10,000+ Loker Terbaru untuk Lulusan SD hingga S1

Cara Menulis Tujuan Karir, Dijamin Lolos Seleksi Kerja!

Cara menulis tujuan karir adalah hal yang paling penting bagi para pelamar kerja di perusahaan. Namun, belum banyak yang tahu bagaimana tips untuk memungkinkan diterima oleh HRD.

Sebagai pihak rekrutmen harus mempertimbangkan berbagai aspek untuk memenuhi kebutuhan perusahaan. Oleh karena itu pada informasi lowongan kerja terdapat kriteria tertentu untuk melamar.

Pastikan Anda telah memenuhi kriteria tersebut untuk melamar pada perusahaan yang dituju. Kemudian juga persiapkan segala berkas untuk dilampirkan nantinya. Sehingga tidak perlu lagi khawatir ditolak oleh pihak rekrutmen.

Ketika Anda telah lolos seleksi berkas, nantinya akan masuk pada tahap tes psikotes dan interview. Nantinya ada beberapa pertanyaan yang harus dijawab secara jelas, seperti tujuan karir.

Tujuan Karir Akan Sangat Berpengaruh Pada Seleksi Kerja?

Sebagai pelamar kerja harus mempersiapkan diri secara matang. Mulai dari melengkapi berkas lamaran hingga persiapan untuk melaksanakan beberapa tes. Oleh karena itu, ada baiknya jika mencari tahu informasinya di berbagai media internet.

Cara menulis tujuan karir yang benar sebenarnya sangat mudah. Ketika sudah mengetahui tujuan karir, maka Anda akan mudah menjawab dari pertanyaan pertanyaan tes seleksi calon karyawan perusahaan.

Sebelum itu, Anda harus sudah memahami bahwa tujuan karir mau ke mana. Jangan sampai sembarangan menjawab. Karena pihak rekrutmen atau HRD akan melihat secara jelas mengenai keseriusan untuk bekerja diperusahaannya.

Tujuan karir pastinya akan sangat berpengaruh terhadap lolosnya seleksi. Bahkan, ketika sudah sesuai dengan kriteria dari pihak rekrutmen, Anda akan ikut mengembangkan perusahaan itu juga.

Maka dari itu, susun terlebih dahulu tujuan karir kedepannya. Harapannya bisa memberikan dampak positif bagi Anda dan juga pihak perusahaan untuk mencapai visinya.

Cara menulis untuk tujuan karir akan kami bahas di artikel ini secara lengkap dan jelas. Pastikan sinyal internet stabil dan tersedia kuota agar tidak terjadi gangguan pada servernya.

Jadikan informasi ini sebagai patokan atau bahan acuan untuk melaksanakan proses seleksi kerja diperusahaan. Ketika Anda sudah menerapkan cara ini, ada kemungkinan besar lolos untuk diterima oleh pihak rekrutmen.

Inilah Cara Menulis Tujuan Karir Secara Profesional

Semua perusahaan memiliki tujuan yang berbeda tetapi tetap satu tujuan, yaitu sukses dalam mencapai target tertentu. Oleh karena itu, mereka membutuhkan orang yang akan ikut dalam menggapai visi tersebut.

Ada banyak cara menulis tujuan karir untuk dipraktikkan secara langsung, pastinya sangat mudah. Berikut penjelasan secara lengkapnya.

  1. Cantumkan Semangat Belajar yang Kuat

Cara pertama adalah cantumkan motivasi semangat belajar yang kuat, sehingga pihak rekrutmen akan meninjau kembali. Biasanya pelamar yang seperti ini akan lebih besar peluangnya untuk lolos dan diterima perusahaan.

Tetapi jawab dengan jujur dan sesuai hati Anda, jangan sampai perkataan yang Anda ucapkan itu nantinya tidak sesuai ketika bekerja. Pada akhirnya akan terjadi pemberhentian masa kerja karyawan.

  1. Mencapai Tujuan dalam Jangka Waktu Panjang

Cara menulis tujuan karir berikutnya adalah cantumkan perencanaan untuk mencapai tujuan dalam jangka panjang. Pastikan harus berhubungan dengan perusahaan.

Misalnya seperti ini “ saya akan banyak belajar tentang dunia listrik di perusahaan ini, kemudian dalam 5 tahun kedepan saya akan menduduki posisi tersebut “. Sehingga pihak rekrutmen akan tertarik atas jawaban yang Anda berikut itu.

Pada tujuan jangka panjang, Anda bisa menyebutkan jenis posisi tinggi yang diimpikan. Tentunya posisi tersebut berkaitan dengan posisi kerja yang dilamar saat ini. HRD atau rekrutmen bisa menilai bahwa Anda adalah seorang visioner.

  1. Target Pencapaian Karir

Cara ketiga adalah yakinkan HRD dengan perkataan yang bisa meningkatkan daya tariknya. Misalnya “ saya percaya bisa menduduki posisi staff produksi dalam waktu 1 bulan”.

Kemudian juga, cantumkan tujuan dalam jangka panjang untuk memastikan apakah benar benar serius atau tidak. Pihak rekrutmen juga selalu meninjau kembali atas jawaban yang Anda berikan tersebut. 

  1. Memberikan Contoh Keahlian 

Cara menulis tujuan karir yang terakhir adalah memberikan contoh keahlian dan bisa membantu perusahaan dalam mencapai target. Misalnya Anda sangat profesional dalam bidang instalasi kelistrikan dalam panel.

Tentunya pihak rekrutmen akan sangat membutuhkan orang yang memiliki kemampuan yang akan memberikan dampak positif pada perusahaan. Sehingga ada kemungkinan besar diterima dan lolos dalam seleksi pelamar kerja.

Bisa juga mencantumkan sertifikasi untuk memperkuat argumen yang Anda sampaikan tadi. Pastinya pihak rekrutmen tidak akan membiarkan Anda pergi begitu saja, alias pasti diterima.Bagi para pelamar kerja, jangan sampai patah semangat ketika gagal dalam proses tes. Semua permasalahan tersebut bisa diatasi dengan mengetahui dari pembahasan dari kami, yaitu cara menulis tujuan karir.

Bagikan Artikel: