10,000+ Loker Terbaru untuk Lulusan SD hingga S1

man in black sweater using macbook pro

Bagaimana Cara Menjaga Suasana Saat Wawancara Kerja

Sebagai pencari kerja tentu wajib mengetahui bagaimana cara menjaga suasana saat wawancara kerja. Sebab kondisi atau suasana ketika wawancara akan sengat mempengaruhi kenyamanan ketika proses berlangsung.

Wawancara sendiri adalah salah satu tahapan pada proses rekrutmen yang akan membuat HRD melakukan sesi tanya jawab kepada rekruter. Tujuan dari tahapan ini ialah membuat perekrut mengenal lebih dekat dengan rekruter.

Karena itulah ketika menghadapi tahapan ini seorang rekruter harus tampil maksimal agar bisa memberikan kesan. Karena kesan tersebut akan menjadi salah satu pertimbangan untuk membuat perusahaan menerimamu.

Walaupun sudah berencana tampil maksimal, namun pada kenyataannya masih ada banyak orang yang tidak bisa merealisasikannya dengan maksimal. Sebagian besar hal ini terjadi dikarenakan besarnya tekanan mental ketika interview. Karena itulah informasi bagaimana cara menjaga suasana saat wawancara sering dicari untuk mengatasi tekanan ini. 

Bagaimana Cara Menjaga Suasana Saat Wawancara? Terapkan Cara Ini

Bagi seorang fresh graduate, tentunya tahapan wawancara ketika proses rekrutmen itu menjadi salah satu tahapan yang cukup menegangkan. Hal ini dikarenakan proses tersebut menjadi salah satu pengalaman pertama mereka menunjukkan keterampilan diri melalui kemampuan interpersonal.

Apalagi dapat diketahui juga bahwa tahapan ini memiliki peran besar untuk memungkinkan peluang keterimanya seseorang menjadi lebih besar. Maka dari itulah pastikan agar Anda bisa menjaga suasana ketika wawancara, Hal ini bertujuan untuk membuat diri Anda bisa menghadapi semua pertanyaan dengan mudah dan percaya diri.

Penasaran tentang bagaimana cara menjaga suasana saat wawancara? Simak informasi berikut ini untuk mendapatkan solusinya.

  1. Menjawab Pertanyaan yang Berkenaan dengan Pekerjaan

Menjaga suasana dan kondisi dalam wawancara menjadi salah satu aspek penting untuk memperlancar proses tersebut. Sebab tidak jarang ditemui bahwa ada banyak proses wawancara yang justru cenderung menjadi obrolan santai karena terlalu terbawa suasana.

Padahal yang dinamakan wawancara itu harus membahas tentang pekerjaan serta menyampaikannya dalam penyampaian yang formal dan sopan. Karena itulah untuk bisa tetap menjaga suasana wawancara maka pastikan untuk menjawab semua pertanyaan yang berkenaan dengan pekerjaan.

Sebagai seorang rekruter, ternyata Anda memiliki hak untuk menolak pertanyaan atau tidak menjawab suatu pertanyaan yang bersifat privasi. Hal ini juga dilakukan untuk bisa menghindari pembahasan dari wawancara menjadi out of topic.

Karena itulah Anda hanya perlu menjawab pertanyaan yang dilontarkan apabila berhubungan dengan pekerjaan. Jika dirasa pertanyaannya cukup menyinggung atau bersifat pribadi maka tidak perlu menjawabnya dan menolaknya dengan sopan.

  1. Menjaga Gesture Tubuh

Cara kedua untuk membuat suasana wawancara tetap terjaga ialah dengan menjaga gestur tubuh. Gestur tubuh merupakan suatu pergerakan tubuh yang ditunjukkan pada suatu kondisi. 

Biasanya geser tubuh itu akan mencerminkan tentang apa yang sedang dirasakan atau kebiasaan dari seseorang. Tidak jarang geser tubuh juga sering digunakan untuk menilai bagaimana kepribadian dari seseorang.

Lalu bagaimana cara menjaga suasana saat wawancara melalui gestur tubuh? Pastikan Anda menunjukkan suatu gestur tubuh yang menunjukkan bahwa Anda percaya diri. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan gerakan tangan ketika sedang berbicara.

Sebaliknya, ada juga harus menghindari berbagai gestur tubuh yang menunjukkan bahwa Anda merasa tidak nyaman ketika ditanyai. Contohnya ialah seperti terlalu banyak bergerak ketika duduk dan masih banyak lagi lainnya.

Hindari juga suatu gestur tubuh yang menunjukkan ketidaksopanan seperti duduk menyandar pada kursi dan menyilangkan tangan. Sebab gestur tersebut akan menunjukkan bahwa Anda merupakan seseorang yang angkuh dan seolah berkuasa. Tentu saja gesture ini akan membuat perekrut memberikan kesan buruk dan negatif kepada Anda.

Untuk geser tubuh yang paling aman ialah duduk dengan tegap dan fokus pada perekrut. Lakukan juga kontak mata untuk menunjukkan bahwa Anda adalah orang yang percaya diri ketika berkomunikasi.

Sebenarnya wajar untuk merasa gugup ketika melakukan sesi wawancara terutama bagi Anda yang belum berpengalaman. Sebab tekanan sebagai pengalaman perdana tentu akan menempel pada fresh graduate yang mana baru pertama kali diminta untuk melakukan wawancara kerja.

Karena itulah Anda hanya perlu berusaha membenahi diri dengan memperluas wawasan serta pengalaman. Salah satu caranya ialah mengetahui bagaimanacara menjaga suasana saat wawancara untuk meminimalisir kesalahan.

Bagikan Artikel: