Cara menjadi masinis

Memiliki Cita-Cita Sebagai Masinis? Berikut Cara Menjadi Masinis Kereta Api yang Penuh Tanggung Jawab

Penasaran dengan bagaimana cara menjadi masinis? Profesi masinis telah lama menjadi daya tarik bagi banyak orang, seiring dengan aura keanggunan yang melekat padanya, mirip dengan profesi pilot atau dokter. Namun, menjadi masinis bukanlah perkara mudah.

Ini membutuhkan kombinasi kualifikasi akademik, kecakapan psikologis, dan kesehatan yang baik. Artikel ini akan membahas rincian profesi masinis dan langkah-langkah cara menjadi masinis yang perlu diambil untuk mewujudkan impian menjadi seorang masinis kereta api.

Apa Itu Masinis?

Masinis, secara sederhana, adalah individu yang bertanggung jawab mengoperasikan kereta api serta menjadi pemimpin perjalanan kereta. Kata “masinis” sendiri berasal dari Bahasa Belanda “machinist” yang artinya juru mesin. 

Dalam perkembangannya, tugas seorang masinis tak hanya terbatas pada kereta jarak jauh, tetapi juga meluas pada mengoperasikan KRL (Kereta Rel Listrik) dan bahkan MRT (Mass Rapid Transit).

Baca juga: Bagaimana Cara Menjadi PNS di Indonesia? Berikut 10 Panduannya untuk Anda!

Cara Menjadi Masinis Profesional

Proses menjadi masinis memerlukan sejumlah tahapan yang cermat dan komprehensif. Di bawah ini adalah langkah-langkah yang perlu diambil.

1. Seleksi Administrasi

Langkah pertama dalam perjalanan menuju profesi masinis adalah melewati seleksi administrasi. Calon masinis harus memenuhi semua persyaratan umum yang ditetapkan. Selain itu, memiliki rekam jejak akademik yang baik, atau bahkan di atas rata-rata, memberikan keunggulan tambahan dalam tahap ini.

2. Serangkaian Tes

Setelah berhasil melewati seleksi administrasi, calon masinis akan menghadapi serangkaian tes, termasuk wawancara, psikotes, dan tes kesehatan. Persiapan yang matang sangat penting di sini. Calon masinis harus berlatih untuk menjawab pertanyaan wawancara dengan percaya diri, memahami jenis-jenis pertanyaan psikotes, dan menjaga kesehatan tubuh.



3. Pendidikan dan Pelatihan Masinis

Setelah melewati tahap tes, calon masinis yang berhasil biasanya akan mengikuti program pendidikan dan pelatihan di Balai Pendidikan dan Pelatihan Traksi (BPPT) selama sekitar 3 tahun. Ini adalah tahap intensif di mana calon masinis akan diperkenalkan pada pengetahuan teknis dan operasional yang mendalam tentang kereta api.

Setelah menyelesaikan program ini, calon masinis akan menjalani program magang di DEPOT atau pusat perawatan kereta api. Setelah berhasil menyelesaikan semua tahapan ini, calon masinis akan menerima sertifikasi sebagai masinis.

4. Pengalaman Operasional

Proses menjadi masinis tidak berakhir dengan sertifikasi. Calon masinis akan menjadi asisten masinis terlebih dahulu, membantu masinis utama dalam mengoperasikan kereta. 

Namun, untuk menjadi masinis utama, calon masinis harus memiliki pengalaman minimal 2000 jam. Cara untuk mengumpulkan jam pengalaman ini adalah dengan menjadi asisten masinis dan mengoperasikan kereta dalam kota (KRL & KRD) serta antarkota di wilayah tertentu.

Baca juga: Cara Menjadi Polwan, 5 Langkah Sederhana yang Dapat Dipersiapkan Lebih Awal!

Profesi masinis merupakan pilihan karir yang menarik, namun memerlukan komitmen dan ketekunan yang tinggi. Proses menjadi masinis melibatkan tahapan-tahapan selektif dan pendidikan yang intensif, termasuk tes, pendidikan teknis, dan akumulasi pengalaman operasional. 

Dalam keseluruhan proses ini, dedikasi dan ketekunan adalah kunci. Bagi mereka yang memimpikan mengendalikan kereta api sambil merasakan tantangan dan kebanggaan yang luar biasa, menjadi seorang masinis adalah langkah yang tepat.


Cek Lowongan Kerja Paling Sesuai Untuk Anda di Pintarnya

Cek lowongan kerja yang paling sesuai dengan kualifikasi Anda sekarang juga di Pintarnya. Terdapat ribuan lowongan kerja di Pintarnya mulai dari lowongan kerja untuk lulusan SD, SMP, SMA & SMK hingga lowongan kerja untuk kerja sampingan atau freelance.

Download dan Lamar Kerja di Pintarnya dengan Cara:

1. Cari dan Pilih Pekerjaan yang Paling Sesuai
2. Klik Tombol "Lamar"
3. Pastikan CV Yang Anda Miliki Sudah Direview Kembali
4. Anda juga bisa memperbaharui CV dengan Klik tombol "Review CV dulu"
5. Buat Perekrut/HRD Lebih Tertarik dengan Menjawab Beberapa Pertanyaan
6. Jika Sudah, Lamaran Pekerjaanmu Telah Berhasil dikirimkan ke Rekruter
7. Pantau terus status lamaran pekerjaanmu untuk informasi Selanjutnya

Mudah bukan? Lamar di Pintarnya Sekarang!