10,000+ Loker Terbaru untuk Lulusan SD hingga S1

Tips agar CV dilirik HRD

Tips Agar CV Dilirik HRD dan Mendapat Panggilan Interview

Tips agar CV dilirik HRD memang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja. Berawal dari Curriculum Vitae akan mengantarkan orang-orang mencapai kesuksesannya. Maka dari itu, tidak boleh asal-asalan dalam membuatnya.

Kelompok pencari kerja belakangan ini semakin meningkat, khususnya setelah covid-19 telah menurun. Saat pandemi beberapa tahun ini banyak orang kehilangan pekerjaannya, pada akhirnya kegiatan sehari-hari mulai normal kembali.

Maka tidak heran jika banyak orang yang mencari tips agar CV dilirik HRD. Meskipun sebelumnya sudah pernah bekerja, namun tentu saja persyaratan dalam melamar pekerjaan harus menggunakan Curriculum Vitae semenarik mungkin.

Baca juga: Beberapa Contoh CV Bahasa Indonesia Yang Bisa Anda Dapatkan

Lebih Memahami Tentang Curriculum Vitae

Curriculum Vitae jika diterjemahkan dari bahasa latin, berarti “perjalanan hidup”. Curriculum Vitae atau dikenal juga dengan sebutan Resume merupakan dokumen yang memberikan informasi mengenai kualifikasi para pelamar kerja. 

Informasi pada resume harus mencakup informasi pribadi, misalnya prestasi, skill, latar belakang pendidikan, dan pengalaman kerja Anda (jika ada). Sebuah CV dibuat untuk melamar pekerjaan, maka harus berisi informasi tentang pengalaman profesional dan akademik pelamar.

Sebelum kami memberikan tips agar CV dilirik HRD, tentu saja Anda harus lebih memahami tentang Curriculum Vitae terlebih dahulu. Kegunaan resume adalah untuk menggambarkan informasi pribadi, data pribadi, dan lain sebagainya. 

Dengan adanya resume, maka siapa saja yang membaca dan mempelajarinya dapat menggunakan informasi pribadi tersebut untuk menganalisis setiap pelamar. Hal tersebut dapat dilihat melalui aktivitas, pendidikan, dan pengalaman organisasi.

Singkatnya, Curriculum Vitae adalah wadah pelamar menonjolkan nilai dirinya melalui media teks. Sebelum membahas tentang tips agar CV dilirik HRD, apakah Anda sudah tahu aspek apa saja yang tidak boleh hilang dalam membuat Curriculum Vitae? Berikut penjelasannya:

  1. Data diri, mulai dari nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, alamat lengkap, alamat email profesional, serta no. handphone yang aktif.
  2. Riwayat pendidikan, dalam bagian ini Anda bisa mencantumkan pendidikan terakhir saja.
  3. Pengalaman kerja, mencakup nama perusahaan, posisi Anda di perusahaan tersebut, berapa lama bekerja, dan mengapa meninggalkan pekerjaan tersebut.
  4. Skill, bagian ini akan menjadi nilai tambah jika Anda memiliki keterampilan yang relevan.

Baca juga: Anda Seorang Desain Grafis? Bingung Bikin CV Yang Bagus? Coba disini!

Bagaimana Tips Agar CV Dilirik HRD?

Sebenarnya, sebuah Curriculum Vitae yang dinilai menarik oleh tim rekrutmen satu perusahaan belum tentu dinilai sama oleh perusahaan lain. Definisi menarik juga biasanya ditentukan oleh bidang pekerjaan apa yang akan dilamar.

Misalnya, jika Anda ingin melamar pekerjaan di bagian industri kreatif, sangat dianjurkan membuat Curriculum Vitae semenarik mungkin dan penuh dengan kreativitas. Sedangkan, jika Anda melamar pada instansi pemerintah, sebaiknya dibuat serapi mungkin.

Di era modern seperi saat ini sudah banyak tersedia layanan online maupun aplikasi untuk memudahkan Anda dalam membuat Curriculum Vitae. Namun, sebelumnya kami akan memberikan beberapa tips agar CV dilirik HRD.

  1. Singkat, Padat, dan Jelas

Dalam membuat CV harus singkat, padat, dan jelas agar tidak tim rekrutmen tidak bingung. Jangan sampai lebih dari dua halaman, maka dari itu dibagian deskripsi hanya masukkan kelebihan yang ingin Anda tonjolkan saja. 

  1. Mencantumkan Pengalaman Kerja yang Relevan Akan Lebih Menarik

Memasukkan pengalaman kerja yang relevan juga akan membuat Curriculum Vitae Anda semakin menarik. Bagi para fresh graduate, bisa memasukkan hard skill dan soft skill yang dimiliki selama dibangku kuliah.

  1. Pemilihan Kata

Pada umumnya, pemilihan kata yang akan digunakan dalam CV akan sangat berpengaruh. Hal tersebut karena tujuannya memang untuk mempromosikan diri melalui media teks. Jadi, pilihlah kata yang lebih memiliki power dan tidak terkesan monoton.

  1. Gunakan Font Profesional

Meskipun terdengar sepele, tapi pada kenyataannya penggunaan font sangat berpengaruh. Jangan menggunakan font yang justru akan menyulitkan tim rekrutmen dalam membacanya. Selain itu, ukuran font juga harus diperhatikan gunakan size 10 atau 12 saja.

  1. Cek Tata Bahasanya 

Setelah Anda selesai dalam membuat Curriculum Vitae, cek kembali CV tersebut. Jangan sampai ada kesalahan tata bahasa atau typo. 

  1. Masukkan Kontak yang Aktif

Bagian satu ini sering terlewatkan oleh para pelamar dengan memasukkan kontak yang sudah jarang digunakan atau bahkan sudah tidak aktif. Padahal, kontak yang tertera pada CV akan digunakan HRD untuk menghubungi Anda.

Saat ini memang membuat Curriculum Vitae gampang-gampang susah, karena semua orang bisa membuatnya tapi belum tentu itu menarik. Maka dari itu, kami memberikan beberapa tips agar CV dilirik HRD.

Bagikan Artikel: