Beli Kelas Dapat Sertifikat Skill, 3X Wawancara, & Template CV!

cara menjadi telemarketing yang baik

Inilah Cara Menjadi Telemarketing yang Baik dan Cepat

Cara menjadi telemarketing yang baik saat ini sebenarnya sangat praktis. Telemarketing merupakan salah satu cara promosi yang paling efektif selain memasang iklan di media sosial. Banyak orang menggunakan cara ini untuk memperluas bisnis.

Nantinya, strategi pemasaran bisa melalui telemarketing yang digunakan oleh beberapa perusahaan besar untuk menawarkan produknya. Penawaran melalui telemarketing memang lebih mudah diterima, karena sifatnya berbicara secara personal kepada konsumen.

Baca juga: Aturan baku customer service yang bisa di terapkan dalam profesi tersebut

Inilah Cara Menjadi Telemarketing yang Baik

Banyak orang yang beranggapan posisi Telemarketing termasuk pekerjaan mengganggu masyarakat. Hal ini karena tenaga pemasar biasanya melakukan penawaran terhadap suatu produk melalui media telepon. 

Bahkan, terkadang seorang telemarketing lebih terkesan memaksa pelanggan untuk bisa melakukan pembelian produk. Oleh sebab itu, tanggapan konsumen tidak selalu ramah terhadap para pekerja tersebut. 

Untuk itu telemarketing harus menggunakan beberapa cara agar tidak dianggap mengganggu dan dapat memasarkan produk dengan baik. Berikut ini sudah ada beberapa cara menjadi telemarketing yang baik.

1. Mengetahui produk dengan baik

Menurut GSA Marketing, sebelum meyakinkan orang lain, telemarketer harus bisa meyakinkan mengenai produknya dengan cara mengetahui manfaat dari produk yang ditawarkan. Dengan mempunyai product knowledge, seorang telemarketer akan lebih meyakinkan konsumen.

Tentu saja, knowledge produk termasuk salah satu komponen penting yang bisa dijadikan senjata dalam menawarkan produk atau jasa. Sehingga para konsumen akan lebih mudah tertarik dengan produk Anda.

2. Mampu menggali informasi sebelum menelpon

Cari tahulah informasi sebanyak-banyaknya terkait orang yang akan dihubungi. Cari tahu juga apa saja hobinya, kesukaannya, jumlah anaknya, atau hal lain yang bisa digunakan untuk melancarkan proses telemarketing.

3. Menyesuaikan naskah telemarketing 

Naskah telemarketing sering kali menjadi salah satu panduan untuk memulai sebuah panggilan, atau mempertahankan. Bahkan, mengakhiri percakapan dengan pelanggan. Dibandingkan dengan mengikuti skrip kata demi kata, Anda bisa menyelesaikannya dengan memvariasikan kata. 

Selain itu, perhatikan nada untuk membuat percakapan lebih personal. Selain itu, bisa menyimpan skrip di dekat Anda untuk mengingatkan tentang poin pembicaraan utama. Cara menjadi telemarketing yang baik ini harus lebih diperhatikan.

4. Berlatih agar terdengar lebih alami

Sama halnya keterampilan lain, latihan teratur penting sekali jika ingin terus berkembang. Anda bisa mencoba untuk melatih naskah sampai bisa terdengar santai dan alami di telepon. 

Untuk bisa mendapatkan beberapa latihan, maka wajib mencoba meminta teman agar membantu dengan bertindak sebagai pelanggan. Berlatih dengan orang lain bisa memperoleh pengalaman dalam menjawab pertanyaan atau menangani keberatan umum.

5. Mempertahankan sikap positif

Pelanggan bisa langsung merespons telemarketer dengan lebih baik, sikap positif dan nada suara optimis. Sehingga dapat membuat percakapan yang produktif menjadi lebih sering terjadi. 

Apabila Anda putus asa karena panggilan, dapat meluangkan waktu untuk berkumpul kembali sebelum menelepon klien potensial berikutnya. Anda bisa berjalan kaki singkat, makan siang lebih awal

Selain itu, melakukan sesi meditasi singkat agar membantu Anda rileks dan kembali ke telepon dengan sikap yang baru dan positif. Sehingga cara yang bisa diterapkan untuk menjadi telemarketing yang baik juga berjalan lancar.

6. Tetap tenang dan gunakan nada lembut

Cara menjadi telemarketing yang baik selanjutnya, bersikap tenang dan nada suara lembut. Hal ini agar bisa membantu Anda bersama calon pelanggan untuk membangun hubungan baik. 

Mengajukan pertanyaan seperti “Apa kabar Anda hari ini?” bisa memulai membangun hubungan. Selama percakapan Anda, harus mendengar masalah pelanggan sehingga bisa mencari solusi bersama. Pelanggan juga akan lebih nyaman dengan Anda saat menelpon.

7. Menunjukkan antusiasme pada pelanggan

Sebagai telemarketer, bertugas menciptakan hubungan dengan calon pelanggan. Jadi penting sekali menjawab pertanyaan umum pelanggan. 

Anda bisa mengajukan pertanyaan yang menunjukkan minat pada masalah pelanggan dan membantu menjaga percakapan agar tetap berjalan. Percakapan yang mengalir lebih menyenangkan, bertahan lama, serta menyediakan waktu untuk mempromosikan penjualan.

8. Belajar untuk meningkatkan keterampilan

Setiap telemarketer akan melewati kurva belajar selama berkarir. Telemarketer yang sukses bisa menggunakan penolakan untuk mengasah keterampilannya. Cara menjadi telemarketing yang baik, bisa catat dengan cermat keberatan, kekhawatiran, serta pertanyaan umum.

Sehingga bisa menanganinya lebih baik di panggilan selanjutnya. Pertimbangkan juga kursus pelatihan untuk meningkatkan keterampilan persuasif dan percakapan. Maka dari itu, pelajari secara lebih giat.

Karena ini nantinya akan menjadi sesuatu yang sangat membantu. Beberapa cara telemarketing diatas bisa Anda praktikkan sebagai pemula. Pada dasarnya, cara menjadi telemarketing yang baik bisa dilakukan dengan terus berlatih.

Bagikan Artikel: