10,000+ Loker Terbaru untuk Lulusan SD hingga S1

Cara Negosiasi Gaji Saat Interview yang Perlu Dilakukan Pelamar

Bagi para pelamar yang fresh graduate, perlu tahu cara negosiasi gaji saat interview. Hal ini penting untuk diketahui, sebab HRD menilai dan mempertimbangkan diterima atau tidaknya Anda dari jawabannya nanti.

Hati-hati, pertanyaan permintaan gaji yang diangsurkan oleh pewawancara, juga menjadi pertanyaan jebakan. Salah menjawab, pihak perusahaan juga bisa mencoret daftar nama Anda sebagai pelamar yang akan diterima.

Kali ini, kami akan memberitahu kepada Anda, tentang bagaimana cara negosiasi gaji pada saat interview. Apa yang harus dilakukan, serta bagaimana jawaban paling tepat untuk dipersiapkan nanti.

7 Cara Negosiasi Gaji Saat Interview dengan Benar

Salah satu tujuan mencari pekerjaan yaitu mendapatkan pemasukan. Jika beruntung, pasti menginginkan gaji yang bernilai tinggi.

Jika ingin demikian, hal yang harus Anda lakukan adalah mempelajari bagaimana cara negosiasi gaji saat interview. Mungkin terdengar biasa dan sangat klise, tapi ada kemungkinan harapan bergaji besar, akan Anda dapatkan saat negosiasi ketika interview.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dan sering terjadi di lapangan, rata-rata orang mendapatkan gaji 25% lebih tinggi, ketika mereka bernegosiasi saat melakukan interview.

Hal itulah mengapa saat ditanyakan berapa gaji yang diinginkan, jangan asal menjawab. Apalagi ketika Anda seorang fresh graduate, perlu mempelajari lebih dalam.

Dari jawaban yang Anda lontarkan dalam meminta gaji, itu juga bisa menjadi nilai tambah, serta pertimbangan HRD untuk menerima Anda sebagai bagian perusahaannya.

Kami memiliki 7 cara negosiasi gaji saat interview yang bisa Anda lakukan, agar dapat menjawab dengan tepat :

  1. Lakukan Riset

Melakukan riset tidak hanya mengetahui profil perusahaan yang akan Anda masuki, atau mengenai posisi lowongan. Tapi juga berkaitan tentang gaji.

Jika ingin tahu cara negosiasi gaji saat interview dengan benar, inilah yang harus dilakukan riset :

  1. Gaji rata-rata dari posisi yang akan Anda masuki sekarang itu berapa.
  2. Kemudian perhatikan UMK dari daerah perusahaan yang Anda tuju.
  3. Hindari Menyampaikan Nilai Gaji Sebelum Ditanyakan

Atur cara penyampaian Anda ketika sedang di interview. Jangan sampai menyebutkan gaji, padahal belum ditanyakan. Itu bisa menjadi nilai minus dari HRD.

Tapi ketika Anda melakukan interview pertama dan malah menyebutkan nominal gaji sebelum ditanya, diskusikan dan gunakan kata-kata yang tepat.

  1. Perlu Menunjukkan Kemampuan dan Value Diri

Tunjukkan bagaimana kemampuanmu dalam bekerja. Saat bernegosiasi, fokus pada pencapaian yang telah Anda lakukan, dan hal itu harus menjadi dasar negosiasi gaji.

Agar negosiasi berhasil, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika ingin negosiasi gaji dengan menunjukkan kemampuan serta value :

  1. Jelaskan mengenai kompetensi, pencapaian, hingga pengalaman yang Anda miliki.
  2. Jika masih fresh graduate, ceritakan pengalaman magang, organisasi, hingga prestasi yang didapat selama kuliah.
  3. Jangan pernah menceritakan masalah pribadi. Karena cara negosiasi gaji saat interview sangat salah.
  4. Perlu Memilih Kisaran Gaji Bernilai Tinggi

Bagaimana jika HRD menyuruh Anda untuk menyebutkan nominal gaji yang diinginkan? Mungkin situasi ini membuat Anda bingung dan ragu, apalagi jika baru lulus.

Merasa belum memiliki pengalaman, sehingga enggan meminta gaji besar. Itulah pentingnya riset. Jika telah riset, maka Anda tahu kisaran gaji yang mungkin Anda dapatkan jika berhasil lulus.

  1. Hindari Menerima Tawaran Pertama

Terdapat situasi ketika HRD langsung melontarkan penawaran gaji yang Anda dapatkan nanti. Situasi ini jangan membuat Anda bingung.

Ada baiknya, meminta waktu satu hari untuk memikirkan bersama keluarga. Rangkaikan kalimat yang tepat untuk merespon hal tersebut.

Jika Anda menyampaikan tanggapan dengan baik, HRD pasti mau memberikan waktu untuk berdiskusi dan memikirkan keputusan terbaik.

  1. Sesuaikan dengan Gaji Terakhir Anda 

Jika Anda sudah pernah bekerja sebelumnya, sesuaikan saja dengan gaji sebelunya. Sebutkan kisaran saja, jangan nominal pasti.

Jangan lupa, lakukan penawaran gaji yang lebih tinggi karena Anda merasa kemampuan dan value sesuai dengan level perusahaan itu.

  1. Percaya Diri

Jangan lupa setiap bernegosiasi, lakukan dengan percaya diri. Tunjukkan kemampuan dan pengalaman kepada mereka. Namun, jangan terlalu arogan, bertindaklah secara profesional.

Setelah ini, jika ada undangan untuk interview, latihan dulu di cermin agar membangun rasa percaya diri dengan baik. Ingatlah bahwa cara negosiasi gaji saat interview yang berhasil, menentukan penghasilanmu tiap bulan setelah menjadi karyawan tetap.

Bagikan Artikel: