Apakah Ada Pertanyaan?

Ditanya “Apakah Ada Pertanyaan?” saat Interview? Coba Jawab Begini!

Ditanya “Apakah Ada Pertanyaan?” saat wawancara kerja adalah momen yang seringkali membuat sebagian besar calon pekerja merasa gugup. Situasi ini seringkali menghadirkan bayangan diri duduk di seberang pewawancara dengan keringat dingin yang menetes dan otak yang berputar mencari kata-kata yang tepat. Namun, sebagian besar dari kita mungkin tidak menyadari betapa pentingnya bertanya pertanyaan pada tahap ini.

Menurut CareerBuilder, dalam sebuah studi yang melibatkan 2.045 perekrut di Amerika Serikat, 72% dari mereka mengungkapkan bahwa kandidat yang mengajukan pertanyaan setelah wawancara lebih cenderung diterima. Lebih dari sekadar mengatasi rasa gugup, bertanya pertanyaan saat wawancara juga memainkan peran kunci dalam menilai kesesuaian pekerjaan dan perusahaan.

Menurut Glassdoor, melalui penelitiannya yang melibatkan 2.000 kandidat di Amerika Serikat, menemukan bahwa 60% dari mereka yang mengajukan pertanyaan setelah wawancara akhirnya menerima tawaran kerja. Selain itu, studi tersebut juga mengungkapkan bahwa kandidat yang aktif bertanya cenderung merasa lebih puas dengan pekerjaan mereka.

Sebuah wawancara adalah kesempatan untuk saling mengenal, mengukur kesesuaian, dan mengejar tujuan karier Anda dengan keyakinan. Dalam artikel ini, kami akan membahasa mendalam terkait adakah pertanyaan selama wawancara. Yuk simak penjelasannya berikut!!!

Tips Bertanya Saat Interview

Bertanya selama wawancara kerja adalah langkah penting untuk menunjukkan minat Anda pada posisi dan perusahaan, serta untuk mendapatkan informasi yang Anda butuhkan untuk membuat keputusan yang baik tentang pekerjaan yang Anda lamar. Berikut beberapa tips untuk bertanya saat wawancara:

1.  Jangan Bilang Tidak Ada Pertanyaan (Bahkan Kalau Grogi)

Dalam sebuah interview kerja, pertanyaan dari pewawancara tidak hanya ditujukan untuk mengetahui kualifikasi dan kemampuan kandidat, tetapi juga untuk mengukur ketertarikan dan motivasi kandidat terhadap posisi yang dilamar. Oleh karena itu, penting bagi kandidat untuk mempersiapkan pertanyaan untuk ditanyakan kepada pewawancara pada akhir interview.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh CareerBuilder pada tahun 2019 menemukan bahwa 60% perekrut mengatakan bahwa kandidat yang mengajukan pertanyaan pada akhir interview dianggap lebih termotivasi dan tertarik pada posisi yang dilamar. Penelitian tersebut juga menemukan bahwa 52% perekrut mengatakan bahwa kandidat yang mengajukan pertanyaan lebih cenderung diterima untuk posisi tersebut.

Ada beberapa alasan mengapa jangan bilang tidak ada pertanyaan saat interview kerja yaitu:

1. Menunjukkan ketertarikan pada perusahaan dan posisi pekerjaan

Ketika Anda bertanya, itu menunjukkan bahwa Anda tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang perusahaan dan posisi pekerjaan. Ini juga menunjukkan bahwa Anda berpikir kritis dan ingin tahu.

2. Memberikan kesan positif

Ketika Anda mengajukan pertanyaan yang tepat, itu menunjukkan bahwa Anda memiliki keterampilan komunikasi dan pemikiran kritis yang baik. Ini juga menunjukkan bahwa Anda adalah orang yang tertarik dan ingin belajar.

3. Mendapatkan informasi yang Anda butuhkan

Pertanyaan yang Anda ajukan dapat membantu Anda memahami perusahaan dan posisi pekerjaan dengan lebih baik. Ini juga dapat membantu Anda membuat keputusan yang tepat tentang apakah Anda ingin bekerja di perusahaan tersebut.

2. Fleksibel, Boleh Ada Pertanyaan Catatan Tapi Terbuka Improvisasi

Bertanya saat wawancara adalah hal yang fleksibel. Anda boleh mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan yang akan Anda tanyakan kepada pewawancara, namun Anda juga boleh improvisasi saat wawancara berlangsung.

Pertanyaan-pertanyaan yang Anda persiapkan sebelumnya dapat membantu Anda untuk tetap fokus dan tidak tertinggal saat wawancara. Pertanyaan-pertanyaan tersebut juga dapat membantu Anda untuk menunjukkan bahwa Anda telah melakukan riset tentang perusahaan dan posisi yang Anda lamar.

Namun, Anda juga perlu terbuka untuk improvisasi saat wawancara berlangsung. Hal ini karena pewawancara mungkin akan mengajukan pertanyaan yang tidak terduga. Selain itu, Anda juga mungkin akan memiliki pertanyaan-pertanyaan baru yang muncul saat wawancara berlangsung.

3. Ajukan Beberapa Pertanyaan Spesifik Terkait Posisi Dan Perusahaan

Beberapa pertanyaan spesifik terkait posisi dan perusahaan saat interview adalah hal yang penting. Hal ini menunjukkan bahwa Anda tertarik dengan posisi tersebut dan telah melakukan riset tentang perusahaan. Selain itu, pertanyaan-pertanyaan tersebut juga dapat membantu Anda untuk memahami lebih lanjut tentang perusahaan dan posisi yang Anda lamar.

Berikut adalah pentingnya mengapa Anda harus mengajukan pertanyaan spesifik terkait posisi dan perusahaan saat wawancara kerja:

  • Menunjukkan bahwa Anda telah melakukan penelitian yang mendalam tentang perusahaan dan posisi yang Anda lamar.
  • Membantu Anda memperoleh informasi yang Anda butuhkan untuk membuat keputusan yang baik.
  • Anda dapat lebih baik mengevaluasi apakah pekerjaan tersebut sesuai dengan keterampilan, minat, dan tujuan karier Anda.
  • Menunjukkan kemampuan Anda untuk berpikir kritis dan analitis.
  • Membantu Anda menggali peluang dan tantangan dalam peran tersebut.
  • Membangun hubungan positif dengan pewawancara.
  • Menunjukkan bahwa Anda tertarik untuk berkomitmen dalam jangka panjang.

Jadi, mengajukan pertanyaan spesifik saat wawancara kerja bukan hanya tentang mendapatkan informasi, tetapi juga tentang membangun hubungan, mengevaluasi kesesuaian, dan menunjukkan minat dan komitmen Anda.

Baca juga: 10 Jawaban “Kontribusi Apa yang Bisa Anda Berikan untuk Perusahaan” dan Contohnya



4. Sering Bertanya Sepanjang Interview, Bukan Cuma Di Akhir

Banyak kandidat yang hanya mengajukan pertanyaan di akhir wawancara. Namun, sebenarnya mengajukan pertanyaan sepanjang wawancara lebih baik daripada hanya di akhir. Berikut adalah beberapa alasan mengapa sering bertanya sepanjang wawancara lebih baik:

1. Menunjukkan antusiasme

Bertanya sepanjang wawancara menunjukkan bahwa kandidat tertarik dengan perusahaan dan posisi yang dilamar. Hal ini dapat membuat kesan yang baik di mata pewawancara.

2. Mendapatkan informasi yang lebih lengkap

Dengan mengajukan pertanyaan sepanjang wawancara, kandidat dapat mendapatkan informasi yang lebih lengkap tentang perusahaan dan posisi yang dilamar. Hal ini dapat membantu kandidat untuk membuat keputusan yang lebih tepat.

3. Menciptakan percakapan yang lebih interaktif

Bertanya sepanjang wawancara dapat menciptakan percakapan yang lebih interaktif antara kandidat dan pewawancara. Hal ini dapat membuat wawancara menjadi lebih menyenangkan dan nyaman bagi kedua belah pihak.

Dengan mengajukan pertanyaan sepanjang wawancara kandidat dapat menunjukkan antusiasme, mendapatkan informasi yang lengkap, dan menciptakan percakapan yang lebih interaktif selama wawancara. Hal ini dapat meningkatkan peluang kandidat untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.

5.  Tanyakan Hal Yang Benar-Benar Ingin Anda Ketahui

Mengajukan pertanyaan yang benar-benar ingin Anda ketahui selama wawancara kerja adalah penting karena itu membantu Anda mendapatkan informasi yang relevan dan berharga tentang perusahaan, posisi, dan lingkungan kerja.

Berikut beberapa alasan mengapa Anda harus bertanya tentang hal-hal yang memang Anda ingin ketahui:

  • Meningkatkan kesan Anda sebagai kandidat yang bersemangat dan berkomitmen.
  • Membantu Anda memutuskan apakah perusahaan dan posisi tersebut sesuai dengan tujuan karier dan nilai-nilai Anda.
  • Membantu Anda merasa lebih nyaman dan bahagia saat bekerja di perusahaan tersebut.

Ingatlah bahwa wawancara adalah kesempatan dua arah di mana kedua pihak dapat saling mengenal dan menilai. Bertanya tentang hal-hal yang benar-benar penting bagi Anda adalah salah satu cara untuk membuat wawancara menjadi pengalaman yang lebih bermanfaat dan informatif.

Baca juga: Inilah Pertanyaan Interview Kerja dan Tips Menjawabnya

Aplikasi Produktivitas Diskon Hingga 95%

Contoh Pertanyaan Yang Bisa Anda Tanyakan Setelah Interview

Ada beberapa pertanyaan yang dapat Anda tanyakan kepada pewawancara atau pihak HR untuk mendapatkan informasi tambahan dan menunjukkan minat Anda pada perusahaan dan posisi tersebut. Berikut adalah beberapa contoh pertanyaan yang bisa Anda ajukan:

1. Pertanyaan Terbaik Tentang Pekerjaan

Tugas Dan Tanggung Jawab Harian, Sekarang Dan Masa Depan

Gunakan pertanyaan ini untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang apa yang akan Anda hadapi sehari-hari dan untuk memastikan ekspektasi Anda selaras dengan perusahaan.

“Dapatkah Anda jelaskan lebih lanjut tentang tugas dan tanggung jawab harian untuk posisi ini, baik yang berlaku saat ini maupun perkembangan yang diharapkan di masa depan ya Ibu/Bapak?”

 Proyek Terdekat Yang Perlu Dikerjakan

Pertanyaan ini membantu Anda memahami pekerjaan yang harus segera Anda tangani dan membantu Anda merencanakan dengan lebih baik jika Anda diterima.

“Apa proyek konkret yang akan menjadi prioritas untuk posisi ini dalam waktu dekat ya Bapak/Ibu?”

 Contoh Proyek Yang Akan Anda Tangani

Pertanyaan ini menunjukkan minat Anda pada tanggung jawab spesifik yang akan Anda emban dan membantu Anda memvisualisasikan pekerjaan di masa depan.

“Bisakah Bapak/Ibu memberikan contoh proyek yang mungkin saya tangani jika saya mendapatkan posisi ini?”

Keterampilan Dan Pengalaman Ideal Kandidat

Pertanyaan ini membantu Anda memastikan bahwa Anda memenuhi kualifikasi yang diinginkan dan dapat memberikan kesempatan untuk menyoroti keterampilan Anda.

“Apa keterampilan dan pengalaman yang Anda anggap ideal untuk kandidat yang sukses dalam posisi ini?”

 Atribut Untuk Sukses Di Posisi Ini

Pertanyaan ini membantu Anda memahami sifat-sifat yang dihargai oleh perusahaan dan apakah Anda cocok dengan budaya perusahaan tersebut.

“Apa atribut atau sifat pribadi yang sangat berkontribusi untuk kesuksesan dalam posisi ini ya Bapak/Ibu?”

Keterampilan Yang Tim Butuhkan Dari Karyawan Baru

Pertanyaan ini membantu Anda memahami peran Anda dalam tim dan mempersiapkan diri Anda dengan lebih baik.

“Apa keterampilan yang Anda harapkan dari karyawan baru untuk mendukung tim dengan efektif?”

Tantangan Terbesar Posisi Ini

Pertanyaan ini membantu Anda mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi potensi kendala yang mungkin Anda hadapi.

“Apa yang menurut Bapak/Ibu adalah tantangan terbesar dalam posisi ini saat ini?”

Budget Yang Akan Anda Kelola

Pertanyaan ini membantu Anda memahami tingkat tanggung jawab finansial yang Anda akan emban.

“Apakah Bapak/Ibu dapat memberikan gambaran tentang besarnya budget yang akan saya kelola jika saya mendapatkan posisi ini?”

Posisi Baru Atau Menggantikan Karyawan Lain?

“Apakah Bapak/Ibu dapat memberikan gambaran tentang besarnya budget yang akan saya kelola jika saya mendapatkan posisi ini?”

Kontribusi Posisi Ini Terhadap Perusahaan

Pertanyaan ini menunjukkan minat Anda pada peran Anda dalam konteks yang lebih luas dalam organisasi.

“Bagaimana menurut Bapak/Ibu posisi ini berkontribusi pada tujuan dan kesuksesan umum perusahaan?”

Perubahan Tanggung Jawab Utama Dalam 6-12 Bulan Ke Depan?

Pertanyaan ini membantu Anda merencanakan perkembangan karier Anda dalam jangka panjang.

“Apakah ada rencana untuk perubahan atau peningkatan tanggung jawab utama dalam 6-12 bulan ke depan untuk posisi ini ya Bapak/Ibu?”

2. Pertanyaan Tentang Pelatihan Dan Pengembangan

 Proses Onboarding

Dengan pertanyaan ini, Anda menunjukkan minat pada bagaimana perusahaan memperlakukan karyawan baru dan apakah ada bantuan yang tersedia selama periode adaptasi Anda. Ini juga dapat membantu Anda memahami ekspektasi perusahaan terhadap Anda dalam tahap awal kerja.

“Bagaimana proses onboarding di perusahaan ini biasanya berlangsung? Apakah ada dukungan yang diberikan kepada karyawan baru untuk membantu mereka beradaptasi?”

Kesempatan Belajar Dan Pengembangan Profesional

Dengan pertanyaan ini, Anda menekankan pentingnya pengembangan profesional Anda dan minat Anda dalam pertumbuhan dalam perusahaan. Ini juga menunjukkan bahwa Anda ingin terus meningkatkan diri dalam peran Anda.

“Bagaimana perusahaan mendukung pengembangan profesional karyawan? Apakah ada program pelatihan atau insentif untuk pengembangan keterampilan?”

Peluang Stretch Assignment Untuk Belajar Skill Baru

Pertanyaan ini menunjukkan minat Anda untuk terus belajar dan berkembang dalam peran Anda. Ini juga menunjukkan bahwa Anda siap mengambil tantangan yang lebih besar untuk meningkatkan keterampilan Anda.

“Apakah perusahaan sering memberikan peluang stretch assignment kepada karyawan untuk mengembangkan keterampilan baru? Bisakah Anda memberikan contoh kasusnya?”

Kesempatan Promosi Dalam Perusahaan

Dengan pertanyaan ini, Anda menunjukkan minat Anda dalam perjalanan karier dalam perusahaan. Ini juga membantu Anda memahami bagaimana perusahaan menghargai dan memotivasi karyawan untuk mencapai tujuan mereka.

“Bagaimana perusahaan biasanya mempromosikan karyawan dalam organisasi? Apakah ada jalur karier yang jelas?”

 Bisa Mewakili Perusahaan Di Konferensi Industri?

Pertanyaan ini menunjukkan minat Anda untuk menjadi duta perusahaan dan berkontribusi dalam dunia industri. Ini juga menunjukkan bahwa Anda ingin berperan lebih aktif dalam industri tersebut.

“Apakah ada kesempatan bagi karyawan untuk mewakili perusahaan di konferensi industri atau acara terkait? Bagaimana perusahaan mendukung partisipasi dalam kegiatan seperti itu?”

 Kemajuan Karyawan Sebelumnya Di Posisi Ini

Dengan pertanyaan ini, Anda menunjukkan minat Anda untuk memahami peluang kemajuan dalam posisi yang Anda lamar. Ini juga membantu Anda mengetahui apa yang dapat dicapai dalam peran tersebut dan bagaimana perusahaan mendukung perkembangan karyawan.

“Apakah Bapak/Ibu dapat menjelaskan tentang pengalaman kemajuan karyawan sebelumnya yang menduduki posisi yang saya lamar? Bagaimana mereka berkembang dalam peran ini?”



3. Pertanyaan Tentang Penilaian Kinerja

Pencapaian Penting Dalam 30, 60, Dan 90 Hari Pertama

Pertanyaan ini menunjukkan minat Anda untuk berkontribusi segera dan mencapai target awal. Ini juga membantu Anda memahami prioritas dalam peran tersebut.

“Bapak/Ibu, bisakah berbicara lebih lanjut tentang pencapaian yang diharapkan dari saya dalam 30, 60, dan 90 hari pertama jika saya diterima untuk posisi ini?”

 Ekspektasi Kinerja 12 Bulan Pertama

Pertanyaan ini membantu Anda memahami visi jangka panjang perusahaan terhadap posisi Anda. Ini juga memberi Anda gambaran tentang bagaimana Anda dapat membangun karier dalam perusahaan tersebut.

“Menurut Anda, apa yang akan menjadi ekspektasi utama dari saya dalam 12 bulan pertama di peran ini?”

Proses Review Kinerja Dan Jadwalnya

Pertanyaan ini dengan mengetahui proses peninjauan kinerja, Anda dapat mempersiapkan diri untuk evaluasi yang lebih baik. Jadwalnya juga membantu Anda mengetahui kapan Anda bisa mengharapkan umpan balik dan pembaruan.

“Bagaimana proses peninjauan kinerja biasanya dijalankan di perusahaan ini, dan apa jadwalnya ya Bapak/Ibu?”

 Metrik Atau Target Penilaian Kinerja

Pertanyaan ini membantu Anda memahami bagaimana Anda akan diukur dalam peran tersebut. Ini penting untuk memastikan bahwa Anda memiliki pemahaman yang jelas tentang harapan kinerja Anda.

“Bapak/Ibu, apa metrik atau target penilaian kinerja yang biasanya digunakan dalam perusahaan ini?”

4. Pertanyaan Cerdas Tentang Pewawancara

 Lamanya Bekerja Di Perusahaan

Pertanyaan ini membantu Anda memahami sejarah kerja pewawancara di perusahaan tersebut. Dengarkan dengan baik jawaban pewawancara dan tunjukkan minat Anda pada pengalaman dan pencapaian mereka di perusahaan tersebut.

“Bapak/Ibu, berapa lama Bapak/Ibu telah bekerja di perusahaan ini, dan bagaimana perjalanan karier Anda di sini?”

 Perubahan Peran Selama Bekerja

Pertanyaan ini membantu Anda memahami bagaimana peran dan tanggung jawab dapat berkembang di perusahaan tersebut. Pewawancara mungkin akan berbagi tentang bagaimana mereka berhasil menyesuaikan diri dengan perubahan dan berkembang dalam peran mereka.

“Apakah Bapak/Ibu pernah mengalami perubahan peran atau tanggung jawab selama bekerja di perusahaan ini? Bagaimana pengalaman tersebut memengaruhi perkembangan karier Bapak/Ibu?”

Pekerjaan Sebelumnya

Pertanyaan ini membantu Anda memahami latar belakang dan pengalaman kerja pewawancara sebelum mereka bergabung dengan perusahaan saat ini. Anda dapat mengeksplorasi bagaimana pengalaman masa lalu mereka relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar.

“Sebelum bergabung dengan perusahaan ini, apa pekerjaan sebelumnya yang paling berkesan bagi Bapak/Ibu dan apa yang telah Bapak/Ibu pelajari dari pengalaman tersebut?”

 Alasan Bergabung Dengan Perusahaan

Pertanyaan ini membantu Anda memahami motivasi dan nilai yang dimiliki oleh pewawancara terkait perusahaan. Dengarkan dengan baik alasan-alasan yang mereka berikan dan perhatikan bagaimana mereka merasa terhubung dengan budaya dan misi perusahaan.

“Apa yang mendorong Bapak/Ibu untuk bergabung dengan perusahaan ini, dan apa yang membuat Bapak/Ibu tetap berkomitmen pada perusahaan ini?”

Bagian Favorit Bekerja Di Perusahaan

Pertanyaan ini membantu Anda memahami aspek-aspek positif tentang perusahaan yang mungkin belum terlihat dari luar. Tunjukkan minat Anda pada budaya dan nilai-nilai perusahaan yang dihargai oleh pewawancara.

“Apa yang menjadi bagian favorit Bapak/Ibu dalam bekerja di perusahaan ini, dan apa yang membuatnya begitu istimewa bagi Bapak/Ibu?”

Tantangan Dan Kesenangan Terbesar Dalam Pekerjaannya

Pertanyaan ini membantu Anda memahami hambatan dan prestasi yang telah dialami oleh pewawancara selama bekerja. Ini juga memberi kesempatan kepada pewawancara untuk merinci apa yang mereka temukan paling memuaskan dalam pekerjaan mereka.

“Bapak/Ibu, bisa Anda berbagi tentang tantangan terbesar yang pernah dihadapi dalam pekerjaan ini dan apa yang paling Anda nikmati dari pekerjaan ini?”

 Proyek Atau Inisiatif Menarik Ke Depan

Pertanyaan ini membantu Anda memahami arah dan visi perusahaan ke depan. Pewawancara mungkin akan berbicara tentang perkembangan dan peluang yang ada di perusahaan tersebut.

“Apa proyek atau inisiatif yang Anda temukan paling menarik atau penting yang akan dikejar oleh perusahaan ini ke depan?”

5. Pertanyaan Tentang Perusahaan

Perkembangan Perusahaan Setelah Founding

Dalam pertanyaan ini, tunjukkan minat Anda pada sejarah dan evolusi perusahaan. Ini dapat membantu Anda memahami bagaimana perusahaan telah tumbuh dari awalnya dan bagaimana itu relevan dengan posisi yang Anda lamar.

“Bapak/Ibu, bisakah Anda berbagi informasi mengenai sejarah perkembangan perusahaan setelah pendiriannya? Bagaimana visi awal pendiri menciptakan fondasi untuk pertumbuhan perusahaan ini?”

Arah Perusahaan Beberapa Tahun Ke Depan

Tanyakan pertanyaan ini untuk mengetahui apakah perusahaan memiliki rencana jangka panjang yang sesuai dengan tujuan dan ambisi Anda. Ini juga dapat menunjukkan minat Anda dalam berkontribusi pada visi tersebut.

“Bagaimana visi perusahaan dalam beberapa tahun ke depan? Apa rencana besar atau tujuan yang ingin dicapai?”

Produk Atau Rencana Pertumbuhan Baru

Pertanyaan ini menunjukkan minat Anda dalam beradaptasi dengan perkembangan perusahaan dan berkontribusi pada pertumbuhannya. Ini juga dapat membantu Anda memahami peran Anda dalam rencana pertumbuhan tersebut.

“Apakah ada produk baru atau rencana pertumbuhan yang perusahaan sedang kerjakan saat ini? Bagaimana peran tim saya dalam menghadapi tantangan ini?”

 Fokus Perusahaan Saat Ini Dan Kontribusi Tim Anda

Pertanyaan ini menunjukkan bahwa Anda ingin memahami peran Anda dalam konteks yang lebih besar dan berkontribusi pada kesuksesan perusahaan. Ini juga menunjukkan kesediaan Anda untuk bekerja sebagai bagian dari tim.

“Apa yang menjadi fokus utama perusahaan saat ini, dan bagaimana tim saya dapat berperan dalam mencapai tujuan tersebut?”

 Hal Yang Paling Membuat Pewawancara Bersemangat Tentang Perusahaan

Pertanyaan ini dapat membantu Anda mendapatkan wawasan tentang budaya perusahaan dan apa yang dihargai oleh orang-orang yang bekerja di dalamnya. Ini juga menunjukkan minat Anda pada elemen-elemen positif dalam perusahaan.

“Apa yang paling membuat Bapak/Ibu bersemangat tentang bekerja di perusahaan ini?”

Nilai-Nilai Perusahaan (Pastikan Tidak Bisa Di-Google)

Pertanyaan ini adalah pertanyaan yang sangat penting. Anda harus menunjukkan bahwa Anda telah melakukan penelitian sebelumnya dan ingin mendalami nilai-nilai inti perusahaan yang tidak selalu terungkap secara publik. Hal ini menunjukkan komitmen Anda untuk memahami perusahaan lebih dalam.

“Bapak/Ibu, apa nilai-nilai inti yang menjadi landasan moral dan etika perusahaan, dan bagaimana nilai-nilai ini tercermin dalam praktik sehari-hari?”

Cara Perusahaan Memastikan Nilai-Nilai Dijunjung Tinggi

Dengan pertanyaan ini, Anda menunjukkan minat Anda pada budaya perusahaan yang sesuai dengan nilai-nilai Anda sendiri. Ini juga menunjukkan bahwa Anda ingin berkontribusi dalam mempertahankan nilai-nilai tersebut.

“Bagaimana perusahaan memastikan bahwa nilai-nilai inti tersebut dijunjung tinggi dan diterapkan oleh seluruh anggota tim?”

6. Pertanyaan Tentang Tim

 Deskripsi Tim Yang Akan Anda Ajak Kerja

Bertanya tentang anggota tim yang akan menjadi rekan kerja Anda adalah penting untuk memahami lingkungan kerja dan budaya tim. Gunakan pertanyaan ini untuk menunjukkan minat Anda pada tim dan bagaimana Anda akan berintegrasi di dalamnya.

“Bapak/Ibu, bisakah Anda memberikan deskripsi lebih lanjut tentang anggota tim yang akan saya bekerja bersama? Bagaimana dinamika kerja mereka?”

Orang Yang Akan Bekerja Paling Dekat Dengan Anda

Pertanyaan ini adalah pertanyaan yang bagus untuk memahami siapa yang akan menjadi mitra kerja Anda sehari-hari. Hal ini menunjukkan bahwa Anda peduli tentang hubungan kerja tim dan ingin beradaptasi dengan baik.

“Bapak/Ibu, siapa saja di antara rekan kerja saya yang akan saya bekerja paling dekat dengannya? Bagaimana kolaborasi dengan mereka?”

Atasan Langsung Anda

Pertanyaan ini membantu Anda memahami harapan dari atasan Anda dan gaya manajemennya. Menunjukkan minat Anda pada hubungan dengan atasan dapat memberikan kesan positif.

“Bapak/Ibu, bisa Anda berbicara lebih lanjut tentang atasan langsung saya? Bagaimana gaya manajemennya dan apa yang diharapkan dari saya dalam peran ini?”

Bawahan Langsung Anda (Jika Ada)

Pertanyaan ini menunjukkan kesiapan Anda untuk peran kepemimpinan jika ada bawahan yang akan Anda tangani. Ini juga menunjukkan bahwa Anda peduli tentang pengembangan tim.

“Apakah ada anggota tim yang akan berada di bawah pengawasan saya dalam peran ini? Bagaimana saya dapat mendukung dan memimpin mereka dengan baik?”

Kekuatan Dan Tantangan Terbesar Tim

Pertanyaan ini membantu Anda memahami dinamika tim dan masalah yang mungkin dihadapi. Ini menunjukkan minat Anda untuk berkontribusi dan membantu mengatasi tantangan.

“Bapak/Ibu, apa menurut Anda kekuatan utama dari tim ini? Dan apa tantangan terbesar yang tim ini hadapi saat ini?”

Rencana Menambah Anggota Tim Dalam 6 Bulan Ke Depan?

Pertanyaan ini adalah pertanyaan strategis yang membantu Anda memahami visi jangka panjang tim dan peran Anda dalam pertumbuhannya. Menunjukkan minat Anda pada pertumbuhan tim dapat dilihat sebagai investasi dalam perusahaan.

“Apakah ada rencana untuk menambah anggota tim dalam 6 bulan ke depan? Bagaimana peran saya akan berkontribusi pada perkembangan tim?”

 Departemen Lain Yang Bekerja Erat Dengan Tim Anda

Pertanyaan ini membantu Anda memahami bagaimana tim Anda terhubung dengan bagian lain dalam organisasi. Ini menunjukkan bahwa Anda memahami pentingnya kolaborasi antar-departemen.

“Bapak/Ibu, apakah tim ini bekerja sama dengan departemen lain dalam perusahaan? Bagaimana kolaborasi antara tim ini dan departemen lainnya?”

7. Pertanyaan Kreatif Tentang Budaya Perusahaan

Kolaboratif Atau Independen?

Selama bertanya ini, tunjukkan minat Anda untuk memahami lebih dalam tentang dinamika tim di perusahaan tersebut. Ini dapat membantu Anda menilai sejauh mana Anda akan bekerja dalam tim atau memerlukan tingkat independensi yang lebih besar dalam pekerjaan.

“Bapak/Ibu, bagaimana biasanya peran ini memadukan kerja kolaboratif dengan bekerja secara independen?”

Cara Tim Membangun Dan Mempertahankan Hubungan Baik

Dengan pertanyaan ini, Anda dapat menunjukkan minat Anda pada budaya kerja dan hubungan interpersonal di perusahaan tersebut. Ini juga bisa memberi Anda wawasan tentang bagaimana perusahaan memprioritaskan kerja sama tim.

“Bapak/Ibu, apa yang biasanya dilakukan tim di perusahaan ini untuk membangun dan menjaga hubungan baik di antara anggotanya?”

Acara Perusahaan Terakhir

Pertanyaan ini menunjukkan minat Anda pada budaya perusahaan dan bisa membantu Anda memahami bagaimana perusahaan merayakan prestasi dan merajut hubungan sosial di antara karyawan.

“Bapak/Ibu, apakah ada acara perusahaan terakhir yang menarik yang diadakan di sini? Saya ingin mendengar lebih banyak tentang budaya perusahaan.”

Tradisi Kantor Favorit

Pertanyaan ini membantu Anda mendapatkan wawasan tentang budaya dan tradisi yang unik di perusahaan tersebut. Ini juga menunjukkan minat Anda pada aspek sosial di luar tugas pekerjaan.

“Bapak/Ibu, apakah ada tradisi kantor favorit yang karyawan nikmati di sini? Saya ingin tahu lebih banyak tentang aspek non-kerja dari kehidupan di perusahaan ini.”

 Kebiasaan Makan Siang Tim

Pertanyaan ini bisa membantu Anda mendapatkan gambaran tentang bagaimana karyawan di perusahaan ini merayakan waktu makan siang bersama. Ini juga dapat menunjukkan minat Anda pada interaksi sosial di luar lingkungan kerja.

“Bapak/Ibu, bagaimana biasanya tim di sini menghabiskan waktu makan siang bersama? Apakah ada tempat yang sering mereka kunjungi?”

Apakah Ada Pertemanan Di Luar Kantor?

Pertanyaan ini menunjukkan minat Anda pada budaya perusahaan yang mendukung hubungan yang lebih dalam antara karyawan. Ini juga dapat memberi Anda gambaran tentang cara perusahaan mempromosikan kolaborasi di luar pekerjaan.

“Bapak/Ibu, apakah ada contoh pertemanan di antara karyawan yang berkembang di luar jam kerja? Bagaimana perusahaan mendukung interaksi di luar kantor?”

Ada Acara Bersama Dengan Perusahaan Atau Departemen Lain?

Pertanyaan ini membantu Anda memahami budaya sosial perusahaan dan sejauh mana perusahaan mempromosikan kerja tim dan interaksi antar karyawan. Dengarkan dengan baik jawaban pewawancara, dan tunjukkan minat Anda terhadap acara-acara tersebut jika Anda tertarik untuk berpartisipasi.

“Bapak/Ibu, apakah di perusahaan ini sering diadakan acara bersama antara departemen atau tim? Bagaimana acara-acara semacam itu biasanya diorganisir?”

Apa Yang Unik Dari Bekerja Di Perusahaan Ini Dibandingkan Tempat Lain?

Dengan pertanyaan ini, Anda dapat mendapatkan wawasan tentang nilai-nilai dan budaya perusahaan yang mungkin berbeda dari perusahaan lain yang Anda pertimbangkan. Jadilah terbuka untuk mendengarkan dan hargai perspektif pewawancara tentang apa yang membuat perusahaan mereka khusus.

“Bapak/Ibu, mungkin Anda bisa berbagi apa yang menurut Anda paling unik dari pengalaman bekerja di perusahaan ini dibandingkan dengan pengalaman di tempat lain?”

 Perubahan Perusahaan Sejak Pewawancara Bergabung

Pertanyaan ini membantu Anda memahami bagaimana perusahaan telah berkembang dan berubah seiring waktu, serta dampak yang mungkin timbul dari perubahan tersebut.

Dengarkan dengan teliti dan lihat apakah perubahan tersebut mencerminkan pertumbuhan dan perbaikan dalam perusahaan.

“Saya penasaran, apa saja perubahan signifikan yang perusahaan alami sejak Bapak/Ibu bergabung di sini? Apakah ada perubahan dalam strategi atau budaya perusahaan?”

Bagaimana Perusahaan Mengatasi Tantangan Remote Work?

Dengan pertanyaan ini, Anda dapat memahami sejauh mana perusahaan telah mengadaptasi cara kerjanya selama masa pandemi dan era kerja jarak jauh. Dengarkan dengan cermat tindakan yang diambil perusahaan untuk mendukung produktivitas dan kesejahteraan karyawan yang bekerja dari jarak jauh.

“Dalam era kerja jarak jauh ini, bagaimana perusahaan biasanya mengatasi tantangan yang mungkin timbul dalam remote work? Apakah ada inisiatif khusus yang dilakukan?”

Kesetaraan Kesempatan Dan Standar Untuk Karyawan Remote Dan Hybrid

Pertanyaan ini mencerminkan minat Anda pada kesetaraan kesempatan di lingkungan kerja yang beragam. Dengarkan dengan seksama langkah-langkah yang diambil perusahaan untuk memastikan bahwa kebijakan dan praktiknya adil dan setara bagi semua karyawan.

“Saya ingin memahami lebih lanjut tentang kesetaraan kesempatan di perusahaan ini, terutama bagi karyawan yang bekerja secara remote atau dalam mode kerja hybrid. Bagaimana perusahaan memastikan bahwa semua karyawan diperlakukan dengan adil dan mendapatkan akses yang sama?”

Baca juga: Cara Menjawab Pertanyaan Interview dengan Metode STAR

Pastikan pertanyaan-pertanyaan diatas sesuai dengan situasi dan minat Anda dalam wawancara dan relevan dengan posisi dan perusahaan yang Anda lamar. Usahakan untuk mendengarkan dengan baik jawaban pewawancara yang diberikan dan merespon dengan sopan.

Pertanyaan-pertanyaan diatas dapat membantu Anda mendapatkan wawasan yang lebih baik tentang posisi dan perusahaan, serta menunjukkan minat dan kesiapan Anda dalam peran tersebut. Nah! tetap semangat dan semoga berhasil dalam seleksi pekerjaannya ya 🙂

Referensi:

  • The Muse. Diakses pada 2023. 57 Smart Questions to Ask in a Job Interview in 2023.

Cek Lowongan Kerja Paling Sesuai Untuk Anda di Pintarnya

Cek lowongan kerja yang paling sesuai dengan kualifikasi Anda sekarang juga di Pintarnya. Terdapat ribuan lowongan kerja di Pintarnya mulai dari lowongan kerja untuk lulusan SD, SMP, SMA & SMK hingga lowongan kerja untuk kerja sampingan atau freelance.

Download dan Lamar Kerja di Pintarnya dengan Cara:

1. Cari dan Pilih Pekerjaan yang Paling Sesuai
2. Klik Tombol "Lamar"
3. Pastikan CV Yang Anda Miliki Sudah Direview Kembali
4. Anda juga bisa memperbaharui CV dengan Klik tombol "Review CV dulu"
5. Buat Perekrut/HRD Lebih Tertarik dengan Menjawab Beberapa Pertanyaan
6. Jika Sudah, Lamaran Pekerjaanmu Telah Berhasil dikirimkan ke Rekruter
7. Pantau terus status lamaran pekerjaanmu untuk informasi Selanjutnya

Mudah bukan? Lamar di Pintarnya Sekarang!