10,000+ Loker Terbaru untuk Lulusan SD hingga S1

alasan pengajuan kenaikan gaji

Alasan Pengajuan Kenaikan Gaji yang Sering Digunakan

Karyawan harus memberikan alasan pengajuan kenaikan gaji yang kuat. Atasan Anda bisa langsung menerima permintaan tersebut berdasarkan pertimbangan matang. Namun tidak semua bentuk alasan akan diterima. 

Ada kalanya pihak HRD menolaknya secara tegas. Meskipun kenaikan upah merupakan hak pegawai namun mereka harus tetap mengikuti peraturan perusahaan. Anda tidak boleh memaksakan kehendak apalagi mengancam atasan. 

Kita sering melihat aksi demo tentang persoalan tersebut. Kondisi ini berlaku jika perusahaan sudah bersikap keterlaluan. Pimpinan dianggap tidak mengayomi dan memperlakukan karyawan secara manusiawi. 

Sedangkan perusahaan-perusahaan kompeten mempunyai standar khusus saat menaikkan gaji. Mereka memperhitungkan upah minimun suatu daerah, kemampuan finansial internal, masa kerja, besarnya beban tugas dan kinerja karyawan. 

Baca juga: Berapa Persen Kenaikan Gaji yang Wajar Saat Pindah Kerja?

Kenapa HRD Sering Menolak Permintaan Tersebut?

Alasan pengajuan kenaikan gaji karyawan selalu ditolak sangatlah beragam. Seseorang sudah berusaha beberapa kali mengajukan permintaan tersebut kepada atasan. Sayangnya pihak HRD tidak mau mengabulkannya karena berbagai pertimbangan. 

Pertama, Anda dianggap tidak sopan ketika mengajukan kenaikan upah. Terkadang karyawan jengkel kemudian memakai kata-kata mengancam dan menjelekkan. Misalnya, membandingkan kantor dengan tempat lain secara frontal. 

Kedua, memberikan alasan-alasan klise sehingga tidak mampu meyakinkan HRD. Anda sebaiknya menghindari faktor kebutuhan ekonomi seperti kondisi finansial buruk, banyak hutang atau cicilan. Hal tersebut merupakan urusan pribadi. 

Perusahaan tidak bertanggungjawab terhadap urusan tersebut. Jelas saja jika atasan langsung menganggapnya sepele dan kurang meyakinkan. Apalagi alasan pengajuan kenaikan gaji karyawan dengan sambil berlutut, memohon dan mengemis di kantor. 

Ketiga, jika hal tersebut tidak menguntungkan bagi perusahaan. Pimpinan selalu berorientasi pada profit bisnis. Pertimbangan kenaikan gaji yang terkesan egois akan ditolak mentah-mentah. Misalnya, Anda hanya ingin mendapatkan pendapatan tinggi. 

Dalam hal ini perusahaan harus memikirkan timbal balik yang didapatkan. Ketika mereka menaikkan gaji maka karyawan juga harus memberkan profit. Artinya Anda harus digolongkan layak untuk mendapatkannya. 

Karyawan tersebut setidaknya memiliki pengalaman bekerja yang bagus. Prestasi segudang sehingga menguntungkan perusahaan dalam mencapai target-targetnya. Anggap saja pemberian gaji tambahan merupakan bentuk apresiasi terhadap peningkatan kinerja mereka.

Keempat, Anda tidak memerhatikan waktu yang tepat. Alasan pengajuan kenaikan gaji tidak diterima kalau kita gagal membaca situasi. Misalnya, bicara kepada HRD ketika kondisi keuangan kantor sedang jelek. 

Memberikan surat permintaan ketika atasan sedang sibuk mengerjakan tugas-tugasnya. Tekanan di kantor akan membuat mood seseorang buruk. Jika kita kurang waspada maka alasan mengajukan kenaikan gaji ditolak tanpa pertimbangan apapun. 

Alasan Pengajuan Kenaikan Gaji 

Alasan mengajukan kenaikan gaji harus dipersiapkan sebelum membuat proposal atau surat resminya. Keinginan karyawan untuk memiliki upah besar sangat wajar untuk dipahami. Apa sajakah bentuk alasan yang sering dipakai?

1. Prestasi dan Pengalaman

Kalau seseorang punya banyak prestasi maka layak untuk mendapatkan gaji tinggi. Mereka bisa memintanya kepada HRD lalu membuat surat pengajuan resmi. Prestasi merupakan bukti kalau Anda berperan dalam menguntungkan perusahaan. 

2. Karyawan Lama

Alasan pengajuan kenaikan gaji berikutnya karena orang tersebut sudah bekerja selama bertahun-tahun. Jangka waktu belasan hingga puluhan tahun adalah pertimbangan kuat bagi HRD untuk menaikkan gaji pegawai. 

Mereka memenuhi beragam aspek seperti kejujuran, konsistensi, disiplin dan setia. Perusahaan bangga mempunyai tenaga dengan kemampuan tersebut. Anda juga tidak perlu takut meminta hak istimewa ini karena layak mendapatkannya. 

3. Desakan Ekonomi

Akibat tekanan kebutuhan hidup, seseorang memberanikan diri menghadap HRD. Meskipun terkesan egois karena mempertimbangkan diri sendiri namun alasan ini paling sering muncul. Banyak pegawai mengharapkan belas kasihan pihak perusahaan. 

Alasan pengajuan kenaikan gaji dengan menyebutkan berbagai kesulitan ekonomi seperti tanggungan seolah anak-anak, biaya hidup tinggi hingga hutang cicilan. Padahal kondisi tersebut adalah risiko dan tanggungjawab pribadi. Apalagi mereka tidak punya prestasi bagus. 

4. Adanya Pembanding

Tawaran gaji besar dari perusahaan lain biasanya menggoyahkan iman para karyawan. Tujuan Anda bekerja pasti ingin menghasilkan banyak uang. Kalau ada penawaran lebih bagus maka kita bisa mempertimbangkannya. 

5. Mengikuti Standar

Banyak orang iri saat melihat gaji teman-teman kantornya lebih tinggi. Ini menjadi alasan kenapa mereka ingin menemui pimpinan. Selain meminta tambahan pendapatan, mereka juga bisa menyampaikan protes. 

Mendapatkan penghasilan besar adalah keinginan setiap pekerja. Akan tetapi Anda perlu memperhatikan apa saja hal yang memengaruhi jumlahnya. Jangan sampai memakai alasan pengajuan kenaikan gaji secara sembarangan sehingga ditolak HRD.

Bagikan Artikel: