Cara Resign Lewat WA

Cara Resign Lewat WA Namun Tetap Profesional

Pengunduran diri dari pekerjaan adalah keputusan yang tidak selalu mudah, tetapi terkadang menjadi langkah yang diperlukan dalam perjalanan karir seseorang. Di era digital dan komunikasi yang semakin canggih seperti sekarang, banyak orang memilih untuk mengirimkan pemberitahuan pengunduran diri mereka melalui pesan WhatsApp (WA) sebagai alternatif dari surat pengunduran diri konvensional.

Meskipun cara ini terlihat lebih praktis, penting untuk tetap menjaga tingkat profesionalisme yang tinggi dalam proses pengunduran diri. Artikel ini akan membahas cara-cara mengundurkan diri melalui WhatsApp namun tetap mempertahankan citra profesional Anda dalam dunia kerja.

Apakah Boleh Mengundurkan Diri Hanya Lewat Whatsapp?

Dulu, berhenti dari pekerjaan secara langsung dianggap sebagai tindakan paling profesional. Resign secara langsung memberikan kesempatan untuk komunikasi langsung dengan atasan, mengukur reaksi, dan mengekspresikan rasa terima kasih secara langsung.

Namun, seiring waktu berjalan dan adanya pekerjaan jarak jauh dan komunikasi digital, konsep profesionalisme telah berkembang. Meskipun tidak ideal dalam semua situasi, mengirim pesan teks via WhatsApp kini dapat dianggap sebagai pilihan yang valid dan dapat diterima untuk mengundurkan diri.

Meskipun mengundurkan diri melalui WA terkadang dapat diterima dan praktis, namun hal ini memiliki beberapa kekurangan yang harus Anda pertimbangkan diantaranya yaitu:

1. Kurangnya koneksi pribadi

Mengundurkan diri secara langsung memberikan kesempatan untuk mempertahankan koneksi pribadi dengan atasan dan rekan kerja. Menggunakan WhatsApp dapat membuat kehilangan kemanusiaan dalam proses tersebut.

2. kurangnya profesionalisme yang dirasakan secara nyata

Meskipun WhatsApp bisa efisien, hal itu mungkin tidak memberikan kesan profesional yang sama seperti mengundurkan diri secara langsung. Ini dapat memengaruhi reputasi Anda di mata perusahaan.

3. Ruang diskusi terbatas

WhatsApp memiliki batasan dalam hal jumlah karakter dan jenis komunikasi yang bisa dilakukan. Ini mungkin tidak cukup jika Anda perlu mendiskusikan detail resignasi atau mencari solusi terkait permasalahan tertentu.

4. Pertimbangan hukum

Di beberapa perusahaan, ada peraturan hukum atau kebijakan yang mengatur proses resignasi. Mengundurkan diri melalui WhatsApp mungkin tidak sesuai dengan peraturan ini dan dapat menyebabkan masalah hukum

5. Peluang pertumbuhan profesional kecil

Mengundurkan diri melalui WhatsApp dapat mengurangi kesempatan Anda untuk memperoleh rekomendasi atau jaringan profesional yang kuat. Resignasi yang kurang profesional bisa memengaruhi masa depan karier Anda.

Jadi, sebelum memutuskan untuk mengundurkan diri melalui WhatsApp, penting untuk mempertimbangkan kekurangan-kekurangan tersebut dan mengevaluasi apakah ini adalah pilihan terbaik dalam kondisi Anda.

Beberapa Kondisi Yang Memungkinkan Untuk Mengundurkan Diri Melalui WA

Terdapat kondisi-kondisi tertentu di mana mengundurkan diri melalui WhatsApp bisa menjadi alternatif diantarnya yaitu:

1. Bekerja secara jarak jauh

Jika Anda bekerja jarak jauh atau remote dan tidak memiliki kesempatan untuk bertemu langsung dengan atasan atau rekan kerja, mengundurkan diri melalui WhatsApp mungkin menjadi pilihan memutuskan keputusan mengundurkan diri.

2. Lingkungan kerja terlalu toxic

Jika Anda berada dalam lingkungan kerja yang sangat toksik atau tidak sehat untuk kesejahteraan Anda, Anda mungkin ingin mengundurkan diri secepat mungkin. WhatsApp bisa menjadi cara untuk melakukannya tanpa perlu berhadapan langsung dengan situasi yang tidak nyaman.

3. Keadaan mendesak

Terdapat situasi-situasi darurat atau mendesak yang memaksa Anda untuk segera meninggalkan pekerjaan. Dalam kondisi seperti ini, mengirim pesan WhatsApp mungkin satu-satunya cara untuk memberi tahu perusahaan tentang keputusan Anda secara cepat.

Meskipun demikian, bahkan dalam kondisi-kondisi ini, penting untuk menjaga tingkat profesionalisme yang tinggi dalam pesan WhatsApp Anda dan memberi tahu perusahaan dengan sejelas mungkin mengenai alasan Anda untuk mengundurkan diri.

Cara Resign Lewat WA

1. Pilihlah waktu yang tepat untuk resign melalui WA

Sebaiknya pilih waktu yang tepat untuk mengirim pesan resign melalui WhatsApp. Hindari melakukannya di saat-saat genting atau saat atasan Anda sangat sibuk. Cobalah untuk mengatur waktu yang memungkinkan mereka untuk membaca pesan dengan perhatian.

Hal yang harus Anda pertimbangkan untuk memiliki waktu untuk mengundurkan diri melalui WA yaitu:

  • Pertimbangkan waktu yang strategis untuk mengirim pesan, seperti hari kerja dan jam kerja.
  • Hindari mengirim pesan pada waktu yang terlalu pagi atau terlalu malam.

2. Buatlah pesan WA secara ringkas dan jelas

Tulis pesan WhatsApp Anda dengan ringkas dan jelas. Sampaikan niat Anda untuk mengundurkan diri dengan tegas, sekaligus menyebutkan tanggal terakhir Anda bekerja. Hindari menggunakan bahasa yang ambigu atau menghindari topik utama.

Untuk membuat pesan WA ringkas dan jelas yaitu sebagai berikut:

  • Hindari pesan yang terlalu panjang. Singkat dan langsung ke pokok permasalahan.
  • Sampaikan niat Anda untuk mengundurkan diri dengan jelas dan tegas.

3. Tunjukkan rasa terimakasih

Meskipun Anda mengundurkan diri, tetaplah menunjukkan rasa terima kasih Anda kepada perusahaan dan tim. Sampaikan apresiasi Anda atas peluang yang telah diberikan dan pengalaman yang Anda dapatkan selama bekerja di sana.

Agar ucapan terimakasih Anda dapat lebih bersifat profesional, Anda harus mengikuti hal sebagai berikut:

  • Ucapkan rasa terima kasih kepada perusahaan dan rekan kerja Anda atas pengalaman yang Anda dapatkan selama bekerja di sana.
  • Tekankan aspek positif dari pekerjaan Anda sebagai bagian dari penutupan.

4. Tawarkan bantuan dalam transisi

Untuk menunjukkan sikap yang profesional, tawarkan bantuan Anda dalam proses transisi. Anda dapat menyatakan kesiapan Anda untuk membantu mengalihkan tugas atau memberikan informasi yang diperlukan untuk mempermudah pergantian Anda.

Yang dapat Anda lakukan untuk menawarkan proses transisi di perusahaan yaitu:

  • Jika memungkinkan, tawarkan untuk membantu dalam proses transisi seperti pelatihan pengganti Anda.
  • Pelatihan pengganti dapat meningkatkan kesan profesionalisme Anda dan membantu perusahaan dalam mengisi posisi Anda.

5. Tindak lanjuti dengan pengunduran diri resmi

Setelah mengirim pesan WhatsApp, segera tindak lanjuti dengan pengunduran diri resmi yang sesuai dengan prosedur perusahaan. Ini bisa berupa surat resignasi yang ditandatangani secara fisik atau prosedur lain yang berlaku di perusahaan Anda. Pastikan untuk mematuhi semua persyaratan yang berlaku.

Untuk menindaklanjuti pengunduran secara resmi, lakukan dengan mempertimbangkan beberapa hal berikut yaitu:

  • Setelah mengirim pesan WhatsApp, tindak lanjuti dengan mengirimkan pengunduran diri secara resmi dalam bentuk surat resignasi yang ditujukan kepada atasan atau departemen sumber daya manusia (HRD).
  • Pastikan pengunduran diri resmi Anda memenuhi prosedur dan peraturan perusahaan.

Dengan mengikuti langkah-langkah diatas akan membantu Anda menjalani proses resignasi melalui WhatsApp dengan sikap profesional dan menghormati atasan serta perusahaan Anda.

Baca juga: Contoh Izin Tidak Masuk Kerja Lewat WhatsApp Secara Profesional

Contoh Pesan Pengunduran Diri/Resign Melalui WA

Contoh 1

Pengunduran Diri Melalui WA Karena Kondisi Bekerja Secara Jarak Jauh

Di sini, perlu diingatkan bahwa walaupun Anda bekerja jarak jauh, tetap penting untuk menjaga profesionalisme dalam mengirimkan pesan WA pengunduran diri Anda. Ucapkan terima kasih atas pengalaman yang Anda peroleh selama bekerja di sini.

Halo Bapak Saefudin,

Saya berharap Anda dalam keadaan baik. Saya ingin memberitahu Anda bahwa setelah pertimbangan matang, saya telah memutuskan untuk mengundurkan diri dari posisi saya sebagai Marketing Staff di perusahaan ini. Kondisi bekerja jarak jauh selama ini telah menjadi tantangan bagi saya.
Saya ingin mengucapkan terima kasih atas kesempatan ini dan pengalaman berharga yang saya peroleh selama bekerja di sini. Saya akan selalu menghargai pelajaran dan kontribusi yang saya terima.
Saya siap untuk membantu dalam proses transisi dan pelatihan pengganti saya. Mohon arahan lebih lanjut mengenai langkah selanjutnya.
Terima kasih banyak atas pengertian dan kerja sama selama ini.

Salam,
Aji Darmawan

Contoh 2

Pengunduran Diri Melalui WA Karena Kondisi Lingkungan Kerja Yang Terlalu Toxic

Dalam situasi lingkungan kerja yang tidak sehat, penting untuk tetap menjaga kesopanan dan profesionalisme, meskipun Anda ingin segera pergi. Hindari menjelaskan secara rinci tentang keburukan lingkungan kerja. Tetapkan fokus pada ucapan terima kasih atas pelajaran yang diperoleh selama bekerja di sini.

Halo Bapak Saefudin,

Saya harap ini baik-baik saja. Saya ingin memberitahu Anda bahwa saya telah memutuskan untuk mengundurkan diri dari posisi saya sebagai Marketing Staff di perusahaan ini. Saya merasa bahwa lingkungan kerja yang toksik telah berdampak negatif pada kesejahteraan saya.
Saya ingin mengucapkan terima kasih atas kesempatan dan pengalaman selama saya bekerja di sini. Saya akan selalu menghargai pelajaran yang saya peroleh.
Saya siap untuk membantu dalam proses transisi jika dibutuhkan. Harap berikan petunjuk mengenai langkah selanjutnya.
Terima kasih atas pemahaman Bapak Saefudin.

Salam,
Aji Darmawan

Contoh 3

Pengunduran Diri Melalui WA Karena Kondisi Mendesak

Dalam keadaan mendesak, pesan perlu mencerminkan urgensi tetapi tetap sopan dan menghormati situasi. Jelaskan secara singkat alasan mendesak di balik pengunduran diri Anda. Ucapkan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan selama bekerja di perusahaan.

Halo Bapak Saefudin,

Saya harap Anda baik-baik saja. Saya ingin memberitahu Anda dengan sangat menyesal bahwa saya harus mengundurkan diri dari posisi Marketing Staff secara mendesak. Keadaan pribadi yang mendesak memerlukan perhatian saya saat ini.
Saya sangat bersyukur atas kesempatan yang saya dapatkan selama bekerja di perusahaan ini dan pengalaman berharga yang saya peroleh.
Meskipun keadaan mendesak, saya akan tetap berkomitmen untuk membantu dalam proses transisi sebaik yang saya bisa. Mohon arahan lebih lanjut mengenai langkah-langkah selanjutnya.
Terima kasih atas pemahaman Bapak Saefudin.

Salam,
Aji Darmawan

Pesan-pesan di atas menggambarkan pengunduran diri secara sopan dan profesional melalui WhatsApp dalam berbagai kondisi. Penting untuk tetap menjaga sikap hormat dan kewajiban dalam komunikasi Anda kepada atasan atau perusahaan, terlepas dari kondisi pengunduran diri Anda.

Referensi:

  • Meredith Walters, MBA and Nihal Shetty. Diakses pada 2023. How to Quit a Job over Text (with Examples).
  • Inhersight. Diakses pada 2023. How to Politely Quit a Job Over Text.

Cek Lowongan Kerja Paling Sesuai Untuk Anda di Pintarnya

Cek lowongan kerja yang paling sesuai dengan kualifikasi Anda sekarang juga di Pintarnya. Terdapat ribuan lowongan kerja di Pintarnya mulai dari lowongan kerja untuk lulusan SD, SMP, SMA & SMK hingga lowongan kerja untuk kerja sampingan atau freelance.

Download dan Lamar Kerja di Pintarnya dengan Cara:

1. Cari dan Pilih Pekerjaan yang Paling Sesuai
2. Klik Tombol "Lamar"
3. Pastikan CV Yang Anda Miliki Sudah Direview Kembali
4. Anda juga bisa memperbaharui CV dengan Klik tombol "Review CV dulu"
5. Buat Perekrut/HRD Lebih Tertarik dengan Menjawab Beberapa Pertanyaan
6. Jika Sudah, Lamaran Pekerjaanmu Telah Berhasil dikirimkan ke Rekruter
7. Pantau terus status lamaran pekerjaanmu untuk informasi Selanjutnya

Mudah bukan? Lamar di Pintarnya Sekarang!