10,000+ Loker Terbaru untuk Lulusan SD hingga S1

cara menghitung gaji gross

Cara Menghitung Gaji Gross dengan Contoh, Karyawan Harus Tahu!

Sebagai karyawan, mengetahui cara menghitung gaji gross sangat penting. Gaji adalah bentuk apresiasi hasil kerja yang diberikan oleh perusahaan tempat bekerja kepada karyawan sebagai pekerjanya. Sehingga, jangan sampai tidak sebanding dengan kinerja karyawan.

Anda mungkin bertanya-tanya, kenapa ada banyak sistem perhitungan sebuah gaji. Memang, seluruh perhitungan diatur oleh negara dalam Undang-Undang. Sehingga, jika Anda menjadi pekerja di Indonesia, sudah lazim untuk mendapat pendapatan disertai bersama pembayaran pajak.

Gross artinya pajak karyawan ditanggung olehnya sendiri, bukan dari perusahaan. Pajak ditanggung oleh perusahaan dinamakan gaji nett. Ini yang perlu Anda bedakan terlebih dahulu. Sebab, masing-masing memiliki sistematikanya tersendiri.

Cara Menghitung Gaji Gross Berikut Ini

Banyak orang bilang bahwa metode perhitungan ini lebih adil bagi pekerja dan perusahaan. Sebab, besaran nominal upah yang dijanjikan perusahaan tidak lagi ketambahan subsidi pajak.

Sebagaimana pajak merupakan tanggung jawab pekerja, merekalah yang harus membayarnya. Melalui metode ini, akan lebih memudahkan karena tidak perlu repot menyetorkan setelah mendapat gaji

Oleh karena itu, Anda sebagai karyawan harus memahami bagaimana cara menghitung gaji gross. Kami akan memberikan langkah bagaimana perhitungan yang benar, disertai dengan contoh untuk memudahkan Anda.

Baca juga: Cara Nego Gaji Saat Offering Letter, Harus Anda Pikirkan!

1. Ketahui Besar Pendapatan Per Tahun

Langkah pertama di dalam cara menghitung gaji gross adalah dengan mengetahui total nominal pendapatan yang diterima dalam satu tahun. Sudah selazimnya perusahaan membayar Anda setiap bulan. 

Sehingga, Anda perlu mengetahui pendapatan secara tahunannya. Caranya sangat mudah yaitu dengan mengalikannya sebanyak 12. Sesuai peraturan PPh bahwa seorang pekerja mendapat upah sebanyak 12 kali di luar tambahan.

Sebagai contoh, Andi mendapatkan gaji sebesar Rp3.500.000,00 setiap bulan. Maka, perhitungannya sebagai berikut.

Rp3.500.000,00 x 12 bulan = Rp42.000.000,00

Jadi, total pendapatan yang didapatkan oleh Andi selama 1 tahun adalah Rp42.000.000,00.

2. Kalikan Pendapatan Per Tahun dengan Persentase

Setelah mendapatkan angka pendapatan dalam setahun, cara menghitung gaji gross selanjutnya adalah mengalikannya dengan persentase yang berlaku. Persentase ini disesuaikan dengan peraturan pajak yang berlaku.

Sehingga, Anda harus tetap memperhatikan peraturan pemerintah mengenai sistematika pajak. Untuk saat ini, jika gaji masih di bawah Rp54.000.000,00 maka persentase pengenaan pajak sebesar 5% dari penghasilan tahunan.

Dikarenakan penghasilan per tahun Andi masih di bawah Rp54.000.000,00, yaitu Rp42.000.000,00 maka Andi dikenakan pajak sebesar 5%. Anda tinggal mengalikannya saja penghasilan tersebut dengan persentase, seperti ini:

Rp42.000.000,00 x 5% = Rp2.100.000,00

Jadi, pajak yang harus dibayarkan selama 1 tahun Andi bekerja adalah sebesar Rp2.100.000,00.

Baca juga: Cara Menghitung Gaji Take Home Pay dan Pengertiannya

3. Bagikan Hasilnya ke dalam 12 Bulan

Lalu, sampai disini saja cara menghitung gaji gross? Tentu saja belum usai. Anda masih harus membaginya sesuai jumlah pendapatan setiap bulan.

Sebab, walaupun hitungan yang dilakukan secara tahunan, namun proses upah Anda tetap per bulan. Oleh karena itu, hitungannya akan disesuaikan dengan pendapatan bulanan.

Jika pajak yang harus Andi bayarkan adalah Rp2.100.000,00, maka berapa nominal setiap bulanannya?

Rp2.100.000,00 : 12 bulan = Rp175.000,00

Diketahui bahwa setiap bulan, Andi harus memberikan Rp175.000,00 nya sebagai pemberian kepada negara.

4. Hitung Pendapatan Bersih

Cara menghitung gaji gross yang terakhir adalah dengan mengkalkulasikan dengan gaji pokok. Pada dasarnya, gross berarti, Anda mendapatkan nominal yang telah bersih atau sudah dikenakan pajak.

Perusahaan akan langsung memotong biaya sebelum memberikan upah kepada Anda. Sehingga, Anda tidak perlu ribet untuk menyetorkan kepada negara. Cukup menerima pendapatan bersih setiap bulan saja.

Lalu, bagaimana cara menghitungnya? Andi menerima gaji per bulan sebesar Rp3.500.000,00. Lalu, pajak yang harus dibayarkan sebesar Rp175.000,00.

Maka, pendapatan bersih yang didapatkan Andi dari perusahaan adalah:

Rp3.500.000,00 – Rp175.000,00 = Rp3.325.000,00.

Sebagai pekerja di Indonesia, pengetahuan ini harus menjadi bekal. Supaya Anda mengetahui dengan detail dari mana nominal pendapatan bersih setiap bulan didapatkan.

Ketahui cara menghitung gaji gross dengan benar dan cek dengan seksama. Perhatikan dan tanyakan apabila terjadi kekeliruan, apalagi saat sebelum bekerja.

Bagikan Artikel: