perbedaan accounting dan finance

Perbedaan Accounting dan Finance yang Penting untuk Diketahui

Perbedaan accounting dan finance menjadi dua bidang paling laris di dunia bisnis. Meskipun mereka mungkin terdengar serupa, mereka sebenarnya sangat berbeda. 

Sementara kedua bidang berurusan dengan informasi keuangan, accounting berfokus pada pencatatan dan analisis transaksi keuangan. Sementara finance sendiri lebih peduli dengan mengelola dan menginvestasikan uang. 

Jika Anda mempertimbangkan karir di kedua bidang, penting untuk memahami perbedaan utama di antara mereka untuk membuat keputusan. 

Dasar-dasar Perbedaan Accounting dan Finance 

Accounting dan finance adalah dua istilah yang sering digunakan secara bergantian, tetapi tidak sama. Accounting mengacu pada pencatatan, klasifikasi, dan meringkas transaksi finance secara sistematis. 

Ini adalah bagian penting dari bisnis apa pun karena membantu melacak kesehatan dan kinerja finance perusahaan. Ini melibatkan kegiatan seperti pembukuan, pelaporan finance, dan audit.

Finance di sisi lain, adalah pengelolaan uang dan investasi. Ini berkaitan dengan perencanaan strategis dan analisis kesehatan finance perusahaan termasuk peramalan, penganggaran, dan manajemen risiko. 

Profesional finance menggunakan data finance untuk membuat keputusan tentang investasi, pendanaan, dan pengelolaan sumber daya finance perusahaan.

Singkatnya, Perbedaan accounting dan finance berfokus pada titik di mana accounting lebih mengarah ke transaksi keuangan bisnis masa lalu dan sekarang, sementara finance lebih berwawasan ke depan dan strategis. 

Keduanya penting untuk kesuksesan bisnis karena mereka memberikan wawasan berharga tentang kesehatan finance perusahaan. Tergantung pada minat dan tujuan karir Anda, accounting atau finance bisa menjadi cocok.

Baca juga: Prospek Kerja Jurusan Kuliah Akuntansi Selain Menjadi Akuntan

1. Apa itu Accounting dan Apa yang Dilakukan Seorang Akuntan?

Saat memahami perbedaan accounting dan finance, penting untuk memahami pekerjaan seorang akuntan. Accounting adalah aspek penting dari bisnis apa pun. Peran seorang akuntan adalah memelihara dan menganalisis catatan finance suatu perusahaan. 

Mereka bertanggung jawab untuk menyiapkan laporan finance seperti neraca dan laporan laba rugi yang memberikan wawasan tentang kesehatan finance suatu bisnis.

Akuntan juga mengelola transaksi finance perusahaan termasuk hutang dan piutang. Mereka memastikan bahwa semua data finance akurat dan up-to-date serta memastikan bahwa semua transaksi finance dicatat dengan benar. 

Mereka juga memastikan bahwa perusahaan mematuhi semua undang-undang dan peraturan finance yang relevan.

Selain tanggung jawab ini, akuntan juga dapat memberikan nasihat finance yang berharga untuk bisnis. Mereka dapat membantu dengan penganggaran, perencanaan finance, dan perencanaan pajak. 

Mereka juga dapat membantu bisnis mengidentifikasi area di mana mereka dapat mengurangi biaya dan meningkatkan pendapatan.

Untuk menjadi seorang akuntan, Anda biasanya perlu memiliki gelar di bidang accounting atau bidang terkait. Banyak akuntan juga menjadi akuntan publik bersertifikat (CPA) yang mengharuskan lulus ujian ketat dan memenuhi persyaratan lainnya.

Secara keseluruhan, accounting adalah pilihan karir yang bagus bagi mereka yang senang bekerja dengan angka, menganalisis data, dan membantu bisnis membuat keputusan finance yang tepat.

Baca juga: Contoh Job Description Akuntan Siap Pakai

2. Apa itu Finance dan Apa yang Dilakukan Analis Finance?

Saat memahami perbedaan accounting dan finance, memahami analisnya juga vital. Finance adalah bidang luas yang berhubungan dengan pengelolaan uang. 

Analis Finance memainkan peran penting dalam bidang ini karena mereka membantu perusahaan membuat keputusan finance yang tepat. 

Mereka menganalisis data dan informasi finance, seperti tren pasar, prakiraan ekonomi, dan laporan finance perusahaan, untuk memberikan wawasan dan rekomendasi kepada manajemen.

Saat mengenal perbedaan accounting dan finance, analis Finance bekerja di berbagai industri termasuk perbankan investasi, asuransi, dan finance perusahaan. 

Mereka bertanggung jawab untuk menganalisis dan menafsirkan data finance untuk membantu perusahaan membuat keputusan berdasarkan informasi tentang investasi dan strategi finance.

Baca juga: Apa itu Profesi Aktuaris? Salah satu profesi di dunia keuangan yang menjanjikan

Analis Finance menggunakan berbagai alat dan teknik untuk menganalisis data finance termasuk pemodelan finance, analisis statistik, dan analisis tren. 

Mereka juga menggunakan pengetahuan mereka tentang pasar finance dan tren ekonomi untuk memberikan wawasan dan rekomendasi kepada manajemen.

Selain menganalisis data finance, analis finance juga berperan dalam pelaporan finance dan penganggaran. 

Mereka membantu menyiapkan laporan finance dan laporan yang digunakan oleh manajemen, investor, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mengevaluasi kesehatan finance perusahaan.

Secara keseluruhan, karir di bidang finance bisa sangat bermanfaat bagi individu yang senang menganalisis data, bekerja dengan angka, dan membuat keputusan berdasarkan informasi. 

Jika memiliki minat yang kuat dalam finance dan mencari karir yang menantang dan dinamis, maka menjadi Analis Finance mungkin menjadi pilihan yang tepat untuk Anda.

Penting untuk memahami pengertiannya dulu sebelum memutuskan untuk berprofesi di bidang ini. Intinya perbedaan accounting dan finance menjadi hal yang vital di era modern.


Cek Lowongan Kerja Paling Sesuai Untuk Anda di Pintarnya

Cek lowongan kerja yang paling sesuai dengan kualifikasi Anda sekarang juga di Pintarnya. Terdapat ribuan lowongan kerja di Pintarnya mulai dari lowongan kerja untuk lulusan SD, SMP, SMA & SMK hingga lowongan kerja untuk kerja sampingan atau freelance.

Download dan Lamar Kerja di Pintarnya dengan Cara:

1. Cari dan Pilih Pekerjaan yang Paling Sesuai
2. Klik Tombol "Lamar"
3. Pastikan CV Yang Anda Miliki Sudah Direview Kembali
4. Anda juga bisa memperbaharui CV dengan Klik tombol "Review CV dulu"
5. Buat Perekrut/HRD Lebih Tertarik dengan Menjawab Beberapa Pertanyaan
6. Jika Sudah, Lamaran Pekerjaanmu Telah Berhasil dikirimkan ke Rekruter
7. Pantau terus status lamaran pekerjaanmu untuk informasi Selanjutnya

Mudah bukan? Lamar di Pintarnya Sekarang!