10,000+ Loker Terbaru untuk Lulusan SD hingga S1

apakah psikotes wajib dilakukan saat seleksi karyawan

Apakah Psikotes Wajib Dilakukan Saat Seleksi Karyawan?

Sebagian besar pekerja mungkin sudah mengikuti psikotes. Namun, apakah psikotes wajib dilakukan saat seleksi karyawan atau tidak. Saat ini sebagian besar perusahaan sudah menerapkan tes kepribadian ketika menyeleksi calon kandidat pelamar baru.

Pada dasarnya setiap perusahaan memiliki berbagai macam tahapan penerimaan calon pelamar baru. Akan tetapi, tahapan psikotes sudah menjadi umum dalam seleksi perusahaan. Oleh sebab itu, penting bagi Anda mengetahui apa saja tes kepribadian yang umumnya digunakan.

Melalui artikel ini akan menjelaskan jawaban apakah setiap perusahaan wajib ada psikotes ketika melakukan seleksi pelamar. Anda juga akan mengetahui apa saja manfaat dilakukannya psikotes. Lebih lanjut, Anda bisa menyimak artikel ini sekarang juga

Alasan Apakah Psikotes Wajib Dilakukan Saat Seleksi Karyawan

Seperti yang diketahui, tes psikotes sudah banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya digunakan saat tahapan karyawan saja, tes ini juga sudah menjadi syarat wajib dalam tahapan perguruan tinggi.

Faktanya pihak perusahaan menerapkan tes kepribadian karena memiliki banyak manfaatnya. Dengan memperoleh manfaat tersebut, kinerja dari perusahaan tersebut akan semakin lebih baik. Jadi, tidak heran tes ini sudah banyak digunakan ketika tahapan pelamar kerja.

Adapun alasan lainnya yang perlu diketahui apakah psikotes wajib dilakukan saat seleksi karyawan. Berikut ini merupakan alasan rinci mengenai apakah kepribadian wajib dilaksanakan ketika tahapan karyawan baru atau tidak. Tentunya penjelasan ini sudah sudah terbukti benar.

Baca juga: 5 Jenis Psikotes yang Sering Digunakan Perusahaan

1. Psikotes Sebetulnya Bergantung Pada Perusahaan Masing-Masing

Alasan apakah psikotes wajib dilakukan saat seleksi karyawan yakni tidak wajib dilakukan. Pada dasarnya psikoten menjadi tahapan tambahan dalam tahapan pelamar kerja. 

Adapun beberapa tahapan yang harus pelamar kerja ketahui. tahapan tersebut yakni tahapan berkas, wawancara, hingga tes kepribadian.

Akan tetapi, perlu diketahui bahwa pilihan adanya psikotes ini sangat opsional. Tergantung kepada perusahaan masing-masing. Terdapat perusahaan yang mewajibkan dilakukannya psikotes saat tahapan karyawan. Begitupun sebaliknya.

Ketika suatu perusahaan memiliki syarat melakukan tes kepribadian, tentunya hal ini menjadi kewajiban bagi pelamar kerja untuk melakukan. Jadi, persiapkan diri anda terlebih dahulu ketika akan melaksanakan tes ini.

2. Bergantung Pada Jabatan yang Dilamar

Bergantung kepada jabatan yang Anda lamar merupakan salah satu alasan apakah psikotes wajib dilakukan saat seleksi karyawan atau tidak. Ada beberapa jabatan yang memerlukan tes kepribadian sebagai syarat seleksi. 

Adapun contoh jabatan pekerjaan dengan syarat masuk mengikuti tes kepribadian terlebih dahulu yakni konsultan dan HRD. Kedua jabatan tersebut sudah dipastikan harus melakukan tes kepribadian terlebih dahulu sebelum masuk.

Hal tersebut dikarenakan jabatan itu sangat berkaitan dengan memahami pandangan terhadap suatu hal. Selain itu, seorang konsultan juga akan memerlukan keahlian memecahkan masalah, memperhatikan situasi dan kondisi sekitar, hingga berhadapan banyak orang.

3. Banyak Dilakukan karena Memiliki Manfaat Lebih

Alasan apakah psikotes wajib dilakukan saat seleksi karyawan berikutnya yaitu banyak perusahaan menerapkan sistem ini karena memiliki manfaat lebih. Oleh sebab itu, tidak heran jika saat ini banyak perusahaan menerapkan tes kepribadian ketika melakukan seleksi karyawan.

Adapun manfaat adanya tahapan psikotes yang harus diketahui. Manfaat tersebut yaitu lebih mudah mengetahui psikodinamika calon karyawan dan dapat mengetahui isi kejiwaan seorang pelamar kerja.

Manfaat lainnya tidak kalah penting mengetahui sifat seorang calon karyawan, mengetahui tingkat kecerdasan calon karyawan, hingga mengetahui pemecahan masalah setiap calon karyawan. Dengan begitu perusahaan akan lebih bijak dalam memilih calon karyawan.

Bahkan banyak perusahaan menerapkan sistem tersebut untuk mendapatkan kriteria calon karyawan yang cocok dengan perusahaannya. Selain itu, kecerdasan seseorang juga menjadi faktor utama ketika melakukan tahapan karyawan.

Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan adanya tes kepribadian atau psikotes bergantung pada perusahaan yang dilamar. Namun, saat ini banyak instansi yang mulai menerapkan tes kepribadian sebagai syarat utama seleksi pelamar.

Selain itu alasan apakah psikotes wajib dilakukan saat seleksi pekerjaan atau tidak yaitu bergantung pada jabatan yang dilamar. Nyatanya ada seleksi jabatan yang memerlukan seleksi kepribadian. Umumnya jabatan tersebut yakni konsultan dan HRD.

Dengan mengetahui alasan apakah psikotes wajib dilakukan saat seleksi karyawan, Anda akan lebih mudah mempersiapkan segala upaya dalam seleksi ini.

Bagikan Artikel: