10,000+ Loker Terbaru untuk Lulusan SD hingga S1

Apakah HRD boleh melakukan background check sosial media calon kandidat?

Apakah HRD Boleh Melakukan Background Check Sosial Media Calon Kandidat?

Dalam melakukan pemeriksaan latar belakang, tentu ada muncul pertanyaan apakah HRD boleh melakukan background check sosial media calon kandidat? Jawabannya tentu boleh. Hal tersebut juga merupakan salah satu aspek terpenting untuk dilakukan pengecekan.

Perusahaan akan menilai bagaimana tingkat kemampuan bersosialisasi di sosial media. Sehingga bisa memengaruhi seberapa besar minat dan bakat Anda juga sebagus apa kemampuan yang sesuai dengan pihak bersangkutan.

Postingan serta komentar yang positif akan meningkatkan value Anda serta memperbesar kemungkinan akan diterima pada suatu perusahaan. Maka dari itu, pelamar harus lolos dalam tahap ini dengan nilai sempurna.

Apakah HRD Boleh Melakukan Background Check Sosial Media Calon Kandidat?

Seperti yang diketahui sebelumnya, pemeriksaan latar belakang merupakan hal penting dan tidak boleh disepelekan. Ada sebagian orang menanyakan persiapan untuk menghadapi background check.

Pertanyaan ini terus-menerus membuat kandidat merasa privasinya terganggu. Namun hal tersebut merupakan hal biasa. Akan tetapi, ada juga sebgian orang merasa terkejut dan tidak terima jika ranah privasinya terganggu.

Maka dari itu, ketika memutuskan untuk melamar suatu pekerjaan tentu harus memastikan dan mencari tahu apakah HRD boleh melakukan background check sosial media calon kandidat? Hal tersebut tentu diperbolehkan.

Perusahaan hanya melihat bagaimana postingan serta respon dari akun pelamar dan memberikan tanggapan terkait hal tersebut. Ketika perusahaan menemukan yang sesuai kriteria maka tentu mendapat penilaian baik.

Apakah HRD boleh melakukan background check sosial media calon kandidat? Pertanyaan tersebut juga menjadi salah satu pertanyaa sering dicari di internet. Kurangnya pengetahuan dari pelamar membuat mereka mencari tahu di segala platform.

Untuk itu, kami akan memberikan beberapa point yang perlu Anda pahami. Berikut ini adalah beberapa hal yang menjadi persiapan ketika menghadapi proses pemeriksaan latar belakang saat rekrutmen karyawan.

Baca juga: Apa yang Dilakukan HRD saat Background Check? Simak Ini

1. Meminta izin kepada keluarga atau kolega untuk dijadikan sebagai referensi

Hal utama yang harus dipersiapkan ketika pemeriksaan latar belakang adalah memperoleh izin dari teman atau kolega serta atasan apabila ingin dijadikan sebagai bahan referensi.

Pihak rekrutmen karyawan biasanya meminta izin kepada atasan, apakah HRD boleh melakukan background check sosial media calon kandidat? Ketika sudah memperoleh izin, maka bersangkutan akan melaksanakannya.

Para recruiter biasanya ingin mencari tahu beberapa aspek seperti keterampilan, etos kerja, serta kinerja dari keseluruhan pekerjaan. Hal itu juga akan membantu dalam membuat keputusan diterima atau tidaknya seorang kandidat.

Apa yang dikatakan oleh teman atau atasan terkait Anda akan dijadikan sebagai referensi dan menentukan apakah kemampuan pelamar memang benar adanya. Sehingga tidak bisa disepelekan.

2. Memperhatikan media sosial

Ketika recruiter sudah tahu apakah HRD boleh melakukan background check sosial media calon kandidat? Maka langkah selanjutnya tentu akan diserahkan kepada HRD atau pihak bersangkutan.

Sangat sulit mengontrol postingan serta komentar yang ada di media sosial, maka dari itu HRD bertujuan agar bisa melihat perilaku seorang calon kandidat dari kehidupannya di dunia maya. Dengan begitu, bisa menambah pertimbangan.

Namun sebelum hal tersebut dilakukan tentu pihak bersangkutan harus memastikan apakah HRD boleh melakukan background check sosial media calon kandidat? Ketika sudah dipastikan boleh maka tentu harus dilaksanakan dengan baik.

Itulah alasan mengapa penting untuk menjaga sikap di manapun. Sehingga ke depannya tidak akan ada kesempatan untuk menjadi titik kelemahan atau permasalahan di kemudian hari.

3. Harus selalu jujur

Mendapatkan pekerjaan memang bukan hal mudah. Namun, bukan berarti Anda harus melakukan segala cara agar mendapatkannya. Termasuk juga menjadikan kebohongan sebagai kejujuran.

Hal tersebut tentu tidak dibenarkan. Meski pelamar tidak memiliki pengalamanan sebaiknya jelaskan secara terbuka juga fakta yang ada. Dengan begitu tentu tidak akan menimbulkan masalah ke depannya.

Jika kandidat melakukan kebohongan, maka akan terbongkar ketika perusahaan melakukan pemeriksaan latar belakang. Anda juga harus menyingkirkan pertanyaan apakah HRD boleh melakukan background check sosial media calon kandidat?

Hal tersebut karena pertanyaan itu memiliki jawaban sudah pasti boleh. Karena dengan melakukan pengecekan sosial media, Anda akan ketahuan jika memang melakukan tindak penipuan.Tiga poin utama ini harus dipersiapkan dengan matang karena bisa menjadi kelemahan kandidat jika tidak maksimal. Anda juga harus lebih banyak mencari informasi apakah HRD boleh melakukan background check sosial media calon kandidat?

Bagikan Artikel: