person holding white Samsung Galaxy Tab

8 Jenis Metode Analisis Data Seorang Analyst yang Dapat Anda Ketahui

Belakangan banyak orang yang menanyakan jenis metode analisis data seorang analyst. Ya, seorang analis sering melakukan tugas pemrosesan dan evaluasi data. Oleh karena itu, analis data harus terbiasa dengan beberapa jenis dan metode yang ada.

Analisis data pada awalnya dianggap sebagai proses pengumpulan dan pemrosesan data lingkungan. Setiap perusahaan harus menggunakan metode ini sebagai landasan untuk memikirkan strategi bisnisnya di masa depan.

Jenis Metode Analisis Data yang Harus Dipahami

Jenis Metode Analisis Data yang Harus Dipahami. Sumber: Pexels.com

Oleh karena itu, metode analisis data apa yang perlu dipahami dan dikuasai? Diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Analisis Deskriptif

Menurut Michigan State University, analisis deskriptif adalah semacam pemrosesan data yang digunakan untuk memastikan situasi pasar, industri, dan konsumen seperti yang ada saat ini.

Seorang analis data biasanya harus menggunakan strategi ini untuk mengumpulkan informasi mengenai perilaku konsumen, jumlah pelanggan baru dan kembali yang mendaftar setiap bulan, dan frekuensi transaksi.

Menurut Analytics Insight, sebelum beralih ke tingkat yang lebih kompleks, seorang analis data dapat memulai dengan analisis deskriptif.

2. Analisis Diagnosis

Jenis metode analisis data ini, yang sedikit lebih jauh dari analisis deskriptif, berupaya memahami faktor-faktor yang mendasari dan riwayat suatu situasi.

Teknik ini melibatkan pengumpulan data sejarah. Intinya, studi semacam ini dapat memberi tahu seorang analis data mengenai hal-hal berikut:

  • Masalah apa yang sedang terjadi
  • Temukan pola masalah dan 
  • Hubungan sebab-akibat untuk setiap masalah yang ada.

Seorang analis data biasanya menggunakan fitur analisis deret waktu dan analisis regresi untuk menjalankan prosedur ini.

3. Analisis Prediktif

Analisis prediktif sebenarnya adalah “peramalan” (forecasting) apa yang akan terjadi di masa depan, sedangkan analisis diagnostik berfokus pada penyebab.

Tujuan dari analisis data ini adalah untuk meramalkan tren masa depan, prospek bisnis baru, dan tingkat produktivitas tim yang optimal.

Baca Juga: Ingin Kerja Online Input Data? Pastikan Memiliki Skill Ini!



4. Analisis Preskriptif

Analisis preskriptif adalah jenis metode analisis data yang harus dikuasai oleh seorang analis data. Oleh karena itu, Anda bisa membuat model baru untuk sebuah produk ketika sudah memiliki visi masa depan atau dapat melihat peluang.

Karena memerlukan informasi dari analisis deskriptif, diagnostik, dan prediktif, studi semacam ini biasanya dilakukan di langkah terakhir.

Disini analisis bisa mengulang studi dari tahap pertama jika pemodelan untuk produk bisa diterapkan sehingga tahap selanjutnya dapat mengubah model yang ada.

5. Analisis Eksplorasi

Menurut Velvetech, jenis metode analisis data ini mencoba menemukan hubungan antara variabel data yang mungkin tidak diketahui.

Dengan analisis semacam ini, Anda dapat menjelajahi koneksi baru antara setiap variabel untuk mengembangkan hipotesis untuk pengujian yang akan dijalankan di tahap berikutnya.

Anda bisa memperoleh gambaran umum mengenai data yang dimiliki melalui analisis eksplorasi. Hubungan sebab akibat tidak dapat dibangun meskipun pendekatan ini mengungkapkan hubungan antara setiap variabel data.

Akibatnya, Anda harus melakukan metode analisis tambahan untuk menentukan hubungan sebab akibat antara masing-masing variable.

6. Data Mining

Faktanya, penambangan data adalah bagian dari analisis yang berfokus pada identifikasi pola dalam volume data yang sangat besar.

Untuk mendapatkan data dan informasi penting dengan cepat, Anda bisa melakukan penambangan data menggunakan kecerdasan buatan (AI), pembelajaran mesin, dan statistik.

Perusahaan biasanya menggunakan penambangan data untuk menemukan pola dalam temuan dan memutuskan informasi apa yang relevan.

Jika Anda ingin memperkirakan hasil potensial atau memberikan saran bisnis kepada perusahaan untuk pengembangan jangka panjangnya, Anda bisa menggunakan jenis metode analisis data ini.

7. Analisis Regresi

Analisis regresi adalah salah satu jenis analisis untuk memastikan hubungan antara variabel data dependen dan independen.

Metode ini dapat diterapkan pada nilai ramalan dalam kumpulan data tertentu. Misalnya ketika analisis memperhitungkan variabel tambahan, Anda bisa meramalkan harga suatu produk.

Baca Juga: Rumus Excel untuk Admin Lengkap dan Mudah

8. Artificial Neural Networks (AAN)

Dikenal dengan pendekatan jaringan saraf tiruan dalam bahasa Indonesia. Jenis metode analisis data ini meniru cara otak dan saraf memproses informasi. Mirip dengan sistem saraf manusia, metode ini menggunakan berbagai sel untuk memproses berbagai jenis informasi.

Informasi ini akan diproses sedemikian rupa sehingga menghasilkan tanggapan yang konsisten. Seorang analis data tidak perlu memproses data dari awal ketika masalah yang sama muncul suatu hari nanti. Yang tersisa untuk dilakukan adalah memulai respons hasil sebelumnya.

Nah, itulah beberapa jenis metode analisis data yang bisa Anda pelajari dengan cermat. Dengan begitu, harapannya proses penelitian bisa berjalan lancar.


Cek Lowongan Kerja Paling Sesuai Untuk Anda di Pintarnya

Seluruh informasi yang ada pada artikel ini dibuat semata-mata untuk memberikan pengetahuan yang bersifat umum. Dapatkan berbagai informasi terkait melamar pekerjaan agar lamaran kerja Anda sukses diterima perusahaan.

Temukan lowongan kerja yang paling sesuai dengan pengalaman dan skill yang Anda miliki di Pintarnya. Download pintarnya melalui link ini, dan temukan puluhan ribu perusahaan terverifikasi pasang loker gratis tanpa batas di Pintarnya.