10,000+ Loker Terbaru untuk Lulusan SD hingga S1

contoh perhitungan gaji SPG

Contoh Perhitungan Gaji SPG Serta Macam Jenisnya

Contoh perhitungan gaji SPG kerap kali menjadi permasalahan bagi sebagian orang, hal ini terjadi karena tidak semua orang memiliki serta memahami bagaimana sistem pembagian keuangan milik perusahaannya masing-masing. Oleh karena itu setiap orang harus paham.

Hampir setiap perusahaan memiliki jenis pekerjaan tersebut, karena spg sendiri merupakan singkatan dari sales promotion girl. Atau sama saja merupakan bagian dari sales, ujung tombak dari divisi pemasaran setiap perusahaan sehingga dapat meningkatkan keuntungan.

Walaupun memiliki tugas utama untuk menjual produk, namun tidak semua karyawan pada divisi tersebut belum memahami bagaimana skema pembayaran yang akan diberikan oleh perusahaan. Oleh karena itu banyak orang mencari contoh perhitungan gaji SPG saat ini.

Memahami Definisi Serta Beragam Jenisnya

SPG merupakan singkatan dari sales promotion girls, yaitu merupakan seorang perempuan yang memiliki tanggung jawab untuk melakukan kegiatan direct selling. Hal ini berarti Anda akan diberikan tanggung jawab menjual pada toko maupun area yang telah ditentukan.

Tugas utama dari divisi pekerjaan ini adalah menjual, sehingga banyaknya target penjualan sudah ditentukan untuk tiap harinya. Seberapa banyak barang yang dijual akan menjadi contoh perhitungan gaji SPG, karena didalamnya akan terdapat sistem bonus dari penjualan.

Dalam berjalannya pasar, biasanya divisi pekerjaan ini dibagi menjadi dua jenis yaitu SPG reguler serta freelancer. Perbedaan kedua jenis ini hanya terletak pada kontrak perjanjian kerjanya saja, hal tersebut akan kami ulas lebih lanjut dan dapat Anda pelajari sebagai berikut.

Memahami Karyawan Reguler

Seperti yang telah diketahui bahwa sales yang tergolong dalam jenis ini merupakan karyawan reguler suatu perusahaan, dapat dikatakan contoh perhitungan gaji SPG jenis reguler sudah ditentukan oleh pihak HRD pada perusahaan tersebut pada karyawan tetap miliknya saat ini.

Karyawan jenis reguler ini sudah memiliki kontrak atau biasa disebut surat perjanjian waktu kerja, biasanya perusahaan akan memberikan kontrak selama beberapa waktu bisa mulai dari bulanan hingga tahunan kepada karyawannya. Sehingga mereka bekerja sesuai kontraknya.

Karyawan jenis ini biasanya ditempatkan di lapangan seperti toko maupun mall tertentu, serta memiliki waktu kerja yang telah ditentukan. Oleh karena itu contoh perhitungan gaji SPG reguler biasanya juga diatur berdasar shift kerja mereka serta absensi harian tiap harinya.

Sales Jenis Freelancer

Selain karyawan reguler perusahaan biasanya juga merekrut beberapa karyawan freelancer, hal ini berarti merupakan karyawan tidak tetap serta mendapatkan bayaran sesuai dengan kontrak awal mereka dengan pihak perusahaan mengenai bagaimana sistem bayarannya.

Biasanya contoh perhitungan gaji SPG jenis freelancer ini tidak serumit dengan karyawan reguler, karena didalamnya tidak diperlukan beberapa potongan dari kewajiban perusahaan kepada karyawannya. Seperti adanya potongan dana koperasi, BPJS, hingga asuransi lainnya.

Selain itu perbedaan utama jenis freelancer dengan reguler terletak pada bagaimana kontrak kerja setiap karyawannya, dimana pada jenis reguler biasanya akan memiliki kontrak berbulan hingga tahunan. Sedangkan freelancer biasanya hanya pada beberapa kali event tertentu.

Skema Perhitungan Gaji Karyawan Reguler

Seperti yang telah menjadi topik bahasan pada saat ini, yaitu mengenai contoh perhitungan gaji SPG. Biasanya sebagai karyawan reguler Anda akan mendapatkan dua jenis skema pembayaran, pertama adalah pembayaran pokok dan kedua adalah bonus yang didapatkan.

Biasanya gaji pokok seorang karyawan reguler dalam divisi sales ini mengikuti jumlah UMR pada daerah penempatan bekerja yang telah ditentukan, sebagai contoh jika Anda merupakan karyawan SPG pada daerah Kota Semarang akan mendapatkan gaji Rp 3.060.000.

Besaran jumlah bonus tambahan menyesuaikan dengan kebijakan setiap perusahaan, biasanya sales akan mendapatkan pembagian bonus sesuai dengan pencapaian target penjualannya. Sehingga didapatkan contoh perhitungan gaji SPG sebagai berikut ini.

PenghasilanPotongan
Gaji pokokBonus targetRp 3.060.000Rp 1.040.000PPh 21Rp 41.000
TotalRp 4.100.000TotalRp 41.000
  Gaji diterimaRp 4.059.000

Perhitungan untuk Freelancer

Sedangkan perhitungan bagi freelancer memiliki perbedaan cukup besar dibandingkan karyawan reguler, hal tersebut dikarenakan besaran bayarannya menyesuaikan seberapa banyak penjualan yang telah ditentukan sesuai dengan kontrak telah ditandatangani.

Sistem pembayaran freelancer tidak mengenal upah bulanan, lebih kepada upah harian atau komisi setelah menghasilkan penjualan sesuai dengan target. Biasanya diperlakukan berapa jam bekerja dalam menjaga booth pada acara tertentu sebagai contoh perhitungan gaji SPG.

Besaran jumlah bonus hampir seperti karyawan reguler menyesuaikan dengan target yang telah ditentukan, namun besaran jumlahnya lebih kecil dibanding karyawan reguler. Sebagai contoh jika menjaga acara dengan shift 6 jam akan diberi upah Rp. 400.000.

PenghasilanPotongan
Gaji 5 x Rp400.000Bonus targetRp 2.000.000Rp 500.000PPh 21 Rp 25.000
TotalRp 2.500.000TotalRp 25.000
  Gaji diterimaRp 2.475.000

Dengan memahami langkah bagaimana menghitungnya akan membuat Anda lebih memahami mengenai penggajian setiap karyawan, namun jangan lupa juga menyertakan potongan pajak pada setiap contoh perhitungan gaji SPG.

Bagikan Artikel: