Cara Minta Naik Gaji Secara Pintar Agar di ACC

Ketika muncul niatan untuk meminta kenaikan gaji, harusnya Anda tahu cara minta naik gaji secara pintar. Tujuannya tidak lain agar di ACC oleh atasan. Tapi tentu kebanyakan dari Anda dilema.

Semacam perasaan mau melakukannya tapi takut, sebab muncul rasa takut bila atasan menolak serta mengubah pandangan mereka. Hal ini jelas menghantui banyak pegawai yang menginginkannya dan bisa berakibat fatal padanya.

Mungkin buat banyak pegawai alami penurunan kinerja dan malah membuat atasan memberikan peringatan. Jadi jangan sampai terjadi hal semacam itu, sebab kami memiliki beberapa langkah jitu.

Sebenarnya Anda bisa melakukan ini tanpa perlu merasa ragu dan takut. Sebab sudah menjadi hak dari pekerja sendiri, di mana ketika sudah melakukan pekerjaan dengan baik dalam beberapa periode lamanya.

Ada hak yang didapatkan yakni berupa kenaikan gaji, sehingga ketika merasa berhak mendapatkannya. Pekerja hanya perlu menggunakan cara minta naik gaji secara pintar tentu beretika. Demi dapatkan ACC dari atasan.

Menurut Indeed, sejauh mana kenaikan gaji Anda setiap waktu tergantung pada banyak faktor seperti kinerja Anda di tahun lalu, jumlah tahun layanan yang Anda tawarkan dan kinerja perusahaan secara keseluruhan.

Berikut ini cara minta naik gaji agar di ACC atasan yaitu :

1. Berikan Alasan Yang Jelas

Naik gaji merupakan aspirasi umum bagi banyak pekerja yang ingin dihargai atas kontribusi dan kinerja mereka. Berikut adalah beberapa alasan yang jelas mengapa seseorang bisa mempertimbangkan atau berargumentasi untuk mendapatkan kenaikan gaji:

1. Kinerja yang Unggul

Jika Anda telah menunjukkan kinerja yang luar biasa dan telah mencapai atau bahkan melebihi target yang ditetapkan, Anda memiliki argumen kuat untuk mendapatkan kenaikan gaji. Prestasi dan hasil kerja yang signifikan adalah alasan utama untuk meminta penghargaan finansial yang lebih tinggi.

2. Penambahan Tanggung Jawab

Jika dalam periode tertentu Anda telah ditugaskan untuk tanggung jawab baru atau proyek yang lebih besar dan kompleks, ini dapat menjadi dasar untuk meminta gaji yang lebih tinggi. Penambahan tanggung jawab biasanya berhubungan dengan kenaikan nilai Anda dalam organisasi.

3. Peningkatan Produktivitas

Jika Anda telah berhasil meningkatkan produktivitas Anda secara signifikan, misalnya dengan menghemat waktu atau sumber daya perusahaan, ini bisa menjadi alasan kuat untuk meminta kenaikan gaji. Produktivitas yang lebih tinggi sering kali berkontribusi pada hasil yang lebih baik bagi perusahaan.



4. Perkembangan Keterampilan

 Jika Anda telah mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan keterampilan Anda, seperti menghadiri pelatihan atau mengikuti kursus yang relevan dengan pekerjaan Anda, Anda bisa mengemukakan bahwa kenaikan gaji akan mencerminkan investasi Anda dalam perkembangan diri.

5. Kontribusi kepada Tim atau Proyek

Jika Anda telah berkontribusi secara nyata kepada tim atau proyek yang berhasil, dan kontribusi Anda memainkan peran penting dalam kesuksesan tersebut, ini bisa dijadikan alasan kuat untuk meminta imbalan finansial yang lebih baik.

6. Pertumbuhan Pasar

Jika Anda merasa bahwa gaji Anda tidak lagi sebanding dengan rata-rata gaji dalam industri atau perusahaan, Anda bisa membawa argumen ini. Mengacu pada data pasar untuk mendukung permintaan Anda dapat membantu.

7. Waktu Berlalu

 Jika Anda telah bekerja untuk perusahaan selama beberapa tahun tanpa mendapatkan kenaikan gaji yang signifikan, Anda bisa mempertimbangkan waktu yang sudah berlalu sebagai alasan untuk meminta kenaikan gaji.

Baca Juga : Ciri-ciri Akan Naik Gaji dan Cara Mendapatkannya

2. Jangan Lupa Ucapkan Terimakasih

Biasanya atasan akan menanyakan banyak hal mengenai hal tersebut, ada juga yang sampai menjelaskan bahwa kebijakan perusahaan seperti ini. Banyak yang dijelaskan dan Anda akan mendapatkan tekanan dari sana.

Tapi tidak usah kawatir karena jika kinerja memang sudah mumpuni, atasan hanya menguji mental Anda untuk layak mendapatkan penghargaan lebih baik. Bahkan mungkin bila beruntung akan dapat promosi.

Sehingga berikan bahasa yang lembut dan santun demi membuat luluh atasan. Ketika sudah dapat ACC langsung, jangan lupa ucapkan terima kasih. Bahkan ketika harus menunggu jangan lupa ucapkan itu.

Sebab arti ucapan tersebut cukup dalam, bukan hanya sekedar menyampaikan rasa terima kasih. Tetapi juga menunjukkan bahwa Anda memang pegawai teladan. Bahkan urusan cara minta naik gaji juga diperhatikan secara profesional.

Baca Juga : Berapa Lama Idealnya Karyawan Minta Naik Gaji? Wajib Tahu



3. Sebutkan nominal secara tepat

Nominal kenaikan gaji harus rasional dan dapat dijustifikasi berdasarkan pencapaian dan kontribusi Anda. Jika Anda merasa ragu, Anda dapat melakukan diskusi terbuka dan jujur dengan atasan atau HR mengenai ekspektasi Anda dan melihat bagaimana mereka merespons.

Tentukan nominal kenaikan gaji yang tepat bisa menjadi hal yang rumit dan sangat tergantung pada berbagai faktor, termasuk industri, lokasi, perusahaan, tanggung jawab, pengalaman, kinerja, dan banyak faktor lainnya. Berikut beberapa pertimbangan yang dapat membantu Anda menentukan nominal kenaikan gaji yang wajar:

1. Riset Pasar

Cari tahu apa rata-rata gaji untuk posisi yang sama di industri Anda di wilayah Anda. Ini bisa memberikan gambaran tentang berapa gaji yang umumnya diterima oleh mereka dalam posisi yang sejenis.

2. Kinerja

Pertimbangkan seberapa baik kinerja Anda selama periode waktu tertentu. Jika Anda telah mencapai atau melebihi target, kenaikan gaji yang lebih besar mungkin lebih beralasan.

3. Tanggung Jawab

Jika Anda telah ditugaskan dengan tanggung jawab baru atau lebih besar, ini dapat menjadi dasar untuk meminta kenaikan gaji yang sepadan.

4. Pengalaman

Tingkat pengalaman Anda juga penting. Biasanya, semakin tinggi tingkat pengalaman Anda, semakin tinggi juga ekspektasi Anda terhadap kenaikan gaji.

5. Pasar Kerja

Jika Anda merasa bahwa tawaran gaji saat ini tidak sebanding dengan tawaran di pasar kerja, Anda bisa mencari data tentang gaji rata-rata untuk posisi sejenis dan wilayah yang sama.

6. Bicarakan dengan Rekan Kerja

Jika Anda merasa nyaman melakukannya, Anda bisa berbicara dengan rekan kerja yang memiliki tanggung jawab atau pengalaman serupa untuk mendapatkan gambaran tentang kenaikan gaji yang wajar.

7. Bicarakan dengan HR atau Manajer Anda

ika Anda merasa sudah waktunya untuk mendapatkan kenaikan gaji, bicarakan dengan HR atau atasan Anda secara terbuka. Mereka mungkin memiliki pandangan yang lebih jelas tentang proses kenaikan gaji di perusahaan.

Baca Juga : Apa Itu Surat Permohonan Kenaikan Gaji?

4. Informasikan bahwa diri Anda akan ‘dibajak’ oleh perusahaan kompetitor

Anda dapat memberikan informasi kepada perusahaan bahwa karena diri anda berharga sehingga dapat dengan mudah untuk berkontribusi dengan perusahaan kompetitor.

Buat penjelasan dengan baik bahwa diri anda memang sangat dibutuhkan pada bidang terkait hingga bahkan kompetitor juga merasa diri Anda merupakan SDM yang berkualitas tinggi.


Cek Lowongan Kerja Paling Sesuai Untuk Anda di Pintarnya

Cek lowongan kerja yang paling sesuai dengan kualifikasi Anda sekarang juga di Pintarnya. Terdapat ribuan lowongan kerja di Pintarnya mulai dari lowongan kerja untuk lulusan SD, SMP, SMA & SMK hingga lowongan kerja untuk kerja sampingan atau freelance.

Download dan Lamar Kerja di Pintarnya dengan Cara:

1. Cari dan Pilih Pekerjaan yang Paling Sesuai
2. Klik Tombol "Lamar"
3. Pastikan CV Yang Anda Miliki Sudah Direview Kembali
4. Anda juga bisa memperbaharui CV dengan Klik tombol "Review CV dulu"
5. Buat Perekrut/HRD Lebih Tertarik dengan Menjawab Beberapa Pertanyaan
6. Jika Sudah, Lamaran Pekerjaanmu Telah Berhasil dikirimkan ke Rekruter
7. Pantau terus status lamaran pekerjaanmu untuk informasi Selanjutnya

Mudah bukan? Lamar di Pintarnya Sekarang!