Saat Anda tengah berkunjung ke sebuah toko dan tiba-tiba Anda tertarik dengan sebuah produk yang kemudian Anda beli karena produk tersebut terpajang berarti seorang merchandiser telah berhasil menerapkan strateginya. Itulah tugas utama dari seorang merchandiser.

Apa Itu Merchandiser?

Merchandiser adalah sebuah profesi di bidang ritel yang memiliki peran penting dalam mengelola produk dan menjaga kualitas pengalaman belanja pelanggan. Seorang merchandiser akan bertanggung jawab penuh untuk mengoordinasikan aktivitas penjualan dan memastikan produk-produk yang ditawarkan oleh sebuah toko atau perusahaan tersedia secara maksimal di rak-rak toko. Dalam bahasan kali ini, Pintarnya akan membahas secara mendalam tentang peran dan tanggung jawab seorang merchandiser.

merchandiser

Tugas Merchandiser

1. Seorang Merchandiser Wajib Mengelola Stok Barang

Sebagai seorang merchandiser, tugas pertama adalah mengelola stok barang. Hal ini meliputi melakukan perencanaan dan pengendalian persediaan, serta mengawasi penempatan produk di rak toko. Merchandiser juga bertanggung jawab dalam menentukan jumlah stok yang tepat untuk diproduksi atau dipesan, berdasarkan permintaan pasar dan tren penjualan terkini.

2. Memantau Dan Menganalisis Kinerja Penjualan

Seorang merchandiser juga harus mampu memantau dan menganalisis kinerja penjualan dalam toko atau perusahaan yang dipegang. Merchandiser harus mampu melihat tren penjualan, mengidentifikasi produk mana yang laris dibanding produk lainnya, dan mengelola produk yang kurang diminati agar tidak menumpuk di gudang. Dalam melakukan analisis penjualan, merchandiser juga perlu mempertimbangkan faktor-faktor seperti musim, acara khusus, dan kebutuhan pelanggan.

3. Membuat Strategi Pemasaran Dan Promosi

Salah satu tugas penting lainnya adalah merencanakan strategi pemasaran dan promosi. Merchandiser harus bekerja sama dengan tim pemasaran untuk mengembangkan strategi yang efektif dalam memperkenalkan produk baru atau meningkatkan penjualan produk yang sudah ada. Mereka juga perlu memahami kebutuhan dan preferensi pelanggan agar dapat menyusun kampanye promosi yang relevan dan menarik.



4. Analisa Pasar Dan Kompetitor

Merchandiser harus mengikuti perkembangan pasar dan tren industri yang terkait dengan produk yang mereka tangani. Hal ini meliputi pemantauan persaingan, riset produk, dan pemahaman terhadap kebutuhan pasar yang sedang berkembang. Dengan memahami tren dan kebutuhan pasar, seorang merchandiser dapat mengambil keputusan yang tepat dalam hal perencanaan stok, pengembangan produk baru, dan strategi penjualan.

5. Membangun Komunikasi Dengan Banyak Pihak

Dalam menjalankan tugasnya, seorang merchandiser perlu memiliki keterampilan analitis yang baik, kemampuan dalam pengelolaan waktu, dan keahlian dalam berkomunikasi dengan berbagai pihak terkait, seperti produsen, distributor, tim pemasaran, dan toko ritel. Kemampuan negosiasi juga penting dalam bernegosiasi harga, kontrak, dan kerjasama dengan pihak eksternal.

6. Memantau Persediaan Dan Tren Permintaan Pasar

Peran seorang merchandiser sangat penting dalam menjaga keseimbangan antara persediaan dan permintaan pasar. Dengan menjalankan tugasnya dengan baik, seorang merchandiser dapat membantu bisnis mencapai kesuksesan dengan mengoptimalkan penjualan dan mengelola persediaan produk secara efisien.

7. Memahami Motivasi Pembelian Konsumen Yang Mendorong Penjualan

Tugas merchandiser yang tak kalah penting adalah memahami motivasi dan pendorong penjualan adalah keterampilan yang sangat berharga. Dalam peran ini, Anda bertanggung jawab untuk memastikan produk atau jasa ditempatkan dan dipromosikan dengan cara yang menghasilkan penjualan yang optimal.

8. Memahami motivasi yang mengakibatkan penjualan menjadi

meningkat berarti Anda harus dapat mengidentifikasi faktor-faktor apa yang mendorong konsumen untuk membeli produk atau jasa tertentu. Hal Inilah yang membuat seorang merchandiser wajib memiliki kemampuan analisis pasar serta pemahaman mendalam tentang target pasar Anda, termasuk preferensi mereka, kebutuhan mereka, dan apa yang membuat mereka tertarik.

Dengan pemahaman ini, Anda dapat merancang strategi pemasaran yang tepat untuk meningkatkan penjualan. Anda mungkin perlu melakukan analisis tren penjualan, mengamati respons pelanggan terhadap promosi atau diskon, atau bahkan melakukan survei pelanggan untuk mendapatkan wawasan langsung tentang apa yang mendorong mereka untuk membeli.



9. Membuat Prediksi Berdasarkan Data Penjualan

Sebagai seorang merchandiser, salah satu tugas terpenting yang wajib dilakukan adalah membuat prediksi berdasarkan data penjualan sangatlah penting. Prediksi ini dapat membantu dalam perencanaan persediaan, pengaturan harga, dan pengambilan keputusan strategis lainnya.

Dengan menganalisis data penjualan masa lalu dan tren pasar saat ini, seorang merchandiser dapat mengidentifikasi pola dan pola yang dapat membantu mereka memprediksi permintaan masa depan. Prediksi ini dapat digunakan untuk mengoptimalkan stok barang, menentukan jumlah pesanan, dan mengatur penempatan produk di toko.

Jenis-jenis Merchandiser

1. Retail Merchandiser

Jenis merchandiser paling umum yang biasa diketahui adalah retail merchandiser, retail merchandiser adalah seseorang yang memiliki tugas dan tanggung jawab dalam menata produk eceran. Umumnya, posisi retail merchandiser akan dengan mudah Anda temukan di minimarket, supermarket, dan berbagai toko ritel lainnya.

Dengan tugas dan tanggung jawab nya tersebut, Seorang retail merchandiser dituntut memahami bagaimana cara menampilkan dan menata barang agar tetap rapi dan mudah dilihat pembeli. Selain itu, retail merchandiser juga dituntut memahami cara menata barang berdasarkan promosi atau tanggal kadaluarsa. Hal ini bertujuan untuk mengatur barang mana yang harus laku lebih cepat agar tidak mengalami kadaluarsa.

Baca juga: Apa sih Front Office Itu? Mulai Dari Tugas, Gaji Dan Tanggung Jawab!

2. Visual Merchandiser

Visual merchandiser adalah merchandiser yang memiliki tugas utama untuk mengonsep, menata, dan mengkombinasikan produk demi menarik mata pelanggan dan membuat tertarik dengan produk tersebut karena visual yang disajikan. Umumnya Profesi visual merchandiser banyak dibutuhkan di dunia fashion.

Dalam menjadi seorang visual merchandiser, seseorang yang menjalankannya wajib memiliki keterampilan display, sense of mix and match dan skill lainnya yang berkaitan dengan visualisasi. Pasalnya tanpa adanya kemampuan tersebut, seorang merchandiser akan mengalami kesulitan dalam memaksimalkan kombinasi gaya busa yang sesuai dengan trend yang tengah berlangsung.

3. Digital Merchandiser

Digital merchandiser adalah seseorang yang memiliki tanggung jawab penuh dalam mengunggah dan menata tampilan toko online dengan rapi, menarik, dan tentunya mudah ditemukan calon konsumen. Untuk itu, Bagi Anda yang memiliki ketertarikan dengan dunia digital marketing, Mungkin Anda bisa menjadikan posisi digital merchandiser ini sebagai profesi yang Anda tekuni.

Tak hanya itu, digital merchandiser juga memiliki tanggung jawab dan tugas utama dalam membantu proses pembuatan konten dan berkolaborasi dengan tim sosial media ataupun content terkait dengan jenis produk atau konten paling disukai.

4. Merchandiser Eksklusif

Merchandiser eksklusif umumnya bekerja dengan merek atau perusahaan tertentu. Tugas mereka mencakup mempromosikan produk-produk tertentu di toko-toko atau acara-acara tertentu, membangun hubungan dengan pelanggan, serta memberikan pelatihan dan pengetahuan tentang produk.

5. Merchandiser Display

Merchandiser display bertanggung jawab untuk membuat dan mengelola tampilan produk yang menarik di lokasi penjualan, seperti pusat perbelanjaan atau acara promosi. Tugas mereka meliputi perencanaan tata letak, pemilihan dekorasi, dan pengaturan pencahayaan yang tepat.

6. Merchandiser Store Manager

Merchandiser store manager adalah posisi yang lebih tinggi dalam hierarki merchandiser. Mereka bertanggung jawab untuk mengelola dan mengawasi semua aspek merchandising di toko-toko, termasuk stok, penataan, promosi, dan kinerja penjualan.

7. Merchandiser Produk Makanan

Merchandiser ini bekerja di industri makanan dan minuman. Tugas mereka meliputi pemantauan dan pengaturan produk di rak, memeriksa tanggal kedaluwarsa, mengatur promosi penjualan, serta menjalin hubungan dengan distributor dan toko untuk memastikan ketersediaan produk.

Skill yang Harus Dikuasai Merchandiser

1. Perhatian terhadap detail

Meskipun dituntut untuk tetap memiliki sedikit sisi kreatif untuk tata letak toko, merchandiser juga harus wajib memiliki ketertarikan untuk melihat detail sebuah objek. Dengan kemampuan memprediksi dan menganalisis secara detail ini akan memungkinkan merchandiser untuk membuat keputusan mendasar tentang apa yang seharusnya menjadi promosi dan ke mana produk tertentu harus ditempatkan di toko. Semua aspek ini bersatu untuk memberikan pengalaman berbelanja terbaik bagi pelanggan.

2.Komunikasi Tertulis dan Lisan Yang Baik

Banyak profesi terkait dengan pemasaran yang mewajibkan orang didalamnya memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Tak terkecuali seorang merchandiser. Memiliki keterampilan komunikasi yang baik merupakan hal wajib untuk seorang merchandiser, karena setiap hari seorang merchandiser akan kerja sama dengan pemasok, produsen, dan toko. Semua hal tersebut tentunya membutuhkan komunikasi yang intens agar semua dapat berjalan dengan baik.

3. Bekerja dibawah tekanan

Konsumen merupakan salah satu hal yang tidak dapat diprediksi dan akan terus berubah setiap harinya. Hal ini yang membuat Peran seorang merchandiser merupakan peran yang menuntut yang akan menjaga perwakilan mereka setiap hari, jadi perlu diingat bahwa organisasi dan bekerja dengan baik di bawah tekanan adalah kunci keberhasilan di bidang ini.

Cara Menjadi Merchandiser

1. Pendidikan dan Pengetahuan Produk

Untuk menjadi seorang merchandiser, penting untuk memiliki pemahaman yang kuat tentang industri peritel dan produk yang Anda akan kelola. Anda dapat memperoleh pendidikan formal dalam bidang seperti manajemen ritel, pemasaran, atau ilmu pengetahuan bisnis. Selain itu, Anda perlu terus mengikuti perkembangan terbaru dalam industri tersebut agar dapat mengambil keputusan yang cerdas.

2. Memahami Pasar dan Pelanggan

Sebagai merchandiser, Anda harus memahami dengan baik pasar dan pelanggan yang akan Anda layani. Anda perlu melakukan riset pasar untuk mengetahui tren terkini, preferensi pelanggan, dan kebutuhan pasar. Dengan pemahaman yang baik tentang pasar, Anda dapat mengidentifikasi produk yang paling diminati dan mengatur tampilan toko yang menarik bagi pelanggan.

3. Mengembangkan Strategi Merchandising

Merchandiser bertanggung jawab untuk mengembangkan strategi merchandising yang efektif. Ini meliputi pemilihan produk, penetapan harga, penempatan produk di rak, dan promosi penjualan. Anda harus menganalisis data penjualan dan menggunakan wawasan tersebut untuk mengambil keputusan yang tepat dalam hal stok produk, pengaturan tampilan, dan promosi yang akan meningkatkan penjualan.

4. Kemampuan Komunikasi dan Negosiasi

Seorang merchandiser perlu memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan dapat bernegosiasi dengan berbagai pihak. Anda akan berinteraksi dengan supplier, manajemen toko, tim pemasaran, dan pelanggan. Kemampuan bernegosiasi yang baik akan membantu Anda dalam memperoleh harga yang menguntungkan, mendapatkan dukungan dari pihak terkait, dan menjalin hubungan kerja yang baik.

5. Keterampilan Analitis

Analisis data merupakan bagian penting dari pekerjaan seorang merchandiser. Anda harus dapat mengumpulkan dan menganalisis data penjualan, tren pasar, dan informasi lainnya untuk membuat keputusan yang informasional. Kemampuan dalam menggunakan perangkat lunak analitik dan spreadsheet akan sangat membantu dalam menjalankan tugas ini.

Jenjang Karir Merchandiser

1. Asisten Merchandiser

Pada jengjang karir ini Anda akan belajar secara langsung dari para profesional berpengalaman. Dalam peran ini, Anda akan terlibat dalam tugas-tugas operasional sehari-hari seperti pemantauan inventaris, penentuan harga, dan pemeliharaan hubungan dengan pemasok. Dengan pengalaman dan keahlian yang terus berkembang, Anda dapat naik ke posisi yang lebih senior, seperti merchandiser atau manajer merchandising.

2. Staff Merchandiser

pada tahap ini seorang staff merchanddiser bertanggung jawab untuk membantu merencanakan dan mengelola portofolio produk, mengoordinasikan dengan pemasok, serta memantau dan menganalisis kinerja penjualan. Seorang staff merchandiser juga terlibat dalam mengatur dan memelihara inventaris, serta membantu dalam proses pengembangan strategi pemasaran.

3. Manajer Merchandising

Manager Merchandising adalah seorang pemimpin yang bertanggung jawab untuk merencanakan, mengkoordinasikan, dan mengawasi semua aspek strategis dari fungsi merchandising dalam sebuah perusahaan. Tanggung jawab mereka meliputi perencanaan portofolio produk, negosiasi dengan pemasok, pengelolaan inventaris, analisis data penjualan, serta pengembangan strategi pemasaran dan penentuan kebijakan harga. Seorang Manager Merchandiser juga akan bekerja sama dengan departemen lain, seperti pemasaran, penjualan, dan produksi, untuk mencapai tujuan perusahaan secara keseluruhan.

Dimana Merchandiser Bekerja?

1. Toko Ritel dan Pusat Perbelanjaan

Merchandiser sering ditemukan bekerja di toko ritel dan pusat perbelanjaan. Mereka bertanggung jawab untuk memastikan produk yang ditawarkan di toko atau pusat perbelanjaan tersebut menarik minat pelanggan. Dengan penataan produk yang strategis dan menarik, mereka membantu meningkatkan penjualan dan mempengaruhi keputusan pembelian pelanggan. Tugas mereka meliputi merencanakan tampilan produk, mengelola persediaan, serta berkoordinasi dengan tim pemasaran dan manajemen toko.

2. Perusahaan Pabrikan dan Distributor

Selain di toko ritel, merchandiser juga bekerja di perusahaan pabrikan dan distributor. Di sini, mereka bertanggung jawab untuk memastikan produk-produk perusahaan tersebut tersedia secara tepat waktu dan dalam jumlah yang cukup di berbagai lokasi penjualan. Merchandiser akan bekerja sama dengan tim penjualan dan distribusi untuk mengoptimalkan penempatan produk di toko atau lokasi penjualan lainnya. Mereka juga akan melakukan analisis pasar untuk memahami tren dan preferensi konsumen, sehingga dapat memberikan rekomendasi strategis kepada perusahaan.

3. Pameran Dagang dan Acara Promosi

Merchandiser juga sering terlihat di pameran dagang dan acara promosi. Di sini, mereka bertugas memastikan produk perusahaan terlihat menarik dan terpajang dengan baik. Dalam konteks ini, merchandiser harus memiliki keterampilan presentasi yang baik dan memahami cara menarik perhatian pengunjung acara. Mereka juga akan berinteraksi dengan calon pembeli, memberikan informasi tentang produk, serta mengumpulkan umpan balik yang berharga untuk perusahaan.

4. E-Commerce dan Platform Online

Dalam era digital saat ini, merchandiser juga turut bekerja di bidang e-commerce dan platform online. Mereka akan berfokus pada pengelolaan dan penataan produk di situs web atau aplikasi perusahaan. Merchandiser akan menggunakan data dan analisis untuk mengoptimalkan tampilan produk, merekomendasikan penawaran terkait, serta meningkatkan visibilitas produk agar lebih mudah ditemukan oleh konsumen online.

Faktor Yang Mempengaruhi Besaran Gaji Merchandiser

1. Pengalaman kerja

Semakin banyak pengalaman yang dimiliki seorang merchandiser, semakin tinggi kemungkinan mereka mendapatkan gaji yang lebih tinggi. Pengalaman kerja dapat membantu meningkatkan keterampilan dan pengetahuan dalam bidang merchandising, sehingga mempengaruhi tingkat kompensasi yang diterima.

2. Pendidikan

Tingkat pendidikan juga dapat memainkan peran penting dalam menentukan gaji seorang merchandiser. Seseorang yang memiliki pendidikan formal atau gelar terkait, seperti gelar dalam bidang bisnis, pemasaran, atau merchandising, mungkin memiliki peluang yang lebih baik untuk mendapatkan gaji yang lebih tinggi.

3. Lokasi geografis

Gaji seorang merchandiser juga dapat dipengaruhi oleh lokasi geografis tempat mereka bekerja. Tingkat upah dan biaya hidup dapat bervariasi di berbagai daerah atau negara. Biasanya, di daerah dengan biaya hidup yang lebih tinggi, gaji juga cenderung lebih tinggi.

4. Perusahaan dan industri

Ukuran dan reputasi perusahaan tempat seorang merchandiser bekerja dapat mempengaruhi gaji mereka. Perusahaan yang lebih besar dan terkenal mungkin memiliki anggaran yang lebih besar untuk membayar karyawan, termasuk merchandiser. Selain itu, industri di mana perusahaan tersebut beroperasi juga dapat memainkan peran dalam menentukan tingkat gaji. Beberapa industri mungkin cenderung memberikan gaji yang lebih tinggi daripada yang lain.

5. Keterampilan dan tanggung jawab

Keterampilan khusus yang dimiliki oleh seorang merchandiser dan tingkat tanggung jawab yang mereka emban juga dapat mempengaruhi gaji mereka. Misalnya, jika seorang merchandiser bertanggung jawab atas manajemen stok, negosiasi kontrak, atau analisis penjualan, mereka mungkin mendapatkan kompensasi yang lebih tinggi daripada yang hanya bertanggung jawab atas tugas-tugas dasar.

6. Kinerja individu

Kinerja seorang merchandiser juga dapat berdampak pada gaji mereka. Jika seseorang dapat mencapai atau melebihi target penjualan, meningkatkan efisiensi operasional, atau memberikan kontribusi yang signifikan terhadap keuntungan perusahaan, mereka mungkin berpeluang mendapatkan kenaikan gaji atau bonus.

Rata-Rata Gaji Merchandiser

  • Fresh Graduate Merchandiser: Rp 3.500.000 – Rp 5.000.000
  • Merchandiser Pengalaman Menengah: Rp 5.000.000 – Rp 8.500.000
  • Merchandiser Pengalaman Tinggi: Rp 7.000.000 – Rp 9.000.000