10,000+ Loker Terbaru untuk Lulusan SD hingga S1

cara membuat portofolio untuk fresh graduate

Cara Membuat Portofolio untuk Fresh Graduate Harus Dicoba

Apakah Anda seorang fresh graduate sedang kebingungan menyusun portofolio? Maka Anda sebaiknya mengetahui terkait cara membuat portofolio untuk fresh graduate. Hal ini sangat penting untuk meng-upgrade ‘nilai jual’ Anda. 

Anda akan bersaing dengan banyak pelamar lain. Dan bisa saja mereka memiliki keahlian lebih mumpuni serta memiliki banyak pengalaman. Jangan sampai Anda tertinggal jauh dari mereka. 

Maka dari itu, Anda harus mengetahui cara mengupgrade ‘nilai jual’Anda, meskipun sebagai fresh graduate. Mulailah dengan membuat portofolio yang benar. Ikutilah ulasan selanjutnya. 

Cara Membuat Portofolio untuk Fresh Graduate yang Bisa Ditiru

Tidak sedikit fresh graduate yang ingin segera mendapatkan pekerjaan tetapi masih kebingungan untuk membuat portofolio yang menarik. Padahal, portofolio yang menarik merupakan modal dasar untuk mendapatkan pekerjaan. 

Sayangnya, masih banyak fresh graduate yang kebingungan dalam menyusun portofolio yang menarik. Hal tersebut dikarenakan, tidak adanya referensi yang dapat membantu mereka. 

Maka dari itu, melalui artikel ini kami akan memberikan informasi menarik dan sangat penting untuk mengetahui cara membuat portofolio untuk fresh graduate yang termudah. 

Karena bisa saja mereka telah mendapatkan referensi membuat portofolio yang menarik tetapi masih bingung untuk mencontohnya. Untungnya saat ini, Anda membaca artikel yang tepat. Kami informasikan cara mudah membuat portofolio itu: 

1. Awali dengan Membuat Daftar Isi

Langkah pertama yang harus dilakukan sebagai cara membuat portofolio untuk fresh graduate yang termudah, adalah dengan membuat daftar isi terlebih dahulu. 

Pastikan susunan daftar isi tersebut rapi dan mudah dibaca bila ingin mencari halaman yang diinginkan oleh tim recruitment. Hal ini merupakan nilai tambah di mata tim recruitment tersebut. 

2. Lengkapi dengan Data Pribadi

Portofolio akan lebih menarik dan mudah dipahami, apabila pada halaman awal dilengkapi dengan data pribadi lengkap. Agar pembaca mengetahui portofolio siapa yang sedang dibaca agar informasinya berhubungan. 

Data Pribadi tidak perlu terlalu lengkap karena portofolio hanya digunakan untuk menunjukkan hasil karya yang sesuai dengan keahliannya. Maka dari itu, cukup mengisinya dengan nama lengkap serta nomor kontak dan media untuk berkomunikasi. 

3. Menguraikan Skill Lebih Lengkap

Uraian skill atau keahlian telah dicantumkan pada CV. Namun, cara membuat portofolio untuk fresh graduate sebaiknya menjelaskannya dengan lebih luas dan lengkap.

Hal tersebut bertujuan agar tim recruitment yang diwakili oleh HRD memberikan nilai tambah untuk Anda. Walaupun Anda seorang fresh graduate tetapi portofolio Anda lebih ‘menjual’. 

Baca juga: Cara Meningkatkan Skill Komunikasi untuk Berkarir bagi Pekerja

4. Buatlah Daftar Kinerja Terbaik yang Pernah Dilakukan

HRD ingin mengetahui etos kerja serta loyalitas dan integritas pelamar, maka Pentingnya untuk membuat daftar kinerja terbaik yang pernah dilakukan. Misalnya, keberhasilan mengerjakan tugas di kampus. 

Karena seorang fresh graduate belum memiliki pengalaman kerja, maka daftar kinerja terbaik yang pernah dilakukan bisa dari aktivitasnya dalam berorganisasi. Akan lebih baik lagi apabila tugas dari dosen dengan nilai tertinggi. 

5. Sertakan Prestasi dan Keahlian yang Pernah Dimiliki

Pengalaman bekerja bukan segalanya. Meskipun Anda seorang fresh graduate, Anda bisa mengisi portofolio dengan pencapaian yang pernah dilakukan selama kuliah. Atau bisa juga saat praktik kerja. 

Pencapaian prestasi dan keahlian yang dimiliki biasanya diaplikasikan saat melakukan praktik kerja atau magang. Anda bisa menghubungi karyawan tempat Anda magang dan memberikan ulasan mengenai prestasi Anda. 

6. Selalu Fokus dan prioritaskan Hasil Karya Terbaik yang Pernah Dibuat

Pada dasarnya portofolio dibuat untuk mempresentasikan keahlian yang dimiliki dalam bentuk media berbeda. Maka dari itu tetap fokus hasil karya yang pernah dibuat. 

Ingat! Ini bukan karya tulis atau essay tugas kuliah. Ini adalah alat formatif untuk menjembatani Anda dengan pihak yang membutuhkan informasi terkait diri Anda untuk mendapatkan pekerjaan. 

7. Buatlah Portofolio Sederhana dan Mudah Dibaca

Meskipun kita ingin membuat portofolio yang menarik dan ‘menjual’ tetapi sebaiknya jangan terlalu berlebihan karena akan terlihat seakan mencari perhatian. Maka dari itu buatlah portofolio sederhana dan mudah dibaca. 

Jangan sampai hanya karena ingin terlihat profesional, menambahkan sesuatu di luar dari kapasitas kita. Dengan demikian, akan tereliminasi oleh pelamar lain yang tetap sederhana tetapi unggul dalam keahlian dan prestasi. 
Seorang fresh graduate tidak akan kesulitan mendapatkan pekerjaan jika mampu mengupgrade dirinya agar lebih berkualitas. Dengan demikian, pentingnya mengetahui cara membuat portofolio untuk fresh graduate

Bagikan Artikel: