lain bila Anda ingin menyampaikan salah satunya.

Baca juga: Contoh kalimat deklaratif

Karakteristik Kalimat Saran

  • Memiliki kata penanda di bagian awal kalimat atau tengah kalimat, misalnya menggunakan kata saran saya, hendaknya, sebaiknya, menurut pendapat saya, usahakan untuk, berdasarkan pendapat saya alangkah baiknya, sebaiknya, semestinya.
  • Sering digunakan pada karya sastra, tajuk rencana, argument, paragraph, dan resensi. Selain itu, juga dipakai saat bertutur kata dalam kehidupan sehari-hari ketika berbicara dengan orang lain.
  • Tidak mempunyai tanda seru di bagian akhir kalimat. Karena tanda seru tersebut justru sebagai bentuk penggambaran perintah bahkan larangan pada permasalahan dan isu tentang sesuatu hal.

Bedakan antar kalimat saran dengan perintah dan kritik, karena penggunaannya tidak sama. Jika salah menerapkannya, maka yang ada justru menimbulkan kesalahpahaman akan maknanya ketika digunakan.

Baca Juga : Contoh Kalimat Tanggapan

Contoh Kalimat Saran

1. Contoh 1

Jika Anda ingin meningkatkan kemampuan presentasi, Anda bisa mengikuti pelatihan yang tersedia.

2. Contoh 2

Perlu Anda evaluasi lebih lanjut untuk menentukan apakah investasi ini sesuai dengan tujuan jangka panjang Anda.

3. Contoh 3

Lebih baik jika Anda meminta bantuan dari rekan kerja yang memiliki pengalaman serupa.

4. Contoh 4

Disarankan agar Anda mencoba pendekatan ini untuk mengatasi permasalahan tersebut.

5. Contoh 5

Sebaiknya Anda mengalokasikan waktu untuk merencanakan tugas ini sebelum tenggat waktu akhir.

6. Contoh 6

Lebih baik Anda tidak menunda pembayaran tagihan ini karena dapat menyebabkan masalah di kemudian hari.

7. Contoh 7

Jika memungkinkan, kamu bisa menghadiri pertemuan itu untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

8. Contoh 8

Harap periksa ulang naskah Anda sebelum mengirimkannya ke penerbit.

9. Contoh 9

Anda mungkin ingin mempertimbangkan untuk mengikuti pelatihan ini demi meningkatkan keterampilan Anda.

10. Contoh 10

Sebaiknya kamu istirahat yang cukup setelah bekerja keras seharian.

11. Contoh 11

Lebih baik jika Anda mengambil inspirasi dari karya seniman lain untuk mengembangkan gaya pribadi Anda.

12. Contoh 12

Anda mungkin ingin mencari sumber-sumber referensi tambahan untuk mendukung penelitian Anda.

13. Contoh 13

Jika memungkinkan, Anda bisa mencoba menabung sebagian dari penghasilan bulanan Anda.

14. Contoh 14

Perlu Anda periksa kesehatan secara rutin, terutama jika ada riwayat penyakit dalam keluarga.

15. Contoh 15

Disarankan agar Anda menyempatkan waktu untuk belajar keterampilan baru yang relevan dengan pekerjaan Anda.

Bagikan Artikel:

About The Author