Apa Saja Yang Mesti Disiapkan Sebelum Resign?

Apa Saja Yang Mesti Disiapkan Sebelum Resign? Ini Jawabannya!

Mengundurkan dari pekerjaan adalah langkah besar yang memerlukan persiapan matang sebelum melangkah ke babak baru dalam karier Anda. Sebelum Anda mengambil keputusan untuk melepaskan pekerjaan saat ini, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dan disiapkan dengan baik.

Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan secara rinci apa saja yang perlu Anda persiapkan sebelum mengambil langkah besar ini. Yuk simak!!!

Hal Yang Perlu Anda Lakukan Sebelum Mengundurkan Diri

Mengundurkan diri dari pekerjaan adalah langkah serius yang memerlukan perencanaan dan persiapan yang baik. Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda lakukan sebelum mengambil keputusan untuk resign:

1. Cari Tahu Aturan Periode Pemberitahuan Di Perusahaan Anda

Pada umumnya perusahaan mempunyai peraturan di perjanjian kontrak kerja bahwa ketika memutuskan untuk mengundurkan diri Anda diharuskan memberitahukannya sebelumnya beberapa waktu atau dengan periode tertentu sebelum hari H resign. Ada beberapa cara untuk mencari tahu periode pemberitahuan di perusahaan yaitu:

1. Periksa Buku Pegangan Karyawan

Buku pegangan karyawan atau handbook perusahaan seringkali berisi informasi terkait kebijakan dan aturan perusahaan, termasuk periode pemberitahuan yang diperlukan sebelum mengundurkan diri. Anda dapat mencari informasi ini dalam dokumen resmi perusahaan.

2. Konsultasikan dengan Sumber Internal

Jika Anda merasa perlu klarifikasi atau ingin mendapatkan informasi lebih lanjut, jangan ragu untuk berbicara dengan departemen sumber daya manusia (HRD) atau atasan langsung Anda. Mereka biasanya memiliki pengetahuan tentang kebijakan perusahaan terkait dengan pengunduran diri.

3. Berkomunikasi dengan Rekan Kerja

Bertanya kepada rekan kerja yang sudah berpengalaman di perusahaan tersebut juga bisa menjadi sumber informasi yang berguna. Mereka mungkin telah menghadapi situasi serupa dan dapat memberikan wawasan mengenai periode pemberitahuan.

4. Lihat Kontrak Kerja atau Surat Tawaran

Jika Anda memiliki salinan kontrak kerja atau surat tawaran awal, periksa dokumen tersebut. Biasanya, periode pemberitahuan akan dijelaskan di dalamnya. Ini adalah sumber informasi yang paling sah dan jelas.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat mencari tahu dengan jelas dan pasti mengenai periode pemberitahuan di perusahaan Anda.

2. Kumpulkan Dan Salin Dokumen Dan Portofolio Kerja Anda

Terkait dengan persiapan wawancara kerja di masa depan, ada beberapa langkah sederhana yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan kesempatan Anda. Salah satunya adalah dengan mengumpulkan dan menyimpan dokumen dan portofolio kerja Anda dengan baik.

Berikut hal yang dapat Anda pertimbangkan untuk dikumpulkan dan disalin dokumen dan portofolio kerja Anda yaitu:

  • Kumpulkan Contoh Pekerjaan
  • Evaluasi Kinerja
  • Cadangan atau backup data dokumen-dokumen penting

Dengan mengumpulkan dan merapihkan dokumen dan portofolio kerja Anda, Anda akan siap untuk menjawab pertanyaan wawancara dan memberikan bukti konkret tentang keterampilan dan prestasi Anda.

3. Salin Semua Kontak Yang Anda Anggap Penting Dan Akan Tetap Berhubungan

Terkadang, menjaga hubungan dengan orang-orang yang Anda kenal dalam dunia bisnis bisa menjadi hal yang sangat berharga. Jangan hanya mengandalkan platform seperti LinkedIn, karena tidak semua orang menggunakannya. Untuk memastikan Anda tetap dapat berhubungan, ada baiknya untuk menyimpan semua kontak yang Anda anggap penting.

Beberapa kontak yang penting dan harus Anda jaga untuk berhubungan yaitu:

1. Vendor

Vendor adalah pihak yang memberikan produk atau layanan yang mungkin sangat penting bagi operasi bisnis Anda. Menjaga hubungan baik dengan vendor dapat membantu memastikan kelancaran pasokan dan kerjasama yang menguntungkan bagi kedua belah pihak.

2. Mitra Bisnis

Mitra bisnis adalahperusahaan lain yang Anda kembangkan kemitraan bisnis dengan mereka. Ini bisa menjadi aliansi strategis atau kemitraan yang saling menguntungkan. Hubungan yang baik dengan mitra bisnis dapat membantu meningkatkan peluang kesuksesan bersama.

3. Kolega

Kolega adalah sumber daya berharga dalam dunia bisnis. Mempertahankan hubungan yang baik dengan kolega dapat memfasilitasi kolaborasi, pertukaran ide, dan dukungan dalam lingkungan kerja.

Jaga hubungan dengan ketiga jenis kontak ini dapat membantu Anda membangun jaringan yang kuat dalam dunia bisnis dan memastikan kelancaran operasi Anda.



4. Bersihkan Email Anda

Setelah Anda resign, email Anda tidak akan hilang begitu saja. Banyak perusahaan yang akan mengarsipkan email Anda dan kemungkinan akan dicari oleh seseorang di masa yang akan datang. Oleh karena itu dengan membersihkan email adalah salah hal yang harus Anda pertimbangkan sebelum mengundurkan diri.

Berikut beberapa alasan mengapa Anda harus membersihkan email Anda sebelum resign yaitu:

  • Melindungi Privasi Anda
  • Mencegah Informasi Rahasia Tersebar
  • Menghindari Kesalahan yang Tidak Disengaja
  • Mengurangi Kecemasan

Dengan memahami pentingnya membersihkan email Anda, Anda dapat menjaga privasi Anda, menghindari masalah di masa mendatang, dan membuat pengelolaan email Anda menjadi lebih efisien.

5. Jangan Sisakan Dokumen Pribadi Di Perangkat Kantor Sedikitpun

Penting untuk tidak menyisakan dokumen pribadi di perangkat kantor Anda sama sekali. Jika Anda tidak melakukan pembersihan sebelum resign, Anda mungkin akan kehilangan akses ke dokumen-dokumen pribadi Anda.

Beberapa dampak negatif menyisakan dokumen pribadi di perangkat kantor adalah sebagai berikut:

1. Pelanggaran Privasi

Dokumen pribadi Anda, seperti laporan keuangan, data pribadi, atau informasi sensitif lainnya, dapat diakses oleh rekan kerja atau pihak lain yang memiliki akses ke perangkat tersebut. Ini dapat mengancam privasi Anda.

2. Potensi Penyalahgunaan

Dokumen pribadi yang tersimpan di perangkat kantor juga dapat menjadi sasaran penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, seperti pencurian identitas atau kebocoran informasi.

3. Risiko Hukum

Menyimpan dokumen pribadi di perangkat kantor dapat membawa risiko hukum jika dokumen tersebut digunakan dalam sengketa hukum atau jika perusahaan terlibat dalam investigasi hukum.

4. Ketidaknyamanan dan Konflik

Menyisakan dokumen pribadi dapat menciptakan ketidaknyamanan di antara rekan kerja atau dengan perusahaan, terutama jika mereka secara tidak sengaja menemukan atau memiliki akses ke informasi pribadi Anda.

Jadi, jangan abaikan pentingnya membersihkan dokumen pribadi dari perangkat kantor Anda sebelum Anda meninggalkan pekerjaan. Tindakan ini adalah hal yang bijaksana untuk melindungi privasi Anda dan menjaga reputasi profesional Anda.

6. Cek Kebijakan Perusahaan Terkait Dengan Tunjangan

Ketika Anda mempertimbangkan untuk pindah dari pekerjaan atau mengakhiri kontrak kerja, penting untuk memeriksa kebijakan perusahaan terkait dengan tunjangan yang mungkin Anda terima.

Beberapa hal yang dapat Anda pertimbangkan untuk mengecek kebijakan perusahaan terkait dengan tunjangan yaitu:

  • Jangka Waktu Asuransi Kesehatan
  • Pembayaran Waktu Liburan yang Belum Digunakan
  • Kebijakan Tertulis Terkait Tunjangan

Dengan memahami kebijakan perusahaan terkait dengan tunjangan, Anda dapat merencanakan secara lebih baik untuk masa depan Anda dan memastikan Anda tidak kehilangan manfaat yang seharusnya Anda terima saat Anda mengakhiri hubungan kerja dengan perusahaan tersebut.

7. Kumpulkan Slip Gaji Anda Selama 3 Bulan Kebelakang

Mengumpulkan slip gaji dan informasi keuangan penting adalah langkah yang perlu dilakukan. Khususnya jika Anda bekerja di perusahaan yang menggunakan sistem gaji elektronik yang tidak dapat diakses setelah Anda berhenti bekerja.

Manfaat mengumpulkan slip gaji sebelum resign adalah sebagai berikut:

  • Sebagai Bukti Penghasilan
  • Mengisi pengembalian pajak
  • Perencanaan Keuangan
  • Jaminan Sosial dan Pensiun

Mengumpulkan slip gaji sebelum resign adalah tindakan bijak yang akan membantu Anda menjaga kendali atas aspek keuangan Anda setelah Anda tidak lagi bekerja di perusahaan tersebut.

Baca juga: Apakah Resign Sebelum Lebaran dapat THR? Ini Penjelasannya

8.  Kirimkan Invoice Reimbursement Yang Menggunakan Uang Anda Untuk Keperluan Kantor

Mengirimkan invoice reimbursement (tagihan penggantian biaya) yang menggunakan uang Anda untuk keperluan kantor adalah tindakan yang penting. Bahkan lebih baik jika Anda melakukannya sebelum Anda mengundurkan diri, jika memungkinkan. Ini dapat menghindari masalah di masa depan.

Langkah-langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengirimkan invoice reimbursement adalah sebagai berikut:

  • Pertama, pastikan Anda telah mengumpulkan semua dokumen dan bukti pengeluaran yang perlu diajukan untuk penggantian biaya
  • Isi formulir atau aplikasi yang diperlukan untuk mengajukan penggantian biaya
  • Usahakan untuk mengirimkan invoice reimbursement secepat mungkin
  • Mengajukan penggantian biaya sebelum Anda mengundurkan diri akan membantu Anda menghindari masalah di masa depan
  • Dengan mengambil langkah ini, Anda memastikan bahwa Anda tidak perlu mengejar penggantian biaya setelah Anda tidak lagi bekerja di perusahaan tersebut, sehingga menghindari kerumitan tambahan di kemudian hari.

Jadi, kirimkan invoice reimbursement sesegera mungkin dan pastikan Anda mematuhi prosedur perusahaan dalam mengajukannya untuk keperluan kantor Anda.



9. Periksa Apakah Anda Memiliki Keanggotaan, Langganan, Atau Sertifikasi Profesional Yang Akan Mengirimkan Email Perpanjangan Ke Alamat Email Kantor Anda

Terkadang dalam dunia profesional, kita memiliki keanggotaan, langganan, atau sertifikasi yang mengirimkan email perpanjangan ke alamat email kantor kita. Untuk memastikan Anda tetap mendapatkan informasi ini, ada beberapa langkah yang perlu Anda lakukan:

1. Periksa Keanggotaan atau Langganan

Pertama, periksa apakah Anda memiliki keanggotaan, langganan, atau sertifikasi profesional yang mengirimkan email perpanjangan. Ini bisa termasuk organisasi profesi, layanan berlangganan, atau platform pembelajaran.

2. Periksa Alamat Email Tujuan

Lihat ke dalam detail atau pengaturan akun Anda untuk mengetahui ke alamat email mana email perpanjangan dikirim. Jika alamat email kantor Anda terdaftar di sana, pertimbangkan untuk mengubahnya.

3. Alihkan ke Alamat Email Pribadi

Alihkan email perpanjangan ke alamat email pribadi Anda. Ini dapat dilakukan melalui pengaturan akun di layanan yang mengirim email tersebut. Pastikan Anda mendapatkan semua informasi penting di alamat email yang Anda periksa secara teratur

Dengan melakukan langkah-langkah ini, Anda dapat memastikan bahwa Anda tetap menerima email perpanjangan yang relevan untuk keanggotaan, langganan, atau sertifikasi profesional Anda, tanpa kehilangan informasi berharga akibat pengalihan alamat email.

10. Rencanakan Apa Yang Akan Anda Katakan Dalam Pengunduran Diri Anda

Terkadang, mengungkapkan niat untuk mengundurkan diri bisa menjadi hal yang menegangkan. Namun, dengan perencanaan yang baik, Anda dapat mengatasi situasi ini dengan lebih lancar. Berikut adalah langkah-langkah untuk merencanakan apa yang akan Anda katakan dalam pengunduran diri Anda:

  • Pertimbangkan seberapa rinci Anda ingin menjelaskan alasan di balik keputusan Anda
  • Putuskan seberapa banyak pemberitahuan yang ingin Anda berikan
  • Siapkan diri Anda untuk berhadapan dengan tawaran balasan dari atasan Anda

Dengan merencanakan pesan Anda, menentukan pemberitahuan yang sesuai, dan mempersiapkan tanggapan terhadap tawaran balasan, Anda akan merasa lebih percaya diri saat mengumumkan pengunduran diri Anda kepada atasan Anda.

11. Atur Waktunya Dengan Tepat Dengan Atasan

Mengatur waktunya dengan tepat ketika Anda memutuskan untuk meninggalkan pekerjaan Anda adalah langkah penting dalam proses resign. Ini dapat memengaruhi bagaimana kepergian Anda diterima oleh atasan dan tim Anda.

Cara mengatur waktu resign yang tepat dengan atasan adalah sebagai berikut:

  • Pertimbangkan dengan matang alasan Anda untuk mengundurkan diri
  • Cobalah untuk memilih waktu yang strategis untuk mengumumkan keputusan Anda
  • Jika Anda terlibat dalam proyek penting, pertimbangkan untuk menunggu hingga proyek tersebut selesai
  • Jika pekerjaan Anda dipengaruhi oleh musim atau memiliki periode tertentu yang lebih sibuk, pertimbangkan untuk mengundurkan diri di luar periode tersebut
  • Cobalah untuk berbicara dengan atasan Anda saat suasana hati mereka baik dan positif
  • Sesuaikan dengan kebijakan perusahaan dan praktik umum, berikan pemberitahuan sebanyak mungkin tentang rencana Anda untuk mengundurkan diri
  • Setelah mengumumkan keputusan Anda, tawarkan bantuan selama proses transisi.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat mengatur waktu resign yang tepat dengan atasan Anda, memastikan perpisahan yang lancar, dan menjaga hubungan profesional yang baik.

12.  Jadwalkan Exit Interview

Mengatur wawancara keluar (exit interview) adalah langkah penting ketika Anda akan meninggalkan pekerjaan Anda. Meskipun tidak semua organisasi mengharuskan wawancara keluar, menjadwalkannya bisa memberi manfaat besar bagi Anda.

Beberapa manfaat bagi Anda untuk menjadwalkan exit interview sebelum resign adalah sebagai berikut:

  • Memberikan umpan balik yang konstruktif kepada atasan atau manajemen perusahaan
  • Berkontribusi pada perbaikan lingkungan kerja untuk rekan-rekan yang masih bekerja
  • Mendapatkan wawasan yang berharga tentang diri Anda sendiri
  • Menunjukkan profesionalisme dan kehormatan terhadap perusahaan
  • Kesempatan terakhir untuk memperkuat jaringan dengan atasan dan rekan kerja Anda.

Dengan memanfaatkan exit interview secara bijak, Anda tidak hanya memberikan kontribusi positif kepada perusahaan Anda saat ini, tetapi juga memperoleh manfaat pribadi yang berharga untuk perkembangan karier Anda di masa depan.

13.  Pastikan Anda Punya Rencana Setelah Mengundurkan Diri

Mempunyai rencana setelah mengundurkan diri merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan. Berikut tips dalam menyusun rencana setelah mengundurkan diri yaitu:

1. Identifikasi Tujuan Jangka Panjang

Tentukan apa yang ingin Anda capai setelah mengundurkan diri. Apakah Anda akan mencari pekerjaan baru, memulai bisnis sendiri, atau mengejar pendidikan tambahan? Tetapkan tujuan jangka panjang yang jelas.

2. Buat Rencana Keuangan

Lakukan perencanaan keuangan yang cermat. Hitung berapa lama Anda dapat bertahan tanpa penghasilan tetap, pertimbangkan pengeluaran rutin, dan siapkan dana darurat jika diperlukan. Ini akan memberi Anda ketenangan pikiran selama transisi.

3. Perbarui CV dan Profil LinkedIn

Jika Anda mencari pekerjaan baru, pastikan resume Anda terbaru dan profil LinkedIn Anda diperbarui dengan pengalaman terbaru dan keterampilan Anda. Ini akan membantu Anda mendapatkan perhatian dari perekrut potensial.

4. Atur Waktu untuk Pencarian Pekerjaan

Jika mencari pekerjaan baru adalah tujuan Anda, alokasikan waktu harian atau mingguan untuk mencari pekerjaan, melamar, dan mengikuti wawancara. Konsistensi adalah kunci dalam proses pencarian pekerjaan.

5. Tetap Fleksibel

Ingatlah bahwa rencana Anda dapat berubah seiring waktu. Fleksibilitas adalah kunci dalam mengatasi perubahan dan mengejar kesuksesan dalam langkah-langkah berikutnya.

Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat memastikan bahwa Anda memiliki rencana yang baik setelah mengundurkan diri dan dapat mencapai tujuan Anda dengan lebih sukses.

14. Minta Rekomendasi Pekerjaan Dari Orang Terdekat

Rekomendasi pekerjaan adalah aset berharga dalam membangun reputasi profesional Anda, baik di platform seperti LinkedIn maupun dalam dunia nyata. Dengan beberapa langkah berikut Anda dapat memulai proses meminta rekomendasi dari orang-orang terdekat Anda. Berikut adalah panduan mudah untuk melakukannya:

1. Beri Rekomendasi Terlebih Dahulu

Langkah pertama yang baik adalah memberikan rekomendasi kepada rekan kerja, klien, atau kontak lain yang Anda kenal dan percayai. Ini tidak hanya menunjukkan apresiasi Anda terhadap mereka, tetapi juga dapat memotivasi mereka untuk memberikan rekomendasi balik kepada Anda.

2. Identifikasi Orang yang Tepat

Pilih orang-orang yang memiliki hubungan kerja baik dengan Anda dan yang memiliki keterampilan menulis yang baik. Mereka harus dapat memberikan rekomendasi yang konkret dan mendukung.

3. Beri Informasi yang Diperlukan

Ketika Anda meminta rekomendasi, berikan informasi yang relevan, seperti posisi Anda, tanggung jawab, dan pencapaian yang ingin Anda soroti. Ini akan membantu mereka menulis rekomendasi yang lebih spesifik.

4. Terima dan Ucapkan Terima Kasih

Setelah Anda menerima rekomendasi, jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih kepada mereka. Ini adalah langkah penting dalam menjaga hubungan baik dengan kontak Anda.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat membangun portofolio rekomendasi yang kuat yang akan mendukung perjalanan karier Anda. Rekomendasi dari orang-orang yang Anda kenal dan percayai dapat membuat perbedaan yang signifikan dalam mencapai tujuan profesional Anda.

Nah! dari beberapa hal diatas Mengundurkan diri adalah keputusan yang signifikan, dan persiapan yang matang dapat membantu Anda mengatasi perubahan ini dengan lebih lancar. Pastikan Anda sudah memikirkan segala aspek diatas sebelum melangkah ke babak baru dalam karier Anda.

Baca juga: Apakah Perusahaan Boleh Menolak Resign? Ini Jawabannya!

Referensi:

  • Conor Mcmahon. Diakses Pada 2023. 15 Things To Have On A Leaving Job Checklist.
  • Alison Green. Diakses Pada 2023. 10 Things You Need To Do Before You Resign.

Cek Lowongan Kerja Paling Sesuai Untuk Anda di Pintarnya

Seluruh informasi yang ada pada artikel ini dibuat semata-mata untuk memberikan pengetahuan yang bersifat umum. Dapatkan berbagai informasi terkait melamar pekerjaan agar lamaran kerja Anda sukses diterima perusahaan.

Temukan lowongan kerja yang paling sesuai dengan pengalaman dan skill yang Anda miliki di Pintarnya. Download pintarnya melalui link ini, dan temukan puluhan ribu perusahaan terverifikasi pasang loker gratis tanpa batas di Pintarnya.