10,000+ Loker Terbaru untuk Lulusan SD hingga S1

Kesalahan Penulisan CV yang Sering Dilakukan

Jika Anda adalah seorang fresh graduates, ada beberapa kesalahan penulisan CV yang perlu diperhatikan. Ini dilakukan agar CV dapat diterima dengan baik oleh rekruter dan peluang Anda untuk diterima semakin besar. 

CV sendiri adalah dokumen bersifat sangat penting dalam hal pelamaran kerja. Dokumen ini adalah dokumen yang akan diterima, dilihat, dan diperhatikan oleh tim HRD perusahaan.

Maka dari itu, para pelamar kerja perlu memperhatikan dengan baik CV yang dibuat sebelum dikirimkan ke perusahaan. Kesalahan apa sajakah yang sering dijumpai pada penulisan CV? Berikut adalah beberapa kesalahannya.

Hindarilah Beberapa Kesalahan Penulisan CV Ini

Meskipun terlihat mudah, ternyata curriculum vitae perlu dibuat dengan memperhatikan detail. Jangan sampai karena kesalahan kecil, Anda kehilangan kesempatan untuk diterima bekerja.

Pada tulisan ini, kami akan menunjukkan serta menjelaskan beberapa kesalahan penulisan CV yang perlu dihindari. Tujuannya adalah agar pelamar bisa membuat curriculum vitae dengan kualitas baik dan memuaskan.

  1. Menuliskan Hal Tidak Valid

Poin pertama adalah menuliskan hal atau kualifikasi yang tidak valid. Hal ini juga bisa dikatakan sebagai pemalsuan data.

Contoh sederhananya adalah ketika perusahaan meminta kualifikasi IPK minimal 3.4 tapi IPK pelamar hanya 3.0. Lalu pelamar memalsukan nilai tersebut agar lolos dari persyaratan tersebut.

Atau mungkin contoh lainnya adalah ketika perusahaan meminta seseorang dengan kemampuan berbahasa Inggris. Jika tidak fasih tapi menyatakan fasih dalam CV, dikhawatirkan ke depannya Anda akan gagal saat dites atau diperiksa oleh rekruter.

  1. Terdapat Kesalahan Penulisan Kata atau Typo

Kesalahan penulisan CV kedua adalah menyangkut kepenulisan. Hindari salah menulis kata atau menggunakan tanda baca yang salah. Dokumen ini bersifat formal, jadi typo tidak boleh dilakukan.

Typo bisa sangat mengganggu serta mempengaruhi kesan pertama rekruter terhadap Anda. Untuk menghindari hal ini, cobalah untuk membaca ulang kembali dan memeriksa dokumen sebelum dikirimkan ke perusahaan.

  1. Memasukkan Terlalu Banyak Informasi

Mengapa memasukkan terlalu banyak informasi bisa menjadi hal yang perlu dihindari dalam pembuatan curriculum vitae? Itu disebabkan oleh terlalu banyak membagikan informasi dapat menutupi poin utama dalam dokumen.

Sebaiknya Anda buat dokumen curriculum vitae sebanyak satu sampai dua halaman saja. Di dalamnya, masukkan informasi-informasi penting terkait posisi pekerjaan yang dilamar.

  1. Format Dokumen Terlalu Kreatif

Kesalahan penulisan CV selanjutnya adalah terkait format dokumen. Anda perlu menghindari format dokumen yang terlalu kreatif. Beberapa industri kreatif mungkin tidak terlalu kaku dalam format dokumen.

Itulah mengapa Anda juga perlu untuk mencari tahu informasi perusahaan yang akan dilamar. Tapi sebaiknya Anda menggunakan format sederhana tapi modern. Itu dilakukan agar dokumennya bisa dibaca oleh Applicant Tracking System atau ATS.

ATS adalah sebuah software yang biasanya dipakai oleh tim rekruter untuk menyaring curriculum vitae dari para pelamar. Jika dokumen CV sulit untuk dibaca oleh software tersebut, bisa jadi peluang penerimaan Anda juga mengecil.

  1. Tidak Menyertakan Cover Letter

Cover letter adalah sebuah surat pengantar yang biasanya juga dikirim bersamaan dengan curriculum vitae. Biasanya perusahaan akan meminta pelamar untuk mengirimkan surat ini.

Meskipun terkadang beberapa perusahaan tidak mengharuskan surat ini, namun surat ini bisa menjadi nilai tambahan bagi para pelamar. Ini bisa membuat Anda sebagai pelamar lebih menonjol dibandingkan pelamar yang tidak mempunyainya.

Di dalamnya, Anda bisa menjelaskan profil dengan lebih jelas serta dapat mempromosikan diri dengan lebih baik. Beberapa informasi yang tidak sempat dimasukkan ke curriculum vitae juga bisa Anda tuliskan dalam dokumen cover letter.

Untuk membuatnya, jangan lupa untuk menggunakan format penulisan yang benar dan juga menghindari typo sehingga kesalahan penulisan CV tidak terjadi. Sampaikanlah poin-poin relevan untuk mempromosikan diri agar rekruter bisa tertarik dengan Anda.

Tidak hanya fresh graduates, beberapa pelamar yang sudah terbiasa melamar pekerjaan juga bisa jadi masih salah dalam membuat CV. Mungkin hal tersebut dikarenakan tidak tahu atau belum sadar akan kesalahannya tersebut.

Dengan tulisan kami ini, Anda sekarang bisa mengetahui apa saja yang perlu dihindari dalam pembuatan curriculum vitae. Poin-poin di atas dapat dipelajari agar Anda bisa terhindar dari kesalahan penulisan CV.

Bagikan Artikel: