10 Tips Lolos Interview User

Tips lolos interview user menjadi hal penting, karena setelah menjalani proses wawancara dengan HRD dan dinyatakan lolos, maka proses selanjutnya pelamar akan menjalani wawancara dengan atasan atau user.  Oleh karenanya Anda perlu mempersiapkan diri agar sukses menjadi pegawai di perusahaan tersebut.

Sebelumnya ingatlah bahwa perusahaan tentu menginginkan sumber daya manusia terbaik dari para kandidat yang melamar. Sehingga proses seleksi perlu melewati beberapa tahapan untuk mendapatkan kandidat terbaik dari pemantauan CV, tes IQ, tes kemampuan hingga psikotes dan interview.

Tahap interview biasanya akan dilakukan dua tahap yaitu wawancara dengan personalia atau HRD dan juga wawancara dengan user atau senior team leader pada divisi yang dilamar. Oleh karenanya tentu kesempatan emas ini harus Anda persiapkan dengan baik.

Menurut Interaction Design Foundation, interview user merupakan suatu tahapan interview yang terkait dengan pemecahan masalah user terhadap produk atau layanan perusahaan. Hal ini sangat penting bagi keberlangsungan perusahaan kedepannya. Sehingga pelamar harus mempersiapkan dengan baik tahapan interview ini.

Baca Juga : 5 Tahapan dalam Interview Kerja, Perhatikan Berikut Ini!

Tips Lolos Interview User

1. Pahami Posisi Beserta Job Desk

Wawancara atasan akan lebih menanyakan ke hal-hal teknis. Oleh karena itu Anda harus benar-benar memahami mengenai posisi yang dilamar serta detail terhadap job desc. Gambaran jelas terkait ini juga akan memudahkan Anda menjawab berbagai pertanyaan dari atasan.  

2. Jujur dan Bersemangat

Tips lolos interview user berikutnya yaitu berkatalah jujur dan tunjukan semangat tinggi untuk bergabung menjadi junior user tersebut. Jawablah pertanyaan sebagaimana kondisi yang ada pada Anda tanpa menutupi dan menambahkan hal yang tidak ada.

Atasan tidak hanya akan melihat kemampuan kandidat tetapi juga kepribadian. Hal ini berkaitan dengan professional dan keunggulan calon pekerja. Dengan jawaban apa adanya akan menunjukan bahwa Anda orang yang dapat dipercaya.

3. Ceritakan Pengalaman yang Relevan

Wawancara dari pihak manajer biasanya akan memberikan pertanyaan seputar pengalaman kerja sebelumnya. Sehingga kesempatan ini harus Anda gunakan untuk menjelaskan pengalaman sebelumnya dengan detail.

Jawaban kandidat yang relevan dengan kebutuhan sumber daya akan menjadi nilai plus dan berpotensi untuk terpilih. Berikan jawaban yang meyakinkan bahwa Anda orang yang tepat untuk mengisi posisi tersebut sebab telah berpengalaman.



4. Ceritakan Prestasi Secara Spesifik

Selain melihat pengalaman dalam tips lolos interview user, pihak rekruter juga biasanya akan menanyakan terkait prestasi yang relevan. Dalam hal ini tentu keunggulan diri pelamar perlu ditonjolkan. 

Hindari jawaban sebagai tipe pekerja keras. Namun buktikan dengan data misal pencapaian total penjualan, keberhasilan target proyek dan lain sebagainya di perusahaan sebelumnya.

5. Hindari Menjelekkan Perusahaan Lama

Tips lolos interview user selanjutnya yaitu jangan sampai menjelekkan perusahaan lama terkait sistem, rekan kerja atau bahkan atasan Anda sebelumnya. Hal ini dapat berpotensi memperburuk citra Anda di pandangan pewawancara.

User bisa saja justru akan mengulik dan menanyakan lebih dalam apakah dari cerita tersebut kandidat sebagai penyebab masalah. Oleh karenanya sekalipun ada pengalaman kurang menyenangkan di kantor lama, sebaiknya hindari berbuat demikian.

Aplikasi Produktivitas Diskon Hingga 95%

6. Sesuaikan Pakaian Mengikuti Budaya Perusahaan

Pakaian masuk ke dalam first impression yang akan dilihat oleh user. Oleh karena itu buatlah kesan terbaik terhadap pihak perusahaan melihat Anda saat wawancara. Oleh karenanya pastikan pakaian yang akan dipakai mengikuti budaya perusahaan.

Misalnya jika perusahaan kantor formal maka gunakan kemeja atau pakaian formal lainnya. Sedangkan jika perusahaan tergolong startup maka pakaian yang lebih santai dapat Anda gunakan. Tentunya tetap memperhatikan kesopanan dan formalnya pelamar kerja.

7. Berikan Pertanyaan Seputar Interview Yang Dilakukan

Pertanyaan yang relevan dan dipersiapkan dengan baik menunjukkan bahwa Anda memiliki minat yang nyata terhadap perusahaan dan posisi yang Anda lamar. Ini mencerminkan tingkat persiapan yang baik dan antusiasme Anda.

Pertanyaan yang mendalam dan berpikir kritis dapat menunjukkan kepada pewawancara bahwa Anda memiliki kemampuan analitis dan berpikir strategis yang diperlukan dalam banyak posisi.

8. Berikan Kisaran Jumlah Gaji Yang Anda Harapkan

Memberikan kisaran gaji menunjukkan bahwa Anda telah melakukan riset terkait standar gaji untuk posisi yang Anda lamar. Ini mengindikasikan kesiapan dan pemahaman Anda terhadap nilai pasar. Memberikan kisaran gaji dapat menghindari kesalahpahaman atau ketidakcocokan besar antara harapan gaji Anda dan anggaran yang dimiliki perusahaan.



9. Jelaskan dengan Baik Skill Anda

Menjelaskan skill dengan baik merupakan keterampilan penting dalam berkomunikasi, baik dalam situasi wawancara pekerjaan, presentasi, atau interaksi sosial. Tujuannya adalah agar orang lain dapat dengan mudah memahami kemampuan yang Anda miliki dan bagaimana Anda dapat berkontribusi.

Menjelaskan skill dengan baik berarti mampu mengkomunikasikan kemampuan, pengetahuan, dan pengalaman Anda secara jelas, terstruktur, dan relevan kepada orang lain. Ini melibatkan kemampuan untuk mengartikulasikan dengan tepat apa yang Anda mampu lakukan, bagaimana Anda mengembangkan keterampilan tersebut, dan bagaimana keterampilan tersebut berkontribusi pada tujuan atau pekerjaan tertentu.

10. Tonjolkan Program Kerja Anda Yang Sukses

Menonjolkan program kerja yang sukses adalah cara yang baik untuk menunjukkan pengalaman nyata dan kemampuan Anda kepada pewawancara atau audiens lainnya. Hal ini juga dapat memberikan gambaran tentang bagaimana Anda mengelola tugas-tugas penting dan berkontribusi pada pencapaian kesuksesan di lingkungan kerja.

Baca Juga : Contoh Pertanyaan Interview User, Pelamar Kerja Wajib Tahu!

Cara Menjawab Pertanyaan Interview User dengan Sukses

1. Dengarkan dengan Aktif

 Dengarkan pertanyaan secara seksama dan pastikan Anda memahami apa yang ditanyakan. Jika perlu, Anda bisa meminta klarifikasi untuk memastikan Anda merespons dengan tepat.

2. Berikan Konteks

Sebelum menjawab, berikan konteks singkat tentang diri Anda atau latar belakang Anda terkait pertanyaan tersebut. Ini membantu pewawancara memahami perspektif Anda.

3. Jawab Secara Jujur

Berbicara dengan jujur dan tulus. Jika Anda tidak memiliki pengalaman atau pengetahuan tentang hal yang ditanyakan, lebih baik mengakui daripada berbicara tanpa dasar.

4. Berikan Detail

Berikan detail yang relevan dan spesifik. Bukan hanya jawaban umum atau umum, tetapi ceritakan pengalaman atau situasi nyata yang mengilustrasikan tanggapan Anda.

5. Gunakan Contoh

 Berikan contoh konkret dari pengalaman pribadi atau interaksi yang Anda miliki. Ini membantu menjelaskan dan memberikan bukti konkret tentang pandangan Anda.

6. Beri Alasan atau Penjelasan

Setelah memberikan contoh, berikan alasan atau penjelasan mengapa Anda berpikir atau bertindak seperti itu. Ini membantu memberikan konteks lebih lanjut dan menggambarkan pemikiran Anda.

7. Tetap Fokus

Jangan terlalu meluas dalam menjawab. Tetap fokus pada pertanyaan dan jangan terlalu banyak bercerita yang tidak relevan.

8. Tanyakan Kembali

Setelah Anda memberikan tanggapan, tanyakan apakah jawaban Anda sudah mencukupi atau jika pewawancara ingin mendapatkan informasi lebih lanjut.

9. Jangan Takut Bertanya Kembali

 Jika ada pertanyaan yang tidak Anda pahami dengan baik, jangan ragu untuk meminta klarifikasi atau pertanyaan yang lebih spesifik.

10. Latihan dan Persiapan

Persiapkan beberapa jawaban untuk pertanyaan umum yang mungkin muncul dalam wawancara pengguna. Latih cara Anda merangkai jawaban dengan lancar dan efektif.


Cek Lowongan Kerja Paling Sesuai Untuk Anda di Pintarnya

Cek lowongan kerja yang paling sesuai dengan kualifikasi Anda sekarang juga di Pintarnya. Terdapat ribuan lowongan kerja di Pintarnya mulai dari lowongan kerja untuk lulusan SD, SMP, SMA & SMK hingga lowongan kerja untuk kerja sampingan atau freelance.

Download dan Lamar Kerja di Pintarnya dengan Cara:

1. Cari dan Pilih Pekerjaan yang Paling Sesuai
2. Klik Tombol "Lamar"
3. Pastikan CV Yang Anda Miliki Sudah Direview Kembali
4. Anda juga bisa memperbaharui CV dengan Klik tombol "Review CV dulu"
5. Buat Perekrut/HRD Lebih Tertarik dengan Menjawab Beberapa Pertanyaan
6. Jika Sudah, Lamaran Pekerjaanmu Telah Berhasil dikirimkan ke Rekruter
7. Pantau terus status lamaran pekerjaanmu untuk informasi Selanjutnya

Mudah bukan? Lamar di Pintarnya Sekarang!