Cari Kerja dan Cari Cuan untuk Bahagiakan Keluarga

Cara menghadapi senior di kantor

Cara Menghadapi Senior di Kantor yang Menyebalkan

Menghadapi senior di kantor terkadang terasa menyulitkan untuk sebagian orang. Senioritas sendiri menjadi hal yang tidak bisa dihindari. Ini adalah hal yang bisa ditemukan pada hampir setiap perusahaan di dunia. Senioritas sendiri merupakan hal yang perlu dihadapi dengan baik. Jika gagal dalam menghadapinya secara benar, besar kemungkinan Anda akan dibuat kurang nyaman dengan kondisi tersebut. Berikut ini penjelasan dan cara menghadapi sernior di kantor yang menyebalkan, yuk simak!!!

Pengertian Senioritas

Senioritas adalah suatu hal yang mengacu pada tingkat pengalaman dan lamanya seseorang bekerja dalam perusahaan. Konsep ini berhubungan dengan hierarki dan pengakuan yang diberikan kepada karyawan berdasarkan masa kerja mereka.

Senioritas di tempat kerja berarti bahwa semakin lama seseorang bekerja di perusahaan semakin tinggi tingkat senioritasnya. Ini berhubungan langsung dengan lamanya masa kerja seseorang di perusahaan.

Menurut Indeed, karyawan dengan senioritas sering kali mempunyai kesempatan pertama untuk mengklaim suatu kekuasan terhadap sesuatu di kantor.

Baca Juga :  Cara Menghadapi Bos Yang Tidak Menghargai

Dampak Senioritas di Tempat Kerja

1. Dampak Positif

1. Penghargaan atas Pengalaman

Salah satu dampak positif dari senioritas adalah pengakuan dan penghargaan atas pengalaman dan loyalitas karyawan dalam perusahaan. Ini dapat mendorong karyawan untuk tetap setia dan berkontribusi dalam jangka panjang.

2. Stabilitas dan Kontinuitas

 Karyawan yang tinggal lama di perusahaan dapat membantu menciptakan stabilitas dan kontinuitas dalam operasi perusahaan. Mereka telah meng akumulasi pengetahuan yang berharga dan memahami budaya serta proses kerja perusahaan.

3. Mentorship

Karyawan senior sering berperan sebagai mentor, membantu karyawan baru atau yang kurang berpengalaman dalam memahami tugas dan tanggung jawab mereka. Ini dapat meningkatkan pengembangan karyawan yang lebih junior.

4. Gaji dan Manfaat Lebih Tinggi

Karyawan yang memiliki senioritas lebih tinggi biasanya menerima gaji yang lebih tinggi dan manfaat tambahan. Ini dapat meningkatkan kepuasan finansial karyawan yang telah bekerja lama di perusahaan.

5. Pemimpin Informal

Karyawan senior sering memiliki pengaruh informal di tempat kerja. Mereka mungkin dihormati oleh rekan-rekan mereka dan digunakan sebagai sumber pengetahuan dan dukungan.

2. Dampak Negatif

1. Ketidaksetaraan Kesempatan

Karyawan baru atau yang kurang berpengalaman mungkin merasa sulit untuk bersaing atau maju di tempat kerja yang sangat berfokus pada senioritas. Ini dapat menghambat mobilitas karier mereka.

2. Ketidakpuasan

Karyawan yang merasa bahwa mereka tidak mendapatkan pengakuan atau peluang yang mereka layakkan berdasarkan prestasi mereka sendiri mungkin merasa tidak puas di tempat kerja.

3. Stagnasi dan Kemunduran

Terlalu banyak penekanan pada senioritas dapat menyebabkan stagnasi dan kemunduran dalam perusahaan, karena promosi hanya diberikan kepada karyawan berdasarkan masa kerja daripada prestasi atau kinerja.

4. Ketidakmampuan untuk Berinovasi

Perusahaan yang sangat terikat pada senioritas mungkin kurang terbuka terhadap ide-ide baru dan inovasi, karena fokusnya pada tradisi dan cara kerja yang telah ada.

5. Kerugian Karyawan Berbakat

Jika karyawan berbakat merasa bahwa senioritas di tempat kerja membatasi peluang mereka, mereka mungkin memutuskan untuk meninggalkan perusahaan untuk mencari peluang yang lebih baik.

Baca Juga : Cara Menghadapi Bos Pilih Kasih di Kantor

Cara Menghadapi Senior di Kantor

1. Berpikir Positif

Cara pertama dalam cara menghadapi senior di kantor adalah berpikir positif. Beberapa orang memang sudah memiliki pikiran negatif ketika masuk ke kantor di hari pertama. Pikiran negatif ini biasanya berkaitan dengan egoisme pribadi.

Ada anggapan kalau senior berperilaku kurang menyenangkan untuk kepuasan diri sendiri. Cobalah ubah pandangan tersebut dan miliki anggapan kalau senior berperilaku semacam itu untuk kemajuan bersama.

Jika pemikiran ini sudah ditanamkan sejak awal, besar kemungkinan Anda akan lebih mudah dalam mengikuti instruksi senior. Tetapi ingat, tetap miliki batasan agar Anda bisa menjalankan hal positif tanpa merugikan diri sendiri.

2. Melakukan Hal Baik

Cara berikutnya dalam cara menghadapi senior di kantor adalah melakukan hal baik. Hal baik di sini adalah sesuatu yang sangat vital ketika menghadapi senior. Anda pasti berpikir kalau senior melakukan hal buruk yang sangat menyebalkan.

Tetapi cobalah lihat pada diri sendiri apakah Anda sudah berperilaku baik atau justru melakukan hal buruk layaknya senior. Berperilaku baik sendiri bisa dimulai dengan hal-hal kecil. Contoh yang bisa dipilih adalah menawarkan diri untuk membantu pekerjaan.

Selain itu, Anda juga bisa mulai memuji senior untuk beberapa hal yang dilakukannya. Beberapa orang pasti menganggap perilaku semacam ini seperti penjilat. Oleh karena itu, Anda perlu berhati-hati agar perilaku semacam ini tidak dilakukan terlalu sering.

3. Komunikasi

Cara menghadapi senior di kantor berikutnya adalah dengan berkomunikasi. Karena sudah menganggap senior sebagai pribadi yang cukp menyebalkan, akan muncul perasaan malas dalam diri ketika harus berkomunikasi dengan senior tersebut.

Perlu diketahui, rasa malas ini adalah sesuatu yang perlu dihindari. Itu karena, Anda harus mulai berkomunikasi dengan senior jika ingin membangun hubungan baik dengan mereka. Tanpa adanya komunikasi, hubungan pasti berjalan buruk.

Perlu diingat juga kalau komunikasi semacam ini sebenarnya bisa dilakukan mulai dari hal kecil. Tidak perlu berekspektasi untuk menjadi sedekat mungkin dengan senior. Minimal lakukan komunikasi hingga Anda paham karakter senior yang sebenarnya.

4. Adaptasi

Cara menghadapi senior di kantor berikutnya berkaitan dengan proses adaptasi. Adaptasi ini memang wajib dilakukan ketika menghadapi sesuatu yang baru. Anda pasti memiliki ekspektasi yang tinggi ketika berangkat ke tempat kerja di hari pertama.

Tetapi sangat mungkin ekspektasi itu hancur ketika menghadapi senior yang kurang menyenangkan. Pada kondisi ini, cobalah beradaptasi dan berpikir realistis dengan kondisi yang ada. Perlu diingat kalau senior juga memiliki ekspektasinya sendiri.

Jika terus bertahan dengan ekspektasi masing-masing, sulit untuk mencapai situasi kerja yang ideal. Lagipula Anda pasti merasa lebih baik ketika mencoba beradaptasi dengan senior tersebut.

5. Kualitas

Cara menghadapi senior di kantor terakhir adalah dengan menunjukkan kualitas. Ketika menghadapi senior yang kurang menyenangkan, seseorang pasti memiliki berbagai pikiran yang menganggap kalau apa yang dilakukan senior salah.

Biasanya ini membuat kinerja seseorang menurun. Hal tersebut merupakan kesalahan karena menghadapi senior membutuhkan aksi nyata. Coba tunjukan apa sebenarnya menjadi nilai utama yang Anda miliki dalam diri.

Nilai utama tersebut bisa meningkatkan kualitas diri di mata rekan kerja terutama senior. Ini bisa menjadi langkah efektif untuk menghadapi senioritas. Nantinya senior tidak akan memandang Anda sebagai orang baru dan lebih melihat Anda dengan nilai yang ditonjolkan.

Bagikan Artikel:

About The Author