bagaimana jika menjadi salah satu korban penipuan lowongan kerja

Bagaimana Jika Menjadi Salah Satu Korban Penipuan Lowongan Kerja?

Pastinya Anda bertanya-tanya bagaimana jika Anda menjadi salah satu korban penipuan lowongan kerja. Sehingga apa yang harusnya dilakukan ketika berada pada posisi tersebut agar tidak semakin merugikan diri sendiri nantinya?

pastinya ada langkah-langkah tersendiri harus bisa dilakukan saat situasi tersebut terjadi pada diri Anda. Berikut ini penjelasan bagaimana mengatasi penipuan lowongan kerja, yuk simak!!!

Cara Mengatasi Jika Menjadi Salah Satu Korban Penipuan Lowongan Kerja

Dilansir dari Kementerian Perindustrian berdasarkan Pasal 35 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003, perusahaan diwajibkan untuk melindungi pencari kerja dari proses rekrutmen hingga selesai. 

Sehingga pencari kerja telah dilidungi oleh undang-undang. Berikut beberapa langkah-langkah yang dapat Anda lakukan apabila menjadi salah satu korban penipuan lowongan kerja.

1. Hentikan Komunikasi

Jika Anda telah berkomunikasi dengan pihak yang mencurigakan atau telah memberikan informasi pribadi atau keuangan, segera hentikan semua komunikasi dengan mereka. Jangan memberikan informasi tambahan atau uang kepada mereka.

2. Simpan Bukti

Simpan semua bukti komunikasi, email, pesan teks, atau dokumen terkait yang Anda terima dari pihak yang mencurigakan. Ini akan menjadi bukti jika Anda perlu melaporkan penipuan tersebut ke pihak berwenang.

3. Lapor ke Polisi

Jika Anda yakin telah menjadi korban penipuan, segera laporkan kejadian ini kepada kepolisian setempat. Berikan semua bukti yang Anda miliki kepada mereka. Mereka dapat membantu menyelidiki kasus ini.



4. Lapor ke Otoritas Terkait

Selain laporan polisi, Anda juga dapat melaporkan penipuan ini kepada otoritas terkait seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Reserse Kriminal (Bareskrim), atau otoritas yang berwenang menangani penipuan dan kejahatan terkait.

Baca juga: Apakah KK Dan KTP Untuk Melamar Kerja? Ini Jawabannya!

5. Lapor ke Platform Pekerjaan

Jika Anda menemukan penawaran pekerjaan palsu di platform online tertentu (seperti situs web pencarian pekerjaan), laporkan kejadian ini kepada administrator platform tersebut. Mereka dapat memeriksa dan menghapus penawaran palsu tersebut.

Aplikasi Produktivitas Diskon Hingga 95%

6. Periksa Identitas Perusahaan

Pastikan Anda melakukan pengecekan yang cermat terhadap perusahaan atau organisasi yang mengaku memiliki penawaran pekerjaan.

Verifikasi informasi mereka melalui situs web resmi, nomor telepon, atau alamat fisik yang terdaftar. Hindari mengirimkan informasi pribadi atau keuangan sebelum memastikan bahwa perusahaan tersebut sah.

7. Jaga Keamanan Keuangan Anda

Jika Anda telah memberikan informasi keuangan kepada pihak yang mencurigakan, segera hubungi bank atau lembaga keuangan Anda untuk mengamankan akun Anda dan memantau aktivitas keuangan yang mencurigakan.

8. Waspadai Tanda-tanda Penipuan

Pelajari tanda-tanda umum penipuan lowongan kerja, seperti permintaan uang muka, penawaran gaji yang terlalu tinggi untuk pekerjaan yang sebenarnya, penawaran pekerjaan tanpa wawancara, atau tata letak surat lamaran yang tidak profesional.



9.  Kesadaran

Bagikan pengalaman Anda dengan teman dan keluarga agar mereka juga dapat belajar dari kasus Anda. Edukasi dan kesadaran adalah kunci untuk menghindari penipuan serupa di masa depan.

Ciri-Ciri Lowongan Kerja Palsu

Mengidentifikasi lowongan kerja palsu sangat penting untuk menghindari penipuan. Berikut adalah ciri-ciri umum yang sering ditemukan pada loker palsu:

1. Permintaan Uang Muka

Salah satu tanda paling jelas dari lowongan kerja palsu adalah permintaan uang muka atau pembayaran untuk melamar pekerjaan. Perusahaan yang sah tidak akan meminta uang muka dari pelamar.

2. Gaji Terlalu Tinggi untuk Pekerjaan yang Tidak Sesuai

Jika tawaran gaji terlalu tinggi untuk pekerjaan yang sebenarnya tidak memerlukan keterampilan atau pengalaman khusus, ini bisa menjadi pertanda bahwa tawaran tersebut palsu.

3. Tidak Ada Wawancara

 Beberapa penipu akan menawarkan pekerjaan tanpa melakukan wawancara atau evaluasi lebih lanjut. Ini adalah tanda bahwa mereka mungkin tidak serius atau berusaha memperoleh informasi pribadi Anda.

4. Tata Letak Surat Lamaran yang Tidak Profesional

Surat lamaran atau komunikasi yang berkaitan dengan pekerjaan yang tampak tidak profesional, berantakan, atau penuh dengan kesalahan tata bahasa dapat menunjukkan tanda-tanda kecurigaan.

5. Alamat Email yang Mencurigakan

Alamat email yang digunakan oleh perusahaan atau perekrut mencurigakan atau terlihat tidak profesional (misalnya, menggunakan alamat email gratisan seperti Gmail atau Yahoo untuk bisnis yang seharusnya punya domain sendiri).

6. Kontak yang Terbatas

 Ketika perusahaan atau perekrut hanya menyediakan nomor telepon seluler, alamat email tanpa alamat fisik, atau hanya alamat PO Box, hal ini bisa mencurigakan.

7. Tekanan Waktu yang Tidak Wajar

Jika Anda merasa ditekan untuk segera mengambil keputusan atau melakukan tindakan tertentu, ini bisa menjadi tanda bahwa mereka ingin memanfaatkan Anda.

8. Tidak Ada Informasi Perusahaan yang Jelas

Jika Anda tidak dapat menemukan informasi yang memadai tentang perusahaan, termasuk alamat fisik, situs web resmi, dan detail kontak yang valid, ini bisa menjadi tanda bahaya.

9. Kesalahan Nama Perusahaan atau Rekrutmen

Periksa nama perusahaan dengan cermat. Beberapa penipu mungkin menggunakan nama yang mirip dengan perusahaan terkenal untuk menipu pelamar.

10. Tidak Ada Jejak Online

Jika Anda tidak dapat menemukan jejak online dari perusahaan atau perekrut yang terkait dengan lowongan kerja, itu adalah tanda bahwa Anda perlu lebih berhati-hati.

11. Sistem Pembayaran yang Aneh

Jika mereka menginstruksikan Anda untuk melakukan pembayaran melalui transfer uang atau metode pembayaran lain yang tidak biasa, itu bisa menjadi tanda-tanda penipuan.

Referensi:

  • Kementerian Perindustrian. Diakses pada 2024. Pasal 35 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003.

Cek Lowongan Kerja Paling Sesuai Untuk Anda di Pintarnya

Cek lowongan kerja yang paling sesuai dengan kualifikasi Anda sekarang juga di Pintarnya. Terdapat ribuan lowongan kerja di Pintarnya mulai dari lowongan kerja untuk lulusan SD, SMP, SMA & SMK hingga lowongan kerja untuk kerja sampingan atau freelance.

Download dan Lamar Kerja di Pintarnya dengan Cara:

1. Cari dan Pilih Pekerjaan yang Paling Sesuai
2. Klik Tombol "Lamar"
3. Pastikan CV Yang Anda Miliki Sudah Direview Kembali
4. Anda juga bisa memperbaharui CV dengan Klik tombol "Review CV dulu"
5. Buat Perekrut/HRD Lebih Tertarik dengan Menjawab Beberapa Pertanyaan
6. Jika Sudah, Lamaran Pekerjaanmu Telah Berhasil dikirimkan ke Rekruter
7. Pantau terus status lamaran pekerjaanmu untuk informasi Selanjutnya

Mudah bukan? Lamar di Pintarnya Sekarang!