10,000+ Loker Terbaru untuk Lulusan SD hingga S1

perbedaan cover letter dengan surat lamaran kerj

Perbedaan Cover Letter dengan Surat Lamaran Kerja

Belakangan banyak yang menanyakan perbedaan cover letter dengan surat lamaran kerja. Anda yang sedang mencari pekerjaan pasti tidak asing dengan curriculum vitae (CV), resume, lamaran pekerjaan, dan cover letter. Dokumen-dokumen ini diperlukan untuk prosedur perekrutan.

Mungkin masih banyak orang yang percaya bahwa surat lamaran dan cover letter adalah hal yang sama. Kedua dokumen tersebut berbeda meskipun keduanya memiliki tujuan yang sama sebagai surat pengantar.

Pembuatan cover letter dan surat lamaran kerja dilakukan untuk menjalin hubungan atau berperan sebagai perantara antara perekrut dan calon pelamar. Surat lamaran ini dikirimkan bersama resume Anda dan dokumen pendukung lainnya.

Sebelum melihat CV, HRD atau perekrut akan terlebih dahulu membaca surat lamaran dari pengirim, baik berupa formulir dan lain sebagainya.

3 Perbedaan Cover Letter Dengan Surat Lamaran Kerja

Hal yang membedakan kedua dokumen tersebut adalah dari segi isi. Untuk memahami perbedaannya, simak ulasan berikut ini.

1. Tujuan

Seorang pelamar menulis surat lamaran kerja pada perusahaan dengan tujuan melamar posisi di sana. Ketika lowongan pekerjaan diposting, pasti disertakan dalam paket aplikasi dengan dokumen lain.

Sementara itu, kandidat membuat surat pengantar untuk menunjukkan minat mereka dalam bekerja di profesi tertentu. Berlawanan dengan surat lamaran kerja, cover letter dapat digunakan untuk melamar suatu posisi meskipun saat ini tidak ada lowongan.

2. Fokus

Tujuan utama surat lamaran kerja adalah untuk menunjukkan minat pelamar pada posisi yang dicari. Akibatnya, kandidat mungkin menggunakan tulisan persuasif untuk membujuk pemberi kerja agar meninjau dan menerima lamaran mereka.

Sedangkan perbedaan cover letter dengan surat lamaran kerja, di mana cover letter adalah untuk mengidentifikasi pemohon sebagai pengirimnya. Sebagian besar, cover letter dikirim secara digital. Sebagai pengantar, cover letter biasanya disertakan di badan email.

3. Isi Surat

Biasanya, surat lamaran kerja terdiri dari tiga komponen. Di mana kalimat pembuka berisi tujuan pelamar dan pengenalan diri.

Penjelasan mengenai kualifikasi sesuai dengan posisi yang dilamar terdapat pada paragraf kedua. Karenanya, beri tahu perekrut mengenai prestasi, pencapaian, dan bakat atau keahlian Anda untuk menarik minat mereka.

Pada kesimpulan, sampaikan minat dan keinginan Anda untuk bekerja di perusahaan tersebut. Selain itu, jelaskan bagaimana Anda dapat berkontribusi pada perusahaan terkait.

Perbedaan cover letter dengan surat lamaran kerja, di mana kandidat harus menyertakan sejumlah kalimat yang merangkum materi pada cover letter, bersama dengan informasi kontak lengkap penerima. Cover letter biasanya memiliki panjang yang lebih panjang daripada surat lamaran kerja.

Bahkan jika suatu posisi belum disediakan oleh perusahaan atau agensi, cover letter sering diajukan dengan lamaran pekerjaan. Namun, beberapa pemberi kerja meminta cover letter dari kandidat daripada surat lamaran kerja.

Baca juga: 7 Tips Membuat CV yang Pasti Lolos Seleksi Perusahaan

Contoh Perbedaan Cover Letter dengan Surat Lamaran Kerja (Surat Lamaran Kerja) 

Jakarta, 11 Maret 2021

Kepada Yth,

HRD Manager PT XXX

Jl. XXX

Dengan hormat,

Menurut data dari situs topkarir.com, PT XXX memposting lowongan pekerjaan untuk posisi IT pada 9 Maret 2021. Saya menulis surat ini untuk menyatakan minat pada posisi yang dibutuhkan di perusahaan bapak/ibu.

Berikut adalah beberapa detail mengenai diri saya:

Nama: 

Tempat/tgl lahir: 

Jenis kelamin: 

Pendidikan terakhir:

Alamat: 

Telepon/HP: 

Saya memiliki keahlian yang kuat dalam posisi ini dan kemahiran bahasa Inggris tingkat menengah atas. Saya mampu bekerja sendiri atau dengan orang lain. Saat ini, kesehatan fisik dan mental saya baik.

Saya telah menyertakan beberapa dokumen pendukung untuk ditinjau. Diantaranya:

  1. Foto ukuran 3 x 4
  2. Fotokopi KTP
  3. Daftar Riwayat Hidup
  4. Fotokopi Ijazah terakhir
  5. Fotokopi SKCK
  6. Fotokopi surat pengalaman kerja

Saya sangat berharap dapat bergabung dan membantu perusahaan bapak/ibu untuk berkembang. Jadi, saya membuat surat lamaran pekerjaan ini dengan jujur. Saya menghargai waktu dan perhatian bapak/ibu. Terima kasih.

Hormat saya,

(tanda tangan)

(Nama Jelas)

Contoh Perbedaan Cover Letter Dengan Surat Lamaran Kerja (Cover Letter)

(Nama Penerima)

(Jabatan)

(nama perusahaan)

(Alamat)

Yang terhormat (nama & titel)

Yang terhormat (nama & gelar) (nama & gelar)

Melalui surat ini, saya ingin melamar pekerjaan sebagai penulis konten di perusahaan yang bapak/ibu pimpin.

Saya lulus dari Universitas A dengan gelar sarjana dalam ilmu komunikasi dengan penekanan jurnalistik. Saya telah bekerja di berbagai posisi di industri yang sama sebagai penulis profesional sekitar lima tahun.

Saya memperoleh banyak pengalaman dalam penulisan dan jurnalisme berkat tiga tahun saya sebagai penulis di firma XXX. Saya juga belajar menulis menggunakan pedoman SEO.

Selain itu, saya mengambil bakat atau keterampilan yang memudahkan saya untuk bergabung dengan tim dan berkolaborasi secara konsisten untuk mencapai hasil di tengah-tengah kegagalan dan kemunduran.

Pencapaian saya yang paling membanggakan selama bekerja adalah mendatangkan traffic secara digital yang terus naik setiap bulannya (ceritakan pencapaian apa saja yang pernah Anda dapatkan.)

Dengan surat ini, saya telah menyertakan resume dan portofolio untuk ditinjau. Saya harap bapak/ibu dapat memberi saya kabar baik sehingga saya dapat melanjutkan ke tahap wawancara. Atas waktu dan perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

(nama lengkap)

(Alamat email dan nomor telepon aktif)Bagaimana, sudah paham bukan perbedaan cover letter dengan surat lamaran kerja? Dengan begitu, harapannya Anda lolos dan mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.

Bagikan Artikel: