10,000+ Loker Terbaru untuk Lulusan SD hingga S1

black and silver calculator beside silver coins

Cara Menghitung Gaji Bersih Setelah Pajak dengan Mudah

Bukan menjadi rahasia umum lagi kalau masih banyak orang yang belum mengetahui cara menghitung gaji bersih setelah pajak. Padahal hal tersebut cukup penting untuk diketahui oleh karyawan maupun pemilik perusahaan agar tidak ada salah perhitungan.

Tentunya Anda tidak ingin uang penghasilan terpotong namun tidak jelas untuk apa bukan? Oleh sebab itu, dalam kesempatan kali ini kami akan membahas bagaimana cara untuk menghitung gaji atau upah bersih setelah dikenakan pajak.

Seperti kita ketahui setiap perusahaan pastinya memiliki prosedur pajaknya masing-masing. Beberapa di antara pajak yang diterapkan oleh perusahaan yaitu pajak penghasilan, dana pensiun, jaminan sosial dan kesehatan serta iuran pokok karyawan lainnya.

Gaji juga merupakan upah yang didapatkan oleh karyawan atas apa yang telah mereka kerjakan selama sebulan terakhir. Jumlahnya juga bisa bermacam-macam sesuai dengan jabatan dan juga kontrak di awal Anda masuk ke suatu kantor.

Pemberian penghasilan juga disesuaikan dengan status Anda ketika sedang bekerja di perusahaan tersebut. Misalnya saja jika belum menikah, maka Anda tidak akan mendapatkan tunjangan suami atau istri yang besarnya bisa mencapai 10% persen dari penghasilan pokok.

Walaupun sebagai karyawan, Anda juga perlu mengetahui caranya untuk menghitung gaji bersih setelah pajakdengan mudah agar tidak terjadi salah perhitungan antara Anda dan juga pihak kantor maupun perusahaan tempat Anda bekerja.

Cara Menghitung Gaji Bersih Setelah Pajak

Seperti sudah dijelaskan sedikit sebelumnya, gaji bersih yang diterima oleh karyawan adalah total pendapatan kotor dikurangi berbagai biaya seperti misalnya penghasilan, dana pensiun, jaminan sosial dan kesehatan serta iuran pokok karyawan lainnya.

Namun, besar kecilnya penghasilan juga dipengaruhi oleh pendapatan insidental dari uang lembur maupun bonus dari perusahaan tempat Anda bekerja. Pemotongan gaji kotor untuk pembayaran berbagai pajak perusahaan ini juga nantinya Anda sendiri yang akan merasakannya.

Misalnya saja dana pensiun, jaminan sosial dan kesehatan yang merupakan proteksi untuk masa depan. selain itu, ada juga komponen yang dipertimbangkan dalam cara menghitung gaji bersih setelah pajak, diantaranya adalah penghasilan pokok, potongan, tunjangan, dan juga uang lembur.

Ke empat komponen tersebut nantinya yang dijadikan sebuah perusahaan ketika akan memberikan gaji bersih kepada para karyawannya. Di bawah ini rumus yang bisa Anda pakai dalam menghitung gaji bersih karyawan setelah dipotong berapa pajak kantor.

Gaji bersih = (pendapatan rutin + pendapatan insidental) – (potongan gaji)

Pendapatan rutin yang dimaksud adalah gaji pokok Anda sebelum terkena potongan oleh beberapa pajak dari perusahaan tempat Anda bekerja. Kemudian, pendapatan insidental merupakan tambahan upah yang datang dari hasil lembur maupun bonus dari kantor.

Sedangkan, potongan penghasilan yang dimaksud dalam pembahasan cara menghitung gaji bersih setelah pajak ini adalah ketentuan pajak yang dimiliki perusahaan. Mulai dari iuran BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan, dana pensiun, PPh, dan lain sebagainya.

Manfaat Mengetahui Perhitungan Gaji Bersih

Anda tidak perlu khawatir, sebab pemotongan penghasilan yang dilakukan perusahaan tidak akan merugikan karena jumlahnya hanya beberapa persen saja. Justru Anda yang akan diuntungkan karena mendapatkan dana pensiun maupun asuransi kesehatan.

Bukan hanya itu saja, ada banyak manfaat lain yang bisa Anda dapatkan jika mengetahui cara menghitung gaji bersih setelah pajak, di antaranya adalah:

  1. Memenuhi kebutuhan hidup
    Tentunya tujuan utama Anda bekerja adalah untuk memenuhi kebutuhan hidup. Maka dari itu Anda bisa mengalokasikan 50% dari penghasilan untuk biaya hidup pokok mulai dari sandang, pangan, dan juga papan.
  2. Menabung
    Usahakan juga untuk tetap menyisihkan 20% dari penghasilan Anda ke dalam rekening atau ditabung. Dengan begitu Anda bisa memiliki cadangan uang jika sewaktu-waktu terjadi sebuah musibah maupun hal tidak terduga lainnya.
  3. Berinvestasi
    Selain menabung, Anda juga perlu menyisihkan uang untuk berinvestasi demi masa depan yang cerah. Sebab, kita semua tahu pastinya tidak akan selamanya bekerja disuatu perusahaan, dengan berinvestasi Anda bisa mencapai keamanan finansial di masa depan.

Kemudian Anda juga akan mendapatkan perlindungan terbaik, karena potongan penghasilan yang dilakukan perusahaan biasanya digunakan untuk membayarkan asuransi kesehatan, maupun kecelakaan kerja.

Dengan mengetahui cara menghitung gaji bersih setelah pajak ini Anda juga bisa terhindar dari kecurangan yang dilakukan oleh oknum perusahaan.

Bagikan Artikel: