perbedaan Google Spreadsheet dan Microsoft Excel

10 Perbedaan Google Spreadsheet dan Microsoft Excel

Mengetahui perbedaan Google Spreadsheet dan Microsoft Excel tentu dapat membuat para calon pengguna dapat mempertimbangkan bagaimana penggunaannya. Apakah sebuah aplikasi memang cocok terhadap kebutuhan pribadi atau harus menentukan opsi lainnya. Disini kami akan mengulas keduanya secara fair agar Anda bisa melihat sendiri dari berbagai sudut pandang. Berikut ini Perbedaan Google Spreadsheet dan Microsoft Excel, yuk simak!!!

Perbedaan Google Spreadsheet dan Microsoft Excel

Dilansir Support Google, berikut ini perbedaan google spreadsheet dan microsoft excel, yaitu :

1. Kolaborasi

Google Spreadsheet dirancang untuk kolaborasi online yang mudah. Beberapa pengguna dapat bekerja pada spreadsheet yang sama secara bersamaan dan melihat perubahan yang dilakukan oleh orang lain secara real-time.

Sedangkan, pengguna Excel biasanya menggunakan Microsoft 365 atau SharePoint. Meskipun Excel memiliki fitur kolaborasi, tidak sefleksibel Google Spreadsheet dalam hal kolaborasi online.

2. Berbagi

Anda dapat dengan mudah berbagi spreadsheet Google dengan orang lain melalui tautan berbagi. Anda dapat mengatur izin akses untuk pengguna yang berbeda.

Sedangkan, Excel juga memungkinkan berbagi file, tetapi pengguna mungkin perlu menggunakan Microsoft 365 atau SharePoint untuk berbagi dan mengelola akses dengan sebaik-baiknya.

3. Penyimpanan Otomatis

Spreadsheet Google disimpan secara otomatis di Google Drive saat Anda bekerja. Anda tidak perlu khawatir kehilangan pekerjaan karena tidak menyimpan file.

Sedangkan, Anda perlu secara manual menyimpan perubahan di Excel, meskipun Anda dapat mengonfigurasi pengaturan otomatis.



4. Mengelola versi Histori

Google Spreadsheet memiliki fitur “Versi Histori” yang memungkinkan Anda melihat riwayat perubahan pada spreadsheet dan mengembalikan ke versi sebelumnya jika diperlukan.

Sedangkan, Excel juga memiliki fitur penyimpanan versi, tetapi ini dapat bergantung pada pengaturan penyimpanan dan biasanya tidak sefleksibel Google Spreadsheet.

5. Penambahan Formula

Google Spreadsheet memiliki sejumlah rumus dan fungsi yang kuat, serupa dengan Excel, yang memungkinkan Anda melakukan perhitungan kompleks.

Sedangkan, Excel memiliki berbagai rumus dan fungsi yang kuat yang telah dikenal dan digunakan oleh pengguna selama bertahun-tahun.

Aplikasi Produktivitas Diskon Hingga 95%

6. Perekaman Makro

Google Spreadsheet merekam makro atau menggunakan Google Apps Script. Sedangkan, Excel merekam makro atau menggunakan VBE.

7. Membuat Filter

Google Spreadsheet memiliki fitur filter yang memungkinkan Anda menyaring dan mengurutkan data dengan mudah. Sedangkan, Excel selain dapat membuat filter namun juga terdapat tampilan filter.

8. Memasukkan Tabel Pivot

Google Spreadsheet memiliki tabel pivot yang kuat untuk analisis data yang kompleks. Sedangkan, Excel memiliki memiliki fitur “Tabel Dinamis” yang serupa dengan tabel pivot di Excel, meskipun mungkin dengan fungsionalitas yang sedikit berbeda.



9. Membuat Diagram

Anda dapat membuat diagram dan grafik dengan mudah di Google Spreadsheet secara manual.

Sedangkan, Excel dapat membuat diagram secara manual atau otomatis dengan fitur Pelajari.

10. Penyetelan Nontifikasi

Anda dapat mengatur notifikasi dan pemberitahuan untuk kolaborator dalam Google Spreadsheet yaitu dengan menyetel notifikasi di OneDrive.

Sedangkan, Excel dalam Microsoft juga mendukung pemberitahuan, tetapi pengaturannya mungkin berbeda yaitu di menu app manual laptop atau komputer.

Baca juga: Cara download feed instagram


Cek Lowongan Kerja Paling Sesuai Untuk Anda di Pintarnya

Cek lowongan kerja yang paling sesuai dengan kualifikasi Anda sekarang juga di Pintarnya. Terdapat ribuan lowongan kerja di Pintarnya mulai dari lowongan kerja untuk lulusan SD, SMP, SMA & SMK hingga lowongan kerja untuk kerja sampingan atau freelance.

Download dan Lamar Kerja di Pintarnya dengan Cara:

1. Cari dan Pilih Pekerjaan yang Paling Sesuai
2. Klik Tombol "Lamar"
3. Pastikan CV Yang Anda Miliki Sudah Direview Kembali
4. Anda juga bisa memperbaharui CV dengan Klik tombol "Review CV dulu"
5. Buat Perekrut/HRD Lebih Tertarik dengan Menjawab Beberapa Pertanyaan
6. Jika Sudah, Lamaran Pekerjaanmu Telah Berhasil dikirimkan ke Rekruter
7. Pantau terus status lamaran pekerjaanmu untuk informasi Selanjutnya

Mudah bukan? Lamar di Pintarnya Sekarang!