10,000+ Loker Terbaru untuk Lulusan SD hingga S1

Cara Lolos Interview Kerja, Penting Diketahui!

Wajib untuk Anda ketahui terkait cara lolos interview kerja agar berkas lamaran tidak menjadi sia-sia. Karena salah satu langkah pentung dalam melamar kerja adalah saat menjalani tes wawancara.

Tentu menjadi sebuah kebahagian tersendiri ketika seorang pelamar mendapat panggilan wawancara kerja. Namun, kendala selanjutnya adalah bagaimana agar bisa lolos ke tahap berikutnya.

Seorang pelamar harus mempresentasikan diri dengan baik ketika melakukan wawancara dengan HDR perusahaan. Presentasi mencakup semua hal, mulai dari perkataan sampai penampilan seseorang.

Beberapa Cara Lolos Interview Kerja

Seorang pelamar harus bisa tampil meyakinkan, terlihat profesional sehingga dapat memikat pihak HRD untuk diterima bekerja. Berikut beberapa tips agar Anda lolos wawancara kerja.

  1. Mengetahui Terkait Perusahaan Serta Posisi yang Dilamar

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah memahami posisi serta latar belakang perusahaan terkait lamaran tersebut. Caranya adalah melakukan riset terlebih dahulu sebelum waktu wawancara berlangsung.

Kenali industri dan latar belakang perusahaan melalui situ web resi mereka. Bagian lowongan yang dilamar bisa dicari melalui sumber lowongan pekerjaan tersebut.

Biasanya platform lowongan juga mencantumkan deskripsi terkait perusahaan serta syarat untuk lowongan kerja tersebut. Ketika interview, pewawancara seringkali menanyakan apa yang pelamar ketahui tentang perusahaan.

Jadi, pastikan untuk mengenal perusahaan tersebut yang dilamar sebelum memasuki tahapan wawancara. Hal ini menjadi suatu cara lolos interview kerja untuk ke tahap selanjutnya.

  1. Mempersiapkan Jawaban ketika Wawancara

Pada umumnya, saat wawancara kerja HRD akan memberikan beberapa pertanyaan terkait kandidat pelamar. Pertanyaan biasanya diberikan, misalnya “Apa saja kekurangan atau kelebihan diri Anda?”.

Jadi, pastikan Anda telah mempersiapkan jawaban yang sesuai dengan pertanyaan. Salah satu metode untuk berlatih ialah menulis jawaban tersebut pada selembar kertas.

Coba menghafalnya dengan intonasi sagar tidak terdengan kaku. Persiapan ini bisa membantu Anda untuk lebih percaya diri dalam menjawab berbagai pertanyaan.

  1. Gunakan Gaya Bicara dan Gerak Tubuh yang Sopan 

Cara lolos interview kerja dengan memperhatikan gaya berbicara, pilihan kata dan bahasa tubuh merupakan faktor yang sering dilupakan pelamar dalam sebuah wawancara. 

Padahal, hal-hal tersebut bisa menggambarkan kemampuan pelamar dalam berkomunikasi dengan rekan kerja di kantor. Hindari menggunakan cara berbicara kasar dan menggunakan nada bernada tinggi saat menjawab.

Sesuaikan juga gaya berbicara dengan konteks wawancara. Sebagian besar perusahaan memiliki budaya sangat formal. Di sisi lain, perusahaan startup cenderung lebih santai.

Juga, berhati-hatilah untuk tidak menggunakan gestur yang berkonotasi negatif saat wawancara, seperti menunjuk, menyilangkan kaki, atau menyilangkan tangan di depan dada.

  1. Mempersiapkan Pertanyaan untuk Perekrut

Selain mengenal kandidat, fase wawancara juga menawarkan kesempatan untuk mengetahui lebih banyak tentang perusahaan dan posisi yang dilamar. Ini menjadi suatu cara lolos interview kerja.

Jika Anda memiliki kesempatan untuk mengajukan pertanyaan, pastikan Anda bersemangat untuk bergabung dengan perusahaan dengan mengajukan pertanyaan berkualitas.

Tidak bertanya untuk memberikan kesan pasif dan tidak tertarik untuk bergabung. Jadi jangan sungkan bertanya yang ingin diketahui karena bisa menjadi nilai plus bagi Anda saat wawancara.

  1. Siapkan Dokumen Sesuai Kebutuhan

Meski dokumen digital banyak digunakan, bukan berarti tidak memerlukan dokumen cetak. Pastikan Anda membawa salinan dokumen yang diperlukan seperti CV, surat lamaran, referensi pekerjaan, dan sebagainya.

Cara lolos interview kerja jika Anda adalah lulusan baru tanpa pengalaman, pastikan juga untuk membawa fotokopi ijazah, sertifikat dan transkrip jika relevan dengan posisi yang Anda lamar. 

Jika sudah mendapatkan pengalaman, siapkan juga dokumen pendukung seperti portofolio, sertifikat atau surat rekomendasi. Hal ini akan memudahkan Anda saat dimintai berkas pendukung lainnya.

6. Berikan Nilai Jual yang Jelas

Wawancara adalah kesempatan untuk “menjual” keterampilan dan kemampuan Anda kepada perusahaan. Di antara ratusan bahkan ribuan pelamar, Anda harus memiliki proposisi penjualan unik yang tidak dimiliki pelamar lain.

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan guna meningkatkan nilai di mata perekrut. Salah satunya adalah menyesuaikan pengenalan diri dengan menyebutkan skill sesuai dengan persyaratan lowongan pekerjaan.

Misalnya, jika perusahaan membutuhkan karyawan yang mahir dalam Microsoft Excel, Anda harus menyebutkan ini dalam sesi awal perkenalan wawancara.Selain itu, Anda juga bisa mempersiapkan pencapaian yang terukur secara kuantitatif di pekerjaan sebelumnya. Pastikan juga menjelaskan secara rinci konteks pekerjaan sebelumnya sehingga cara lolos interview kerja ini berhasil.

Bagikan Artikel: