concept, man, papers-1868728.jpg

Apa Saja Yang Mesti Dilakukan Setelah Resign? Berikut Panduan Lengkapnya!

Mengundurkan diri dari pekerjaan adalah langkah besar dalam karier seseorang yang seringkali diiringi perasaan campur aduk. Setelah Anda mengambil keputusan untuk melepaskan pekerjaan yang Anda miliki, langkah berikutnya akan menjadi penentu bagaimana Anda akan mengelola transisi ini.

Dalam artikel ini, kami akan membahas panduan lengkap tentang apa saja yang mesti dilakukan setelah resign, mulai dari perencanaan keuangan hingga mencari peluang karier baru. Yuk simak!!!

Hal Yang Mesti Dilakukan Setelah Mengundurkan Diri

Setelah mengundurkan diri dari pekerjaan, ada beberapa langkah penting yang sebaiknya Anda lakukan untuk mengelola transisi dengan baik. Berikut beberapa hal yang mesti dilakukan setelah mengundurkan diri:

1. Berikan Pemberitahuan Sebelum Hari Terakhir Bekerja

Meninggalkan pekerjaan dengan memberikan pemberitahuan sebelum hari terakhir Anda adalah tindakan penting yang harus dilakukan dengan penuh pertimbangan. Berikut adalah alasan mengapa Anda harus memberikan pemberitahuan setidaknya satu bulan sebelum hari terakhir:

1. Kesinambungan Pekerjaan

Memberikan pemberitahuan satu bulan sebelumnya memungkinkan atasan Anda untuk membuat rencana kesinambungan. Mereka dapat mencari pengganti atau mengalokasikan tugas Anda kepada rekan kerja lainnya sehingga pekerjaan tidak terganggu.

2. Pengumpulan Informasi

Anda akan memiliki waktu untuk mengumpulkan informasi penting sebelum Anda pergi. Hal ini termasuk dokumen atau data kerja yang mungkin diperlukan di masa depan, serta informasi kontak yang bisa berguna.

3. Menjaga Hubungan Positif

Memberikan pemberitahuan kepada pemberi kerja menunjukkan rasa hormat terhadap mereka. Ini dapat membantu menjaga hubungan positif, yang bisa bermanfaat di masa depan jika Anda perlu referensi atau berkolaborasi lagi.

Dengan memberikan pemberitahuan satu bulan sebelumnya, Anda dapat meninggalkan pekerjaan dengan baik, memberikan waktu bagi perusahaan Anda untuk bersiap, dan menjaga hubungan profesional yang baik dengan atasan Anda.

2. Selesaikan Semua Pekerjaan Dengan Baik Hingga Hari Terakhir

Saat Anda memberi tahu perusahaan tentang keputusan Anda untuk resign, gunakan sisa waktu bekerja Anda dengan baik. Hal yang dapat Anda lakukan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan baik hingga hari terakhir kerja yaitu:

  • Identifikasi tugas dan proyek yang masih harus diselesaikan dan berikan prioritas pada yang paling penting
  • Berbicaralah dengan rekan kerja Anda dan atasan tentang status pekerjaan Anda
  • Diskusikan proyek-proyek yang masih berlangsung dan berikan informasi yang diperlukan agar mereka dapat melanjutkan pekerjaan dengan lancar setelah Anda pergi
  • Buat dokumentasi yang jelas tentang proses kerja Anda
  • Pastikan Anda tetap berkomitmen untuk menyelesaikan tugas sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan
  • Tetaplah profesional dalam semua interaksi dan komunikasi Anda dengan rekan kerja dan atasan
  • Hindari konflik atau drama yang tidak perlu
  • Pada hari terakhir Anda, lakukan serah terima yang baik kepada rekan kerja atau pengganti Anda. Pastikan mereka memiliki semua informasi, alat, dan sumber daya yang diperlukan untuk melanjutkan pekerjaan Anda.

3. Ucapkan Terima Kasih

Setelah mengajukan pengunduran diri resmi Anda, ucapkan terima kasih kepada atasan Anda atas dukungan dan kesempatan yang telah mereka berikan.

Ucapan terimakasih adalah tindakan penting yang dapat meningkatkan hubungan profesional Anda. Berikut contoh ucapan terimakasih setelah pengunduran diri secara resmi yaitu:

“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Anda atas dukungan dan kesempatan yang telah saya terima selama ini. Selama saya bekerja di perusahaan ini, saya telah banyak belajar dan tumbuh sebagai profesional, dan itu tidak mungkin terjadi tanpa bimbingan dan dukungan Anda. Saya juga sangat menghargai kesempatan yang Anda berikan kepada saya untuk terlibat dalam proyek-proyek yang menantang dan berarti.

Satu contoh konkret yang selalu saya ingat adalah ketika Anda membantu saya melewati masa-masa sulit dalam proyek X. Pandangan dan masukan Anda sangat berharga bagi saya, dan saya merasa beruntung bisa bekerja dengan seorang atasan yang sangat berkompeten dan peduli seperti Anda.

Meskipun saya akan meninggalkan perusahaan ini, saya berharap kita tetap bisa menjaga hubungan profesional yang baik. Terima kasih lagi atas semuanya, dan semoga kita dapat bersilaturahmi di masa mendatang.”

Dengan ucapan ini, Anda dapat mengungkapkan terima kasih dengan tulus dan meninggalkan kesan positif saat Anda mengundurkan diri dari perusahaan.

Baca juga: Bagaimana Jika Berubah Pikiran Setelah Mengajukan Resign?



4. Minta Surat Rekomendasi Ke Atasan

Meminta Surat Rekomendasi ke Atasan adalah permintaan yang bisa membantu Anda dalam pencarian pekerjaan di masa depan. Cara untuk meminta surat rekomendasi ke atasan adalah sebagai berikut:

1. Ajukan Permintaan Awal

Setelah Anda memutuskan untuk mengundurkan diri, tanyakan kepada atasan Anda dengan sopan apakah mereka bersedia menulis surat rekomendasi untuk Anda.

Lakukan ini pada rapat pertama setelah Anda memberikan pemberitahuan pengunduran diri. Hal ini memberi waktu kepada atasan Anda untuk mempersiapkan surat rekomendasi sebelum Anda meninggalkan perusahaan.

2. Jelaskan Tujuan Anda

Jelaskan mengapa Anda meminta surat rekomendasi. Misalnya, Anda bisa mengatakan bahwa Anda ingin menjalani tantangan baru dalam karier Anda dan surat rekomendasi ini akan membantu Anda dalam pencarian pekerjaan berikutnya.

3. Beri Waktu yang Cukup

Pastikan Anda memberi waktu yang cukup kepada atasan Anda untuk menulis surat rekomendasi. Berikan tenggat waktu yang masuk akal, misalnya dua minggu sebelum hari terakhir Anda bekerja. Ini memungkinkan atasan Anda untuk menulis surat dengan baik tanpa merasa terburu-buru.

4. Berikan Informasi Tambahan

Berikan informasi yang berguna kepada atasan Anda untuk menulis surat rekomendasi yang kuat. Ini bisa mencakup pencapaian kunci Anda, keterampilan yang Anda miliki, atau proyek-proyek yang telah Anda kerjakan bersama.

5. Ucapkan Terima Kasih

Setelah Anda menerima surat rekomendasi, jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih kepada atasan Anda atas bantuannya. Ini adalah langkah penting untuk menjaga hubungan profesional yang baik.

Dengan cara ini, Anda dapat meminta surat rekomendasi dengan sopan dan memberikan waktu yang cukup bagi atasan Anda untuk menyiapkannya dengan baik.

5. Berikan Alasan Pengunduran Yang Masuk Akal

Memberikan alasan pengunduran yang masuk akal adalah langkah penting ketika Anda memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan Anda. Alasan ini akan membantu menjaga komunikasi dan reputasi profesional Anda.

Berikut adalah Hal-hal yang harus diperhatikan saat memberikan alasan pengunduran yang masuk akal:

  • Saat memberikan alasan, tetaplah jujur. Jangan menciptakan alasan palsu atau menyembunyikan kenyataan. Kejujuran adalah kunci dalam situasi ini
  • Sampaikan alasan pengunduran Anda dengan penuh hormat dan sopan
  • Jika alasan Anda adalah masalah di perusahaan, cobalah untuk menjelaskannya dengan bijaksana
  • Jika Anda menerima tawaran pekerjaan yang lebih baik di tempat lain, sampaikan bahwa Anda telah menerima kesempatan yang sesuai dengan tujuan dan perkembangan karier Anda. Ini adalah alasan yang wajar dan umum.

Dengan memperhatikan dan mengimplementasikan hal ini, Anda memberikan alasan yang jujur dan masuk akal kepada atasan Anda, yang akan membantu menjaga hubungan profesional Anda.

Aplikasi Produktivitas Diskon Hingga 95%

6. Bersihkan Dokumen Di Perangkat Kerja Anda

Membersihkan dokumen di perangkat kerja Anda adalah tindakan penting sebelum Anda meninggalkan pekerjaan atau mengembalikan perangkat kerja yang diberikan oleh perusahaan. Hal ini bertujuan untuk menjaga privasi Anda dan mematuhi kebijakan perusahaan.

Cara membersihkan dokumen di perangkat kerja Anda adalah sebagai berikut:

1. Salin File Pribadi

Pastikan untuk mengidentifikasi dan menyalin semua file, kontak, atau dokumen pribadi yang Anda miliki di perangkat kerja, seperti komputer atau ponsel perusahaan. Anda dapat menyimpannya di perangkat pribadi Anda atau di layanan penyimpanan cloud pribadi.

2. Biarkan Dokumen Perusahaan Tetap

Dokumen atau file yang dimiliki oleh perusahaan, seperti laporan, data proyek, atau email bisnis, sebaiknya tetap di perangkat kerja. Jangan mencoba mengambil atau menyimpannya secara pribadi, karena ini bisa melanggar kebijakan perusahaan.

3. Hapus Materi Lama yang Tidak Diperlukan

Telusuri perangkat Anda dan hapus materi lama atau tidak diperlukan yang sudah tidak relevan. Ini akan membantu mengurangi beban penyimpanan dan membuat perangkat kerja Anda lebih bersih.

4. Bersihkan Cache dan Riwayat Browser

Jika Anda menggunakan perangkat untuk browsing web, pastikan untuk menghapus cache dan riwayat browser Anda. Ini akan membantu melindungi privasi Anda dan menghapus jejak online Anda dari perangkat tersebut.

5. Penuhi Kebijakan Perusahaan

Sebelum mengembalikan perangkat kerja, pastikan Anda memahami kebijakan perusahaan terkait penghapusan data dan pengembalian perangkat. Banyak perusahaan memiliki pedoman khusus tentang bagaimana menangani perangkat kerja yang akan dikembalikan.

Cara diatas membantu dalam menjaga keamanan informasi perusahaan. Jadi, pastikan untuk mengikuti prosedur yang ditetapkan dan berhati-hati saat membersihkan dokumen di perangkat kerja Anda sebelum meninggalkan pekerjaan.

7. Siapkan Semua File dan Data Untuk Proses Transisi

Menyiapkan proses transisi adalah langkah penting untuk memastikan bahwa pekerjaan Anda dapat berjalan lancar setelah Anda mengundurkan diri. Hal yang dapat dilakukan sebagai persiapan untuk proses transisi pekerjaan adalah:

  • Buatlah panduan yang terperinci untuk pengganti Anda
  • Jelaskan dengan jelas sumber daya apa saja yang sering Anda gunakan dalam pekerjaan Anda
  • Sertakan daftar kontak utama, baik internal maupun eksternal, yang sering Anda hubungi dalam pekerjaan Anda
  • Pastikan panduan kontinuitas yang Anda buat mudah dimengerti oleh orang lain

Dengan mempersiapkan semua file dan data untuk proses transisi dengan cermat, Anda akan membantu memastikan kelancaran peralihan tugas dan tanggung jawab kepada pengganti Anda, sehingga perusahaan dapat beroperasi tanpa hambatan setelah Anda pergi.

8. Update CV Terbaru

Update CV terbaru adalah proses memperbarui dokumen resume Anda agar mencerminkan pengalaman terbaru dan kemajuan profesional Anda. Ini penting untuk memberikan informasi yang akurat dan terbaru kepada calon atasan atau perekrut.

Poin-poin yang harus diupdate di CV Anda yang terbaru adalah sebagai berikut:

  • Tambahkan Pekerjaan Terbaru
  • Tanggung Jawab Utama
  • Kemajuan Profesional

Dengan menambahkan poin-poin diatas Anda dapat memaksimalkan peluang Anda dalam mencari pekerjaan baru atau mengembangkan karier Anda.



9.  Buat Rencana Kedepan Dalam 30 Sampai Dengan 90 Hari Kedepan

Membuat rencana 30-60-90 hari adalah cara yang baik untuk mengatur langkah-langkah Anda dalam jangka waktu tiga bulan pertama setelah mengambil keputusan penting, seperti memulai pekerjaan baru atau mencari pekerjaan baru. Berikut langkah-langkah membuat rencana ini:

Rencana 30 Hari

  • Pada bulan pertama, fokuslah pada periode awal penyesuaian.
  • Jika Anda memulai pekerjaan baru, tujuannya adalah untuk berkenalan dengan tim Anda, atasan, dan perusahaan.
  • Pelajari lebih banyak tentang budaya perusahaan dan tugas Anda.
  • Buatlah rencana kerja yang mencakup tugas-tugas utama yang harus Anda selesaikan dalam 30 hari pertama.

Rencana 60 Hari

  • Pada bulan kedua, perluas pemahaman Anda tentang perusahaan dan peran Anda.
  • Fokus pada pengembangan keterampilan yang dibutuhkan untuk berhasil di posisi Anda.
  • Jika Anda mencari pekerjaan, evaluasi hasil pencarian Anda selama dua bulan pertama dan buat perubahan jika perlu.
  • Terus jalin hubungan baik dengan rekan kerja dan atasan Anda.

Rencana 90 Hari

  • Pada bulan ketiga, tujuannya adalah mencapai tingkat produktivitas yang lebih tinggi.
  • Tindaklanjuti rencana kerja yang telah Anda buat pada bulan pertama dan selesaikan proyek-proyek penting.
  • Jika Anda mencari pekerjaan, teruskan upaya pencarian dan evaluasi peluang yang muncul.
  • Berbicaralah dengan atasan Anda tentang kinerja Anda dan peran Anda di masa depan.

Cara diatas dapat membantu Anda memecah waktu tiga bulan pertama ke dalam tahap yang lebih terkelola, rencana ini akan membantu Anda menjadi lebih produktif dan berorientasi pada tujuan Anda dalam periode krusial ini.

Baca juga: Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Setelah Resign

10. Pergi Menghadap Tim HRD

Menemui tim HRD adalah langkah penting setelah Anda mengajukan pengunduran diri dari pekerjaan. Tujuannya adalah untuk mengurus berbagai hal terkait administratif dan manfaat yang mungkin Anda miliki dari perusahaan.

Langkah-langkah yang membantu Anda untuk menghadap tim HRDadalah sebagai berikut:

1. Atur Pertemuan dengan HRD

Setelah Anda mengajukan pengunduran diri, jadwalkan pertemuan dengan Tim Sumber Daya Manusia (HRD) perusahaan. Pertemuan ini akan membantu Anda menyelesaikan berbagai masalah administratif.

2. Tanyakan tentang Manfaat

Selama pertemuan, tanyakan kepada HRD tentang manfaat yang Anda miliki, seperti asuransi kesehatan dan asuransi jiwa. Pastikan Anda memahami berapa lama manfaat ini akan tetap berlaku setelah tanggal resign Anda, dan apakah ada opsi untuk memperpanjangnya jika diperlukan.

3. Kelola Dokumen Keluar

HRD akan memberikan Anda dokumen keluar yang perlu Anda isi. Ini bisa berupa formulir administratif atau informasi lain yang diperlukan untuk mengakhiri hubungan kerja dengan perusahaan.

4. Tanyakan Pertanyaan

Jangan ragu untuk bertanya kepada HRD tentang segala hal yang tidak Anda pahami atau perlu klarifikasi. Mereka akan siap membantu Anda menjalani proses ini dengan lancar.

Dengan melakukan pertemuan dengan HRD dan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda akan dapat mengelola dengan baik aspek administratif dari pengunduran diri Anda dan memastikan bahwa Anda tidak meninggalkan hal-hal penting yang perlu diurus.

11. Diskusikan Proses Transisi Anda Ke Rekan Satu Tim

Mendiskusikan proses transisi kepada rekan satu tim adalah langkah penting untuk memastikan kelancaran tugas-tugas dan pekerjaan tim setelah Anda mengundurkan diri. Berikut adalah tips yang dapat membantu Anda memahami bagaimana melakukannya dengan mudah:

1. Pertemuan Tim/Departemen

Adakan pertemuan dengan tim atau departemen Anda untuk memberi tahu mereka tentang keputusan Anda untuk mengundurkan diri. Pastikan pertemuan ini dilakukan dengan sopan dan memberikan cukup waktu bagi tim untuk mengajukan pertanyaan.

2. Jawab Pertanyaan

Siapkan diri Anda untuk menjawab pertanyaan yang mungkin tim Anda miliki. Mereka mungkin ingin tahu mengapa Anda memutuskan untuk pergi, kapan Anda akan meninggalkan perusahaan, dan apa yang akan terjadi selanjutnya.

3. Bantu Mereka Menyusun Rencana Kesinambungan

Bantu tim Anda menyusun rencana kesinambungan berbasis tim. Ini bisa mencakup pembagian tugas dan tanggung jawab Anda kepada rekan satu tim atau penunjukan sementara seseorang yang akan mengambil alih pekerjaan Anda.

4. Komunikasi Terbuka

Jaga komunikasi terbuka dengan tim Anda selama proses transisi. Biarkan mereka tahu jika ada perubahan dalam rencana atau jika ada masalah yang perlu diatasi.

5. Kendalikan Perasaan

Mengundurkan diri bisa menjadi momen emosional, jadi cobalah untuk menjaga kontrol atas perasaan Anda dan hindari konflik atau konfrontasi.

Dengan mengikuti tips di atas, Anda dapat memastikan bahwa tim Anda siap menghadapi perubahan dan melanjutkan pekerjaan dengan sukses setelah Anda pergi.

Baca juga: Kata-Kata Pamitan Resign Kerja di Grup WA

Lakukan Hal Ini Jika Belum Dapat Pekerjaan Setelah Resign

Jika Anda telah mengundurkan diri dari pekerjaan sebelum menemukan pekerjaan baru dan merasa khawatir, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi situasi ini dengan bijak:

1. Temukan Pekerjaan Paruh Waktu

Mencari pekerjaan paruh waktu adalah cara yang baik untuk mendapatkan penghasilan tambahan atau menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Berikut langkah-langkah menemukan pekerjaan paruh waktu yaitu:

  • Identifikasi keterampilan, pengalaman, dan minat Anda
  • Gunakan situs web pencarian pekerjaan, aplikasi seluler, atau situs web khusus pekerjaan paruh waktu untuk mencari lowongan pekerjaan
  • Pastikan CV Anda mencerminkan keterampilan dan pengalaman yang relevan dengan pekerjaan paruh waktu yang Anda cari
  • Kirimkan lamaran pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi Anda
  • Gunakan pekerjaan paruh waktu sebagai kesempatan untuk membangun keterampilan tambahan dan memperluas jaringan Anda.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat meningkatkan peluang Anda untuk menemukan pekerjaan paruh waktu.

2. Mulailah Pekerjaan Sampingan

Pekerjaan sampingan adalah cara yang baik untuk mendapatkan penghasilan tambahan atau mengejar minat pribadi Anda di luar pekerjaan utama Anda. Berikut adalah langkah-langkah mudah untuk memulai pekerjaan sampingan:

  • Pertimbangkan bakat, minat, atau keterampilan yang Anda miliki
  • Selanjutnya, lakukan penelitian untuk menemukan jenis pekerjaan sampingan yang cocok untuk Anda seperti konsultasi, menulis, desain grafis, mengajar, atau berbagai opsi lainnya
  • Jika pekerjaan sampingan Anda melibatkan bisnis atau jasa yang Anda tawarkan, buatlah rencana bisnis sederhana
  • Mulailah mencari pelanggan atau pekerjaan
  • Kemudian mempromosikan diri Anda secara online, menggunakan platform freelancing, atau bermitra dengan bisnis yang membutuhkan layanan Anda
  • Terakhir, secara berkala evaluasi apakah pekerjaan sampingan Anda mencapai tujuan Anda. Jika perlu, sesuaikan rencana Anda agar lebih efektif dan sesuai dengan perkembangan Anda.

Penting untuk diingat bahwa memulai pekerjaan sampingan memerlukan komitmen dan waktu, tetapi bisa menjadi cara yang memuaskan untuk mencapai tujuan finansial atau mengejar minat pribadi Anda.

Baca juga: Alasan Tidak Menerima Counter Offer Bagi yang Ingin Resign

Bagaimana Proses Pengunduran Diri Yang Baik?

Berikut ini langkah-langkah proses pengunduran diri yang baik:

1. Tulis Surat Pengunduran Diri Resmi

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah menulis surat pengunduran diri resmi. Pastikan surat ini berisi tanggal pengunduran diri, alasan Anda mengundurkan diri dan pernyataan tegas tentang niat Anda untuk meninggalkan posisi Anda. Ini adalah bukti tertulis yang penting untuk arsip perusahaan

2. Beri Tahu Atasan Terlebih Dahulu

Sebelum memberitahu rekan kerja Anda, beri tahu atasan atau supervisor Anda terlebih dahulu. Ini adalah tanda penghormatan kepada mereka dan memberi mereka kesempatan untuk memproses berita tersebut sebelum berbicara dengan tim Anda. Mereka juga dapat membantu menjawab pertanyaan yang mungkin muncul dari tim.

3. Terus Bekerja Keras

Meskipun Anda telah mengumumkan niat Anda untuk mengundurkan diri, tetaplah fokus pada pekerjaan Anda. Pertahankan produktivitas Anda dan hasilkan produk kerja yang solid selama beberapa hari atau minggu terakhir Anda di posisi tersebut. Ini akan meninggalkan kesan yang baik.

4. Pertahankan Hubungan Baik

Tetaplah bersikap positif dan profesional terhadap rekan kerja dan supervisor Anda sebelum keberangkatan Anda. Ini akan membantu menjaga hubungan baik yang mungkin berguna di masa depan. Anda mungkin berinteraksi dengan beberapa dari mereka lagi dalam konteks pekerjaan lain atau acara industri.

5. Bantuan Transisi

Tanyakan kepada supervisor Anda apa yang dapat Anda lakukan untuk membantu dalam proses transisi. Anda bisa menawarkan untuk melatih rekan kerja yang akan mengambil alih tugas Anda atau mengumpulkan dokumentasi yang diperlukan untuk memudahkan transisi.

6. Mengundurkan Diri secara Langsung

Jika memungkinkan, ajukan pengunduran diri Anda secara langsung. Minta pertemuan dengan atasan Anda dan sampaikan niat Anda dengan jelas dan sopan. Ini adalah kesempatan untuk berbicara secara langsung tentang alasan Anda dan memberi tahu mereka tentang rencana Anda.

7. Ucapkan Selamat Tinggal

Di hari terakhir Anda bekerja, ucapkan selamat tinggal kepada rekan kerja Anda. Berikan terima kasih atas dukungan mereka dan doakan yang terbaik untuk mereka di masa depan. Ini adalah momen terakhir Anda di perusahaan, jadi pastikan untuk meninggalkan kesan positif.

8. Tetap Berhubungan

Setelah Anda pergi, tetaplah berhubungan dengan rekan kerja atau supervisor Anda secara periodik. Kirim email atau sambutan sesekali untuk menjaga hubungan profesional yang positif. Ini adalah cara terbaik untuk memperluas jaringan Anda dalam industri.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat menjalani proses pengunduran diri dengan baik dan meninggalkan kesan positif di perusahaan Anda serta mempertahankan hubungan profesional yang berharga.

Referensi:

  • InHerSight. Diakses pada 2023. How to Politely Quit a Job Over Text. 
  • Jamie Birt. Diakses pada 2023. 10 Things To Do at Work After Resigning.

Cek Lowongan Kerja Paling Sesuai Untuk Anda di Pintarnya

Cek lowongan kerja yang paling sesuai dengan kualifikasi Anda sekarang juga di Pintarnya. Terdapat ribuan lowongan kerja di Pintarnya mulai dari lowongan kerja untuk lulusan SD, SMP, SMA & SMK hingga lowongan kerja untuk kerja sampingan atau freelance.

Download dan Lamar Kerja di Pintarnya dengan Cara:

1. Cari dan Pilih Pekerjaan yang Paling Sesuai
2. Klik Tombol "Lamar"
3. Pastikan CV Yang Anda Miliki Sudah Direview Kembali
4. Anda juga bisa memperbaharui CV dengan Klik tombol "Review CV dulu"
5. Buat Perekrut/HRD Lebih Tertarik dengan Menjawab Beberapa Pertanyaan
6. Jika Sudah, Lamaran Pekerjaanmu Telah Berhasil dikirimkan ke Rekruter
7. Pantau terus status lamaran pekerjaanmu untuk informasi Selanjutnya

Mudah bukan? Lamar di Pintarnya Sekarang!