contoh soal assessment karyawan

Contoh Soal Assessment Karyawan, Tes Psikotes Sebelum Bekerja

Kami akan memberikan contoh soal assessment karyawan bagi anda yang membutuhkan atau sedang mempersiapkan diri untuk melamar kerja. Dalam proses penerimaan karyawan, bisanya dari pihak rekruter akan melakukan penyeleksian dengan assessment. Berikut ini contohnya, yuk simak!!!

Baca juga: Contoh soal tes potensi akademik

Soal Assessment Karyawan

Dikutip dari PeopleHum, assessment karyawan merupakan penilaian kinerja yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja dan produktivitas karyawan. Tes ini menilai kepribadian, bakat dan keterampilan. Assessment ini dapat terdiri dari beberapa tes seperti dibawah ini.

1. Tes Analog Verbal

Tes Analog Verbal adalah tes yang dirancang untuk mengukur kemampuan seseorang dalam menemukan hubungan analogi atau kesamaan antara kata-kata atau frasa dalam bahasa tertentu. Tes ini biasanya terdiri dari pertanyaan di mana peserta harus menentukan hubungan antara dua kata dan mencari kata yang memiliki hubungan serupa dalam pilihan jawaban. Contoh soal tes ini seperti dibawah ini yaitu:

Contoh Soal 1:
Hubungan antara “Buku” dan “Halaman” adalah sama dengan hubungan antara…
A) Pensil dan Kertas
B) Mobil dan Ban
C) Rumah dan Pintu
D) Komputer dan Layar

Jawaban: A) Pensil dan Kertas

Contoh Soal 2:
Hubungan antara “Garis” dan “Segiempat” adalah sama dengan hubungan antara…
A) Kotak dan Bulat
B) Air dan Kapal
C) Lingkaran dan Segitiga
D) Garis Lurus dan Persegi Panjang

Jawaban: D) Garis Lurus dan Persegi Panjang

Contoh Soal 3:
Hubungan antara “Gurun” dan “Pasir” adalah sama dengan hubungan antara…
A) Hutan dan Sungai
B) Laut dan Kapal
C) Salju dan Es
D) Gunung dan Batu

Jawaban: C) Salju dan Es

2. Tes Lawan Kata (Antonim)

Tes Antonim adalah tes yang digunakan untuk mengukur pemahaman seseorang terhadap hubungan antara kata-kata yang berlawanan atau memiliki makna kontrast. Peserta diuji dengan mengidentifikasi kata-kata yang merupakan antonim dari kata yang diberikan. Contoh soal tes ini seperti dibawah ini yaitu:

Contoh Soal 1:
Apa antonim dari kata “Cepat”?
A) Lambat
B) Tinggi
C) Jauh
D) Berat

Jawaban: A) Lambat

Contoh Soal 2:
Apa antonim dari kata “Kebijaksanaan”?
A) Kebodohan
B) Kebahagiaan
C) Kecerdasan
D) Kejayaan

Jawaban: A) Kebodohan

Contoh Soal 3:
Apa antonim dari kata “Pendek”?
A) Rendah
B) Tinggi
C) Besar
D) Kecil

Jawaban: B) Tinggi

3. Tes Sinonim

Tes Sinonim adalah tes yang mengukur kemampuan seseorang dalam mengidentifikasi kata-kata yang memiliki makna serupa atau sinonim. Peserta diuji dengan mencari kata-kata yang memiliki makna yang sama atau mirip dengan kata yang diberikan. Contoh soal tes ini seperti dibawah ini yaitu:

Contoh Soal 1:
Apa sinonim dari kata “Percaya”?
A) Takut
B) Ragukan
C) Yakin
D) Curiga

Jawaban: C) Yakin

Contoh Soal 2:
Apa sinonim dari kata “Menghargai”?
A) Mengabaikan
B) Menilai
C) Mendiskriminasi
D) Meremehkan

Jawaban: B) Menilai

Contoh Soal 3:
Apa sinonim dari kata “Berhasil”?
A) Gagal
B) Mendapatkan
C) Kegagalan
D) Sukses

Jawaban: D) Sukses



4. Tes Penalaran

Tes Penalaran adalah tes yang dirancang untuk mengukur kemampuan karyawan dalam berpikir kritis, menganalisis informasi, dan mencapai kesimpulan berdasarkan logika dan pemahaman. Tes ini dapat berupa soal-soal logika, gambar logika, pernyataan yang harus dinilai kebenarannya, atau serangkaian pertanyaan yang memerlukan penalaran deduktif atau induktif. Contoh soal tes ini seperti dibawah ini yaitu:

Contoh Soal 1:
Jika semua kucing adalah hewan peliharaan, dan Fluffy adalah seekor kucing, apakah Fluffy adalah hewan peliharaan?
A) Ya
B) Tidak
C) Mungkin
D) Butuh lebih banyak informasi

Jawaban: A) Ya

Contoh Soal 2:
Jika semua manusia adalah makhluk berpikir, dan Anda adalah seorang manusia, apakah Anda adalah makhluk berpikir?
A) Ya
B) Tidak
C) Mungkin
D) Butuh lebih banyak informasi

Jawaban: A) Ya

Contoh Soal 3:
Jika hujan adalah cuaca basah, dan hari ini hujan, apakah hari ini cuaca basah?
A) Ya
B) Tidak
C) Mungkin
D) Butuh lebih banyak informasi

Jawaban: A) Ya

Baca juga: Contoh soal pppk

Lihat Kemampuan Pelamar dengan Tes Logika Penalaran

Untuk mendukung pemahaman Anda, berikut ini gambar untuk latihan tes logika penalaran Anda dan penjelasannya:

Sumber: Belajarbro.com

Dalam pola diatas diberikan suatu gambar, kemudian Anda harus mencari gambar yang sama atau serupa dengan soal gambar yang diberikan. Pilihlah gambar dengan baik, tes ini dapat dikerjaan dengan cara diputar atau perhatikan bagian kecil yang sama. Hati-hati untuk tidak terjebak dalam memilih jawaban karena terdapat pula bagian yang sedikit dirubah untuk membingungkan Anda.

Jawaban dari tes logika penalaran ini adalah C. Hal ini karena gambar pada posisi diatas diputar 45 derajat yang searah jarum jam.

Baca juga: Tahapan Tes Mekanik AHASS

Tes Pauli dan Kraepelin Pakai Metodologi Unik untuk Mengerjakannya

Dikutip dari Universitas Udayana, metodologi unik merupakan prosedur dalam mendapatkan pengetahuan dengan cara yang berbeda. Tes Pauli dan Tes Kraepelin merupakan dua jenis tes yang digunakan dalam psikologi, terutama dalam bidang psikologi klinis dan psikologi eksperimental. Kedua tes ini memiliki metodologi unik yang membedakannya dari tes-tes psikologis lainnya.

Tes Pauli juga dikenal sebagai “Tes Pauli” atau “Tes Psikopati” dirancang untuk mengukur respons emosi individu terhadap rangsangan visual yang mungkin mengandung unsur-unsur kekerasan atau kekerasan seksual. Tes ini dikembangkan oleh psikolog Jerman, Hermann Pauli. Maksud dari tes ini adalah untuk mengidentifikasi gangguan psikopati dan mengukur respons emosi individu terhadap gambar-gambar yang menggambarkan situasi yang mungkin mengganggu.

Tes Pauli menggunakan rangkaian gambar yang mencakup gambar-gambar yang bisa dianggap mengganggu atau mengejutkan. Peserta diberikan tugas untuk mengamati gambar-gambar ini dan mengukur respons emosi mereka. Metodologi unik dari tes ini adalah fokusnya pada respons emosi terhadap rangsangan visual yang tidak biasa atau mengganggu.

Sedangkan, tes Kraepelin adalah instrumen psikologis yang dikembangkan oleh psikiater Jerman, Emil Kraepelin, dan digunakan untuk mengukur daya tahan mental dan kognitif seseorang terhadap tugas-tugas mental yang berkepanjangan. Maksud dari tes ini adalah untuk mengidentifikasi potensi gangguan mental, seperti gangguan konsentrasi atau kelelahan mental.

Metodologi unik dari Tes Kraepelin adalah penekanannya pada tugas-tugas mental yang memerlukan konsentrasi yang tinggi dan pemrosesan informasi yang cepat. Peserta diminta untuk menjalani serangkaian tugas kognitif yang berulang, dan hasilnya digunakan untuk mengukur daya tahan mental mereka. Tes ini mengharuskan peserta untuk menjalani tugas-tugas berkepanjangan dalam jangka waktu tertentu, sehingga memungkinkan evaluasi kemampuan kognitif dan daya tahan mental mereka.

Reference:

https://www.peoplehum.com/glossary/employee-assessments

https://simdos.unud.ac.id/uploads/file_penelitian_1_dir/23731890cdc8189968cf15105c651573.pdf


Cek Lowongan Kerja Paling Sesuai Untuk Anda di Pintarnya

Seluruh informasi yang ada pada artikel ini dibuat semata-mata untuk memberikan pengetahuan yang bersifat umum. Dapatkan berbagai informasi terkait melamar pekerjaan agar lamaran kerja Anda sukses diterima perusahaan.

Temukan lowongan kerja yang paling sesuai dengan pengalaman dan skill yang Anda miliki di Pintarnya. Download pintarnya melalui link ini, dan temukan puluhan ribu perusahaan terverifikasi pasang loker gratis tanpa batas di Pintarnya.