10,000+ Loker Terbaru untuk Lulusan SD hingga S1

Cara Menulis Gaji yang Diharapkan Melalui Cover Letter

Salah satu cara menulis gaji yang diharapkan ialah dengan membuat cover letter tentu sangat menantang bagi para jobseeker. Tidak hanya menjelaskan siapa diri Anda dan tujuan untuk melamar pekerjaan dalam perusahaan.

Kadang, yang lebih sulit ialah saat perusahaan meminta kepada para pelamar untuk mencantumkan gaji yang diharapkan. Agar mempermudah membuat cover letter, Anda bisa langsung coba terapkan proses dan tata cara penulisan gaji pada cover letter di sini.

Meskipun hanya berisikan beberapa paragraf saja, menulis cover letter ini kadang memiliki tingkat kesulitan yang berbeda. Secara sederhananya, cover letter ini ialah sebuah alat yang membantu para pelamar memperkenalkan diri untuk kali pertamanya kepada perusahaan dengan cara lebih personal.

Tidak jauh berbeda dengan resume atau CV, cover letter ini dapat Anda tuliskan berdasarkan pengalaman beserta kemampuan yang Anda tawarkan pada posisi dalam perusahaan. Namun, isi dari cover letter ini cenderung lebih singkat dan padat sesuai kepribadian Anda.

Begini Cara Menulis Gaji yang Diharapkan pada Cover Letter

Membuat cover letter mesti dipertimbangkan dengan bijak sesuai persyaratan kerja dari perusahaan. Salah satunya ialah dengan menuliskan gaji yang diharapkan oleh para jobsekeer. Kadang ada muncul keraguan karena nilai gaji yang ditawarkan terlampau tinggi ataupun rendah.

Berbicara soal gaji tentu sangat sensitif, cara menulis gaji juga harus lebih spesifik bagi para jobseeker. Ada beberapa tahapan dalam proses penulisan yang Anda buat pada cover letter, dengan panduan berikut ini :

  1. Tulisan kisaran gaji, bukan angka yang pasti

Cara menulis gaji yang diharapkan pada cover letter ialah dengan Anda sebutkan kisaran angka yang diinginkan, bukan dalam jumlah nilai pasti. Sebelum Anda menerapkan cara ini, maka wajib riset dan cari tahu seputar gaji pada posisi yang sedang Anda lamar. Disini, Anda bisa langsung cari di internet ataupun forum diskusi karier.

Namun, satu hal yang pasti dan wajib Anda perhatikan ialah mayoritas perusahaan bakal memberikan penawaran nominal terendah dari kisaran yang sudah Anda buat sebelumnya. Pastikan pula, angka tersebut memberikan kompensasi yang sesuai pada bidang keilmuan dan keahlian yang Anda curahkan dalam pekerjaan tersebut.

  1. Tuliskan jika angka gaji dapat dinegosiasi

Salah satu cara menulis gaji yang diharapkan pada cover letter ialah dengan menyebutkannya serta Anda fleksibel pada penawaran dari perusahaan. Langsung saja Anda sebutkan besaran gaji yang masih bisa dinegosiasikan dan melihat sejumlah faktor, seperti keahlian serta kebutuhan perusahaan terhadap skills yang Anda tawarkan.

Akan tetapi, Anda mesti cari tahu terlebih dahulu besaran gaji yang sudah diberikan pada posisi dilamar sehingga saat melakukan negosiasi memperoleh kesepakatan dan memuaskan kedua belah pihak.

  1. Tidak perlu langsung dijawab

Kadang, situasi yang lebih baik bila Anda tidak langsung menyebutkan jumlah gaji yang diharapkan. Strategi satu ini dapat dicoba bila Anda sulit dapatkan informasi untuk nominal gaji yang sesuai dengan posisi dalam perusahaan. Di sisi lainnya, Anda tidak nyaman untuk menyebutkan jumlahnya.

Walaupun demikian adanya, kadang hal tersebut menjadi salah satu dari persyaratan dalam melamar. Anda bisa tunjukkan bahwa akan bersedia lebih fleksibel dalam membicarakan perihal gaji.

Seperti halnya dengan cara menulis gaji yang diharapkan, ‘’Saya masih belum mau membicarakan perihal gaji yang diharapkan. Tapi, tidak menutup kemungkinan untuk memberikannya pada waktu mendatang.’’

  1. Bisa sebutkan gaji secara spesifik

Sekarang Anda bisa perhatikan kembali bila persyaratan lamaran tersebut meminta para jobseeker menyebutkan langsung gaji dalam jumlah nominal tertentu. Maka, mau tidak mau ANda harus tetap menuliskannya. Bila tidak, maka Anda akan dilabeling sebagai seorang yang tidak mampu membaca aturan secara detail.

Dengan label tersebut bisa menghalangi Anda mendapatkan kesempatan wawancara dalam pekerjaan tersebut. Namun tidak perlu menuliskan gaji secara sembarangan dan harus dilakukan secara spesifik.

Cara menulis gaji yang diharapkan pada cover letter selama proses pelamaran pekerjaan kadang dibutuhkan agar Anda bisa memperoleh nominal gaji yang benar – benar sesuai dengan keahlian yang ditawarkan kepada perusahaan.

Bagikan Artikel: