Contoh CV Freelance

Contoh CV Freelance yang Baik dan Tips Membuatnya

Contoh CV freelance pada dasarnya hampir sama dengan CV pada umumnya. Hanya saja, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar HRD atau calon klien bisa tertarik dan mau bekerja sama dengan kita nantinya.

Baik pekerja formal maupun pekerja freelance perlu melampirkan pengalamannya dalam bekerja untuk meyakinkan calon mitra atau kliennya. Lebih spesifik, seorang freelancer biasanya perlu membuat portofolio projek yang pernah dikerjakan.

Dari situlah nantinya klien bisa menilai bahwa seorang freelancer cukup kompeten atau tidak dalam menjalankan pekerjaan sesuai bidangnya. Untuk lebih memahaminya, mari simak pembahasan terkait CV freelance berikut ini!

Contoh CV Freelance yang Baik

Seperti penjelasan di atas, CV freelance secara umum sama saja dengan kebanyakan CV pada umumnya. Ada beberapa hal esensial yang harus dicantumkan di dalamnya. Agar lebih paham, Anda bisa melihat beberapa contohnya di bawah ini:

1. Contoh CV Junior Software Engineer Freelance

Contoh CV Junior Software Engineer Freelance

2. Contoh CV Digital Marketer Freelance

Contoh CV Digital Marketer Freelance

3. Contoh CV Make Up Artist Freelance

Contoh CV Make Up Artist Freelance

Dari contoh CV freelance di atas, beberapa informasi penting seperti biodata lengkap, jenjang pendidikan, hingga pengalaman kerja menjadi informasi penting yang harus dicantumkan agar pemberi kerja bisa melihatnya.

Selain itu, kita juga perlu menjabarkan berbagai keterampilan pribadi sehingga orang lain bisa tahu apa saja keahlian kita hanya dari membacanya. Informasikan secara detail terkait skill-skill tersebut terutama untuk bidang yang dikuasai.



Tips Membuat CV Freelance yang Baik

Dengan memperhatikan beberapa hal, CV dengan struktur baik tentu juga bisa memberi hasil positif pada diri kita pribadi. Sebagai freelancer, peluang untuk mendapatkan klien juga bisa terbuka dengan lebih lebar.

Untuk itu, silakan ikuti beberapa tips berikut jika Anda ingin membuat daftar riwayat hidup sebagai seorang freelancer:

  1. Sesuaikan CV dengan Bidang Pekerjaan Tertentu

Jangan gunakan satu CV untuk semua bidang pekerjaan yang dilamar. Buatlah CV khusus untuk masing-masing bidang. Dengan begitu, klien atau pengguna jasa bisa lebih relate jika ingin bekerja sama dengan Anda.

Jika ingin berkarier sebagai penulis, maka sebutkan keterampilan Anda secara spesifik seperti content writer, copy writer, atau script writer. Sementara keterampilan lain bisa ditambahkan sebagai pelengkap dan tidak perlu terlalu detail.

  1. Tambahkan Portofolio

Salah satu kekuatan utama yang membuat seorang freelancer menarik di mata klien adalah dari portofolionya. Portofolio adalah riwayat projek yang pernah dikerjakan sebelumnya terkait bidang pekerjaan bersangkutan.

Banyak contoh CV freelance yang cukup baik dalam menjabarkan portofolio sehingga memberi nilai lebih pada freelancer tersebut. Jika Anda seorang Digital Marketer, sebutkan projek apa yang pernah dikerjakan sebelumnya dan informasikan juga pencapaiannya. 

  1. Beri Informasi Secara Singkat, Padat dan Jelas

Cantumkan informasi pada hal-hal penting saja. Jangan bertele-tele hanya untuk membuat CV terlihat penuh. Pembahasan agak panjang hanya untuk menjelaskan keterampilan khusus Anda terkat bidang pekerjaan tertentu.

Seperti pada contoh CV freelance di atas, kita bisa membuat satu paragraf khusus di bagian summary untuk menjelaskan keterampilan apa yang kita kuasai, berapa lama kita sudah bekerja di bidang tersebut, dan apa saja pencapaian di bidang tersebut.

  1. Cantumkan Sertifikasi 

Sebagai bentuk validasi dari keterampilan yang kita miliki, silakan cantumkan daftar sertifikasi yang pernah didapatkan sebelumnya. Hal ini juga sebagai bukti bahwa kita terus berusaha mengasah skill di bidang tersebut.

Dengan begitu HRD atau klien akan lebih yakin dengan kemampuan yang sudah kita jabarkan sebelumnya. Tidak perlu cantumkan semua sertifikasi, cukup cantumkan yang memang kredibel dan cukup diakui saja.

  1. Gunakan Bahasa Baku

Salah satu contoh CV freelance yang baik selalu ditulis dengan bahasa baku. Meski begitu, Anda bisa menggunakan gaya bahasa santai dan informatif sehingga tetap menjadi suguhan informasi menarik bagi orang lain.

Jika Anda berkarier sebagai seorang penulis, cara Anda menuliskan daftar riwayat hidup biasanya juga akan dinilai oleh klien. Untuk itu, pastikan tulisan di dalamnya dibuat dengan baik, rapi, dan informatif.

Ibarat sebuah iklan, Curriculum Vitae harus dibuat semenarik mungkin agar HRD atau calon klien tertarik dengan kemampuan kita. Jika Anda baru pertama kali terjun menjadi freelancer, beberapa contoh CV freelance di atas bisa menjadi referensinya.


Cek Lowongan Kerja Paling Sesuai Untuk Anda di Pintarnya

Cek lowongan kerja yang paling sesuai dengan kualifikasi Anda sekarang juga di Pintarnya. Terdapat ribuan lowongan kerja di Pintarnya mulai dari lowongan kerja untuk lulusan SD, SMP, SMA & SMK hingga lowongan kerja untuk kerja sampingan atau freelance.

Download dan Lamar Kerja di Pintarnya dengan Cara:

1. Cari dan Pilih Pekerjaan yang Paling Sesuai
2. Klik Tombol "Lamar"
3. Pastikan CV Yang Anda Miliki Sudah Direview Kembali
4. Anda juga bisa memperbaharui CV dengan Klik tombol "Review CV dulu"
5. Buat Perekrut/HRD Lebih Tertarik dengan Menjawab Beberapa Pertanyaan
6. Jika Sudah, Lamaran Pekerjaanmu Telah Berhasil dikirimkan ke Rekruter
7. Pantau terus status lamaran pekerjaanmu untuk informasi Selanjutnya

Mudah bukan? Lamar di Pintarnya Sekarang!