Cari Kerja dan Cari Cuan untuk Bahagiakan Keluarga

umr papua

Upah Minimum Regional Atau UMR Papua 2023

UMR Papua 2023 telah diresmikan pada 30 November 2022. Tentu sebagian besar masyarakat, khususnya buruh, mengharapkan kenaikan upah minimum yang signifikan agar mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat. Lantas berapa UMR Papua 2023? Apakah nilai upah minimum ini meningkat dari tahun ke tahun? 

Besaran UMR Papua 2023

💰 UMR Papua 2023: Rp.3.864.696

📓 Sumber: Surat Keputusan Gubernur Papua No.188.4/540/Tahun 2022 

📈 Kenaikan 2022 ke 2023: 8,5% – Rp.302.764

Pemerintah Provinsi Papua secara sah telah menaikkan angka UMR 2023 menjadi 8,5%, sehingga UMR Papua awal tahun 2022 sebesar Rp3.561.932 menjadi Rp3.864.696. Jumlah tersebut diketahui mengalami kenaikan sebesar Rp.302.764.

Kenaikan UMR itu sejalan dengan surat keputusan yang ditandatangani Sekda Provinsi Papua Muhammad Ridwan Rudindingun pada 28 November 2022 lalu.

Berapa UMR atau Upah Minimum Regional Papua 2023?

Besaran UMR di masing-masing provinsi tentu sudah melalui pertimbangan dan penyesuaian berbagai pihak yang berkepentingan dengan hal tersebut, termasuk pihak pemerintah (Kementerian Ketenagakerjaan) dengan pihak-pihak perusahaan yang berhubungan langsung dengan para pekerja di tanah air. 

Seperti pada tahun sebelumnya, UMR Papua 2023 kini berada di urutan kedua, yakni sebesar Rp 3.864.696,-. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 8,5% dari UMR tahun sebelumnya (UMR Papua 2022), yakni Rp 3.561.932,-. Kenaikan UMR sebesar Rp 302.764,- ini membuat provinsi tersebut menduduki posisi kedua untuk UMR tertinggi di Indonesia. 

Dampak UMR Papua terhadap perekonomian wilayah memiliki dua sisi yang perlu dipertimbangkan. Di satu sisi, kenaikan UMR dapat meningkatkan daya beli masyarakat pekerja sehingga konsumsi barang dan jasa meningkat. Dampak positif ini dapat mendorong pertumbuhan sektor ekonomi lokal, terutama sektor yang berorientasi pada pasar dalam negeri.

Namun, di sisi lain, kenaikan UMR juga dapat menimbulkan tantangan bagi pengusaha, terutama yang beroperasi di sektor padat karya dan margin keuntungan yang tipis. Peningkatan biaya tenaga kerja bisa menyebabkan beberapa perusahaan mengalami kesulitan finansial, bahkan ada yang terpaksa melakukan PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) untuk tetap bertahan.

Berapa Kenaikan UMR Papua dari 2022 ke 2023?

Upah Minimum Regional atau UMR Papua 2023 mengalami kenaikan 8,3 persen. UMR Papua 2023 naik sebesar Rp 302.764 dari tahun sebelumnya menjadi Rp 3.864.696. Keputusan soal UMR Papua 2023 ini merupakan hasil sidang Dewan Pengupahan Provinsi Papua yang dilakukan beberapa waktu lalu dan disetujui oleh Gubernur Lukas Enembe.

Kenaikan UMR di Papua tentu saja akan berdampak pada para pekerja di wilayah ini. Peningkatan upah akan memberikan dorongan positif bagi kesejahteraan pekerja, khususnya mereka yang bekerja di sektor-sektor dengan UMR sebagai acuan penggajian. Dengan pendapatan yang lebih baik, diharapkan pekerja dapat memenuhi kebutuhan hidupnya dengan lebih baik, termasuk dalam hal pendidikan, kesehatan, dan perumahan.

Baca juga: Upah Minimum Regional Atau UMR Purwokerto 2023

Namun, ada juga potensi dampak negatif yang perlu diperhatikan. Kenaikan UMR dapat mempengaruhi keberlanjutan usaha bagi beberapa perusahaan, terutama yang beroperasi di sektor-sektor dengan margin keuntungan yang tipis. Selain itu, para pekerja yang mendapatkan upah di atas UMR juga perlu diberi perhatian, karena dampak pengaturan UMR bisa menimbulkan efek domino pada struktur upah secara keseluruhan.

Dasar Penetapan UMR Papua 2023

Upah Minimum Regional (UMR) merupakan salah satu elemen penting dalam menentukan tingkat kesejahteraan pekerja di suatu wilayah. Pada tahun 2023, Papua telah menetapkan kebijakan terkait UMR sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan para pekerja di daerah tersebut. 

Sebagaimana yang telah disebutkan di atas, UMR Papua 2023 mengalami kenaikan 8,3 persen. UMR Papua 2023 naik sebesar Rp 302.764 dari tahun sebelumnya menjadi Rp 3.864.696. Keputusan soal UMR Papua 2023 ini merupakan hasil sidang Dewan Pengupahan Provinsi Papua yang dilakukan beberapa waktu lalu dan disetujui oleh Gubernur Lukas Enembe.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, UMKM dan Tenaga Kerja Provinsi Papua Omah Laduani Ladamay mengatakan, pengesahan Surat Keputusan (SK) itu ditandatangani langsung oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Papua Muhammad Ridwan Rumasukun.

Keputusan tersebut pun telah termuat ke dalam Surat Keputusan Gubernur Papua No.188.4/540/Tahun 2022 tentang Upah Minimum dan Upah Minimum Sektoral Provinsi Papua.

Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengeluarkan Peraturan Menaker Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan UMP 2023. Salah satunya mengatur penyesuaian nilai upah minimum tidak boleh melebihi 10 persen. 

Hal tersebut dikarenakan, upah minimum sendiri merupakan upah terendah yang sudah ditetapkan oleh pemerintah yang berlaku bagi pekerja atau buruh dengan masa kerja kurang dari satu tahun pada perusahaan yang bersangkutan.

Perbandingan UMR Papua dengan Daerah/Kabupaten Di Sekitarnya

Sebagai pembanding, berikut kami sajikan daftar UMR Papua tahun 2023 yang perlu Anda ketahui di antaranya:

  1. Kabupaten Biak Numfor Rp3.864.696 
  2. Kabupaten Jayapura Rp3.864.696 
  3. Kabupaten Keerom Rp3.864.696 
  4. Kabupaten Kepulauan Yapen Rp3.864.696
  5. Kabupaten Mamberamo Raya Rp3.864.696
  6. Kabupaten Sarmi Rp3.864.696
  7. Kabupaten Supiori Rp3.864.696 
  8. Kabupaten Waropen Rp3.864.696
  9. Kota Jayapura Rp3.864.696 

Baca juga: Berapa Upah Minimum Regional Atau UMR Cirebon 2023? Ini Besaran Angkanya!

Itulah informasi mengenai Upah Minimum Regional Atau UMR Papua 2023 yang dilengkapi dengan perbandingan beberapa gaji UMR di 9 kota/daerah sekitarnya. Semoga informasi di atas dapat menjawab pertanyaan Anda seputar UMR Papua 2023.

Bagikan Artikel:

About The Author