10,000+ Loker Terbaru untuk Lulusan SD hingga S1

Inilah Cara Membuat Motivation Letter dengan Tepat

Bagi Anda yang ingin mengajukan beasiswa tentu harus tahu cara membuat motivation letter sebagai salah satu syaratnya. Syarat ini sangat penting untuk menjadi penentu kelulusan berkas Anda.

Jika ingin lulus maka Anda harus mempersiapkan semua syarat dan ketentuan yang diminta oleh lembaga tempat mendaftar. Sebelum mendaftar pastikan semua berkas Anda memiliki peluang untuk lulus.

Umumnya semua universitas pasti akan meminta motivation letter sebagai syarat untuk mengajukan beasiswa. Sebelum mengetahui cara membuat motivation letter, Anda harus tahu apa itu motivation letter dan apa tujuannya.

Dengan mengetahui hal itu maka Anda bisa membuat motivation letter yang baik dan benar. Inilah pentingnya Anda harus mengetahui cara mudah membuat motivation letter agar lulus pemberkasan.

Inilah Cara Membuat Motivation Letter

Sebelum mengetahui cara membuatnya Anda harus mengetahui pengertiannya terlebih dahulu. Motivation letter merupakan salah satu syarat yang sering diajukan untuk mendaftar pada bidang pendidikan.

Motivation letter ini sering juga dikenal dengan Statement of Purpose atau dikenal dengan Letter of Intent. Surat ini akan menjadi proses seleksi untuk mengetahui pola pikir, tujuan serta niat pendaftar.

Di dalamnya juga pendaftar bisa menyisipkan potensi yang dimiliki sebagai bahan pertimbangan lembaga tujuan. Pendaftar yang memiliki motivation terbaik pasti akan langsung lulus pemberkasan.

Jika ingin mudah diterima maka Anda harus mengetahui cara membuat motivation letter yang benar. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda ikuti untuk membuat Anda lulus berkas dan masuk ke seleksi selanjutnya. 

  1. Buat Kerangka atau Outline Terlebih Dahulu

Sebelum membuat isi surat Anda perlu membuat kerangkanya atau outline terlebih dahulu. Buatlah poin-poin serta alur yang menggambarkan apa saja isi dari surat yang akan dibuat.

Ada beberapa poin penting yang harus masuk dalam kerangka surat Anda. Diantaranya adalah alasan mengapa Anda ingin mendaftar di universitas atau program study yang dipilih.

Lalu berikan juga alasan mengapa Anda ingin mengajukan beasiswa, buatlah selogis mungkin dan tidak bertele-tele. Selain itu sampaikan juga keterampilan serta kemampuan yang akan menguntungkan universitas.

Cara membuat motivation letter juga harus berisi alasan mengapa Anda tertarik pada universitas atau lembaga tersebut. Setelah semua poin terkumpul barulah Anda bisa menyusun isinya dengan mudah.

  1. Mulai Tulis Pengantar

Setelah mendapat outline yang tepat maka langkah selanjutnya adalah mulai membuat kata pengantar. Dalam struktur motivation letter, pengantar merupakan bagian paling awal dari isi surat.

Anda perlu menjelaskan informasi pribadi untuk menjadi bahan pertimbangan. Perkenalkan siapa Anda, apa yang Anda lamar dan alasan mengapa Anda mengajukan lamaran tersebut.

Dalam pembuatan pengantar ini Anda perlu menyusun kata yang menarik agar pembaca tertarik menyelesaikan bacaannya. Selain itu gunakanlah kata yang jelas dan terstruktur jauh lebih penting.

  1. Kembangkan Outline Menjadi Isi Surat

Lalu cara membuat motivation letter adalah mengembangkan outline yang dibuat tadi. Ini bagian paling penting yaitu Anda perlu membuat isi surat sesuai dengan outline agar lebih terstruktur.

Kembangkan setiap poin untuk menjadi paragraf yang baik dan benar. Buat kata-kata yang bisa menyampaikan tujuan pembuatan motivation letter. Surat Anda harus meyakinkan lembaga untuk menerima Anda.

Buat bagian ini bisa lebih menjual kualitas diri Anda, serta mengandung persuasif agar lebih meyakinkan. Rangkai kata yang berisi tentang kisah dari pencapaian yang sudah Anda raih.

Sertakan juga keterampilan yang Anda miliki dan berguna untuk lembaga tersebut. Anda juga bisa menjelaskan passion tentang hal yang dilamar untuk kedepannya.

  1. Tambahkan Kesimpulan

Setelah semua poin sudah terbentuk paragraf maka cara membuat motivation letter berikutnya adalah membuat kesimpulan. Anda bisa membuat rangkuman singkat dari cerita yang ditulis.

Jangan lupa sampaikan tujuan membuat motivation letter, serta ucapan terimakasih pada penerima surat. Di akhir Anda juga bisa mengajak penerima surat untuk menghubungi Anda jika ada pertanyaan.

  1. Periksa Kembali Tata Bahasa dan Ejaannya

Langkah terakhir yang perlu Anda lakukan jika sudah menyelesaikan semua tahap penulisan diatas adalah periksa kembali. Anda perlu melihat apakah ada kesalahan baik dalam ejaan atau tata bahasanya.

Jika masih ada kesalahan segera perbaiki sebelum surat itu Anda serahkan pada pembaca. Setelah memahami cara membuat motivation letter ini diharapkan berkas Anda bisa lulus seleksi dengan mudah.

Bagikan Artikel: