Pahami Normalisasi Database Adalah, Tujuan dan Tahapannya

Normalisasi database adalah? Ya, Anda yang berpengalaman membuat website atau aplikasi untuk bisnis, organisasi, atau perorangan mungkin cukup familiar dengan istilah ini.

Seperti namanya, normalisasi basis data hanyalah proses menghapus data yang tidak layak dari kumpulan data. Jika Anda mempelajari rekayasa perangkat lunak (RPL), tidak diragukan lagi pasti akan menemukannya.

Pengertian Normalisasi Database Adalah

Pengertian Normalisasi Database Adalah. Sumber: Pexels.com

Menurut Krismiaji dalam buku Aplikasi Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Tunai LPG di PT Rukun, normalisasi data base adalah sekumpulan file yang secara bersama-sama membentuk suatu unit data yang cukup besar. Untuk memungkinkan koordinasi data dan proses pemutakhiran, data harus disatukan.

Walaupun masih dalam buku yang sama, normalisasi merupakan metode yang digunakan untuk menyusun kumpulan data dengan banyak ketergantungan dan keterkaitan yang menggunakan model data relasional.

Sebagai hasil dari prosedur normalisasi basis data, kumpulan data diubah menjadi bentuk normal. Atau untuk memastikan kualitas database saat ini sangat tinggi.

Untuk membuat struktur hubungan yang solid, normalisasi data base adalah metode untuk menggabungkan kualitas data dari entitas yang berbeda dalam suatu hubungan. Struktur hubungan yang efektif adalah struktur yang menghindari data yang berlebihan atau berulang.

Baca juga: Pengolahan Data Adalah, Tujuan, Teknik dan Metodenya

Tujuan Normalisasi Database

Tujuan normalisasi adalah mengurangi pengulangan atau redundansi data dengan menggunakan prosedur normalisasi database. Selain itu, diklaim untuk menjamin ketergantungan data atau memastikan bahwa data berada di lokasi yang tepat.

Tidak hanya itu, jika suatu database tidak melalui prosedur normalisasi, secara keseluruhan sistem akan mengalami tiga kerugian. 

Yang pertama ada anomali penyisipan, sering dikenal sebagai keadaan di mana Anda tidak dapat memasukkan sejumlah jenis data di data base.

Kerugian yang kedua adalah timbulnya anomali penghapusan, atau penghapusan data yang tidak dapat diterima dan diharapkan. Atau dengan kata lain, data apapun yang tidak ingin disimpan juga dihapus.

Kerugian yang ketiga adalah pembaruan anomali, di mana perubahan nilai menghasilkan ketidakkonsistenan dalam database. Atau Anda dapat mengatakan bahwa data yang diubah bukanlah yang diinginkan atau harapkan.

Tahapan Normalisasi Database Adalah

Setelah mengetahui pengertian normalisasi database adalah, Anda juga harus mengetahui tahapan yang ada jika ingin menormalkan database untuk mendapatkan hasil terbaik. Adapun tahapannya adalah sebagai berikut:

1. Unnormalized Form (UNF)

Manipulasi data menjadi sulit karena bentuk data yang tidak beraturan dan pengelompokan yang berulang.



2. First Normal Form (1NF)

Untuk menghilangkan anomali, metode normalisasi ini mengelompokkan banyak kumpulan data yang serupa.

3. Second Normal Form (2NF)

Second Normal Form (2NF) digunakan untuk menguraikan setiap tabel dan mengidentifikasi kunci utamanya.

Baca juga: 8 Jenis Metode Analisis Data Seorang Analyst yang Dapat Anda Ketahui

4. Third Normal Form (3NF)

Dalam tipe normalisasi data ini, atribut yang bergantung pada bidang selain kunci utama tidak diizinkan. Kemudian atribut harus dipisahkan menjadi tabel baru.

5. Code Normal Form (BCNF)

Fungsi normalisasi database adalah mencoba memperbaiki ketidaknormalan dan pengulangan yang tidak dapat diperbaiki oleh 3NF.

6. Fifth Normal Form (5NF)

Tujuan dari tahap 5NF adalah untuk mencegah terjadinya ketergantungan bersama sehingga hubungan tersebut dapat menjadi dua entitas yang terpisah.



Pentingnya Normalisasi

Suatu rancangan database disebut buruk jika :

  • Informasi yang sama disimpan di beberapa lokasi (file atau catatan).
  • Tidak dapat menghasilkan informasi dengan pasti.
  • Terjadi kehilangan informasi
  • Adanya redundan atau duplikat dari ruang penyimpanan biaya data dan membuat pembaruan jauh lebih sulit.
  • Ketika membuat database (menggunakan prosedur dekomposisi yang salah), kehilangan informasi mungkin terjadi.
  • Metode normalisasi 1st NF, 2nd NF, 3rd NF, dan BCNF sering digunakan.

Baca juga: Ingin Kerja Online Input Data? Pastikan Memiliki Skill Ini!

Contoh Normalisasi Database

1NF (Bentuk Normal Pertama)

Berikut adalah contoh bentuk normal pertama dengan masing-masing kolom tabel harus memiliki nilai dan catatan harus unik. 

Nama LengkapAlamatRental FilmPanggilan
Janet JonesFirst Street Plot No. 4Pirates of the CaribbeanIbu
Janet JonesFirst Street Plot No. 4Clash of the TitansIbu
Robert Phil3rd Street 34Forgetting Sarah Marshal Bapak
Robert Phil3rd Street 34Daddy’s Little GirlsBapak
Robert Phil5th AvenueClash of the TitansBapak

3NF (Bentuk Normal Ketiga)

Berikut adalah contoh bentuk normal ketiga dengan memisahkan tabel baru untuk panggilan. 

ID MemberNama LengkapAlamatPanggilan
1Janet JonesFirst Street Plot No. 4Ibu
2Robert Phil3rd Street 34Bapak
3Robert Phil5th AvenueBapak
ID MemberRental Film
1Pirates of the Caribbean
1Clash of the Titans
2Forgetting Sarah Marshal 
2Daddy’s Little Girls
3Clash of the Titans
ID MemberPanggilan
1Ibu
1Ibu
2Bapak
2Bapak
3Bapak

Itu dia informasi mengenai pengertian normalisasi database adalah, tujuan dan tahapannya untuk membantu Anda melakukan sortir data lebih baik.


Cek Lowongan Kerja Paling Sesuai Untuk Anda di Pintarnya

Seluruh informasi yang ada pada artikel ini dibuat semata-mata untuk memberikan pengetahuan yang bersifat umum. Dapatkan berbagai informasi terkait melamar pekerjaan agar lamaran kerja Anda sukses diterima perusahaan.

Temukan lowongan kerja yang paling sesuai dengan pengalaman dan skill yang Anda miliki di Pintarnya. Download pintarnya melalui link ini, dan temukan puluhan ribu perusahaan terverifikasi pasang loker gratis tanpa batas di Pintarnya.