10,000+ Loker Terbaru untuk Lulusan SD hingga S1

perbedaan gaji pokok, gaji kotor dan thp

Perbedaan Gaji Pokok, Gaji Kotor dan THP! Berikut Lengkapnya

Untuk Anda para pekerja, kenali perbedaan gaji pokok, gaji kotor dan THP berikut ini. Semua pihak baik pihak pekerja maupun pihak yang merekrut pekerjaan harus mengetahui perbedaan di antara ketiganya.

Terutama bagi Anda yang masih fresh graduate dan sedang mencari pekerjaan kontrak ataupun tetap dari perusahaan lama atau perusahaan baru.

Hal ini pastinya karena upah merupakan komponen paling penting di dalam industri pekerjaan, setiap pekerjaan yang dilakukan perlu adanya hak yang harus dibayarkan yaitu upah atau gaji.

Untuk menghindari kekeliruan dalam proses penggajian, setiap perusahaan membutuhkan cara menghitung take home pay yang benar dan akurat. Berikut ini penjelasan mengenai perbedaan gaji pokok, gaji kotor dan THP!

Pengertian Gaji Pokok, Gaji Kotor dan THP

Sebelum kita masuk ke dalam pembahasan perbedaan gaji pokok, gaji kotor serta THP, berikut ini penjelasan pengertiannya terlebih dahulu. Tujuannya adalah agar Anda bisa lebih paham betul terkait perbedaan gaji pokok, gaji kotor dan THP.

Baca juga: Cara Menghitung Gaji Prorata Harus dengan Kalkulasi Tepat

Apa Itu Gaji Pokok?

Pendapatan pokok merupakan komponen utama dari penghasilan yang diterima oleh seorang karyawan setiap bulannya. Anda harus paham betul bahwa upah pokok bukanlah pendapatan bersih yang didapatkan oleh seorang karyawan per bulan karena adanya nominal penambahan serta pengurangan dalam proses perhitungannya.

Jumlah yang didapatkan berdasarkan nominal upah pokok berbeda-beda tergantung dari jenis pekerjaan ataupun posisi setiap karyawan. Tetapi nominal upah pokok akan selalu sama setiap bulannya dan jumlahnya tertera pada kontrak kerja.

Kalau Anda masih bingung, pendapatan pokok ini adalah upah yang ditanyakan ketika Anda diwawancara oleh pihak HRD.

Apa Itu Gaji Kotor?

Gaji kotor merupakan total dari upah pokok ditambah bonus ditambah uang lembur dan ditambah seluruh tunjangan yang belum dipotong.

Pemotongan tunjangan yang dimaksud di sini adalah berdasarkan jenis pajak yang sudah diatur oleh Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 36 tahun 2021 tentang pengupahan pasal 7 ayat 2.

Dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa upah pokok itu paling sedikit 75% dari upah pokok dan tunjangan tetap. Jadi, komponen yang ada di dalam perhitungan pendapatan kotor diantaranya adalah berikut ini:

  • Upah pokok
  • Tunjangan kesehatan
  • Bonus
  • Tunjangan pendidikan
  • Uang lembur
  • Tunjangan keluarga
  • Uang tunjangan pensiun
  • Tunjangan hunian

Apa Itu Take Home Pay atau THP?

Take home pay merupakan pembayaran utuh yang diterima setiap karyawan yang bekerja di dalam perusahaan setelah menambahkan pendapatan rutin ataupun insidentil yang merupakan hak dari karyawan itu sendiri.

Tentunya take home pay juga sudah dikurangi dengan hal-hal wajib yang perlu dibayarkan oleh pihak perusahaan berdasarkan peraturan pemerintah. Take home pay tidak sama dengan pendapatan rutin biasa atau pendapatan pokok.

Karena pendapatan ini sudah dikurangi pajak, tunjangan-tunjangan wajib, dan benefit lainnya terkait pekerjaan karyawan tersebut setiap bulan.

Perbedaan Gaji Pokok, Gaji Kotor dan THP

Yang membedakan di antara perbedaan gaji pokok, gaji kotor dan THP adalah sebagai berikut:

1. Pengertian

Gaji pokok adalah bagian dari komponen pendapatan yang diterima setiap bulan yang jumlahnya dikurangi komponen pemotongan upah lainnya seperti iuran BPJS, pinjaman karyawan, asuransi kesehatan, dan lain-lain.

Sedangkan gaji kotor merupakan penggabungan dari upah pokok, bonus, uang lembur, dan semua tunjangan yang belum dikurangi oleh jenis potongan apapun.

Lalu, take home pay adalah komponen pembayaran yang di dalamnya sudah termasuk pendapatan rutin atau pokok, pendapatan insidental, dan komponen pemotongan lainnya. Sehingga dengan pengertian masing-masing bisa disimpulkan perbedaan gaji pokok, gaji kotor dan THP.

2. Jumlah

Perbedaan gaji pokok, gaji kotor dan THP berdasarkan jumlah take home pay atau gaji bersih lebih kecil daripada pendapatan pokok karena sudah adanya penambahan dalam penghitungan upah kotor yang kemudian dikurangi dalam perhitungan upah bersih.

3. Perhitungan

Gaji pokok = upah pokok yang sudah disepakati pada perjanjian kerja di awal dan belum dikurangi komponen pemotongan upah lainnya, jadi nominalnya masih utuh.

Gaji kotor = gaji pokok + upah lembur + bonus + tunjangan lainnya

Gaji bersih = gaji kotor – semua jenis potongan seperti pajak, BPJS, asuransi wajib, benefit, dan lain-lain.

Perbedaan gaji pokok, gaji kotor dan THP sangat mudah dikenali jika teman-teman pekerja paham betul paycheck atau slip pembayaran upah yang diberikan oleh pihak HR perusahaan setiap bulannya.

Bagikan Artikel: