10,000+ Loker Terbaru untuk Lulusan SD hingga S1

Cara menulis skill dalam CV

Cara Menulis Skill dalam CV yang Benar dan Menarik

Cara menulis skill dalam CV bisa menjadi langkah penting yang harus Anda perhatikan. Ini akan menjadi hal yang menentukan bagus tidaknya CV yang Anda Buat. Memperhatikan CV menentukan diterima atau tidak diterimanya Anda Dalam perusahaan yang Anda lamar.

Ketika mendapatkan informasi lowongan pekerjaan, hal pertama yang Anda siapkan adalah surat lamaran kerja. Ini juga harus dibarengi dengan Daftar Riwayat Hidup atau Curriculum Vitae yang bisa ditulis secara manual atau diketik.

Cara Menulis Skill dalam CV Secara Benar

Menulis Skill dalam CV bisa menjadi hal yang akan menentukan apakah pelamar akan diterima di perusahaan atau tidak. Skill yang dituliskan haruslah sesuai dengan kemampuan yang benar-benar dimiliki.

Anda tidak perlu membohongi diri sendiri dengan menuliskan kemampuan yang tidak dimiliki pada diri Anda. Tuliskan secara jujur karena nantinya ketika proses wawancara akan ditanyakan benar tidaknya kemampuan tersebut.

Berikut cara menulis skill dalam CV yang harus Anda Perhatikan dengan baik dan benar.

1. Menulis dengan jujur

Menuliskan kemampuan CV sekali lagi harus dilakukan dengan jujur dan bertanggungjawab. Menuliskan banyak kemampuan memang akan membuat diri Anda menjadi sempurna. 

Anda bisa menarik perhatian perusahaan yang membuka lowongan ketika menuliskan banyak skill. Namun, tulislah secara jujur dan tidak perlu menuliskan skill yang memang tidak Anda kuasai.

Ini akan membuat Anda justru kehilangan kesempatan untuk diterima. Justru, HRD atau perekret akan menilai Anda tidak baik. Misalnya, Anda menuliskan mampu Bahasa Inggris. Namun, ketika diwawancara ternyata tidak bisa. Ini akan mengecewakan pihak HRD.

2. Menggunakan Bullet Point

Cara menulis skill dalam CV berikutnya adalah dengan menggunakan bullet point. Ini selayaknya yang ada pada symbol computer pada icon Bullet and Numbering. Dengan menggunakan bullet point, ini lebih simple.

Pembuka lowongan kerja akan lebih mudah dalam mendapatkan point dari skill yang Anda miliki. HRD akan melihat kemampuan Anda dengan lebih mudah. Anda tidak perlu memberikan presentase dalam setiap skillnya.

3. Skill yang sesuai

Menuliskan skill yang sesuai dengan yang Anda lamar adalah hal yang harus dilakukan. Jika Anda memang memiliki banyak skill, Anda Mungkin saja berpikir untuk menuliskan semua skill tersebut. 

Tuliskan saja skill yang sesuai dengan posisi yang akan Anda lamar. Anda bisa kembali melihat kualifikasi atau skill yang diminta oleh perusahaan tersebut. Lalu, sesuaikan skill yang dimiliki dengan kualifikasi yang diminta oleh pihak perusahaan.

Baca juga: Apa Perbedaan CV ATS dengan CV Kreatif ?

4. Memberikan deskripsi singkat

Cara menulis skill dalam CV bisa pula dilakukan dengan memberikan deskripsi yang singkat. Berikan deskripsi pada masing-masing skill yang Anda tuliskan. Deskripsi tersebut bisa berupa penjelasan yang detail tentang pencapaian skill.

5. Menuliskan berdasarkan kategori

Menuliskan skill yang baik adalah memberikan tulisan sesuai dengan kategori dari skill tersebut. Contohnya Saja, Anda memisahkan skill bahasa dengan skill tool yang memang Anda kuasai.

Cara menulis seperti itu sangat cocok untuk Anda yang memiliki skill dalam jumlah yang banyak. Ini akan membuat tulisan Anda Menjadi lebih rapi dan mudah dimengerti oleh penerima.

Dengan menuliskan skill yang lebih rapi pada Daftar Riwayat Hidup yang Anda tuliskan, maka ini bisa menjadi nilai Plus. Maka, Anda tidak boleh menyepelekan tentang bagaimana menuliskan skill yang benar-benar tepat.

6. Kaitkan dengan pengalaman kerja

Untuk bisa cara menulis skill dalam CV secara tepat, kaitkanlah dengan pengalaman kerja yang Anda miliki. Setiap tugas dari pengalaman kerja yang Anda miliki dapat menjadi soft skill atau hard skill yang mendukung.

Menuliskan skill dalam perannya ketika menyelesaikan pekerjaan bisa Anda tuliskan dalam kolom bullet. Peran apa yang Anda Punya dalam kegiatan tersebut juga bisa dijelaskan dengan gamblang

Hard skill dan soft skill memang berbeda. Untuk bisa menuliskannya dengan tepat dan urut, maka Anda bisa memahaminya dengan baik. Anda bisa mencantumkan keduanya di dalam CV agar lebih menarik perhatian HRD untuk menerima dan memanggil Anda dalam tahapan wawancara.

Tuliskanlah skill dengan jelas dan tidak bertele-tele. Jangan Lupa, Anda Harus menuliskannya dengan jujur dan tidak menuliskan skill yang kira-kira memang tidak dikuasai. Cara menulis skill dalam CV tersebut akan memperbesar diterimanya Anda dalam perusahaan tersebut.

Bagikan Artikel: