10,000+ Loker Terbaru untuk Lulusan SD hingga S1

Cara Buat Cover Letter yang Menarik dan Indah

Anda perlu tahu bagaimana cara buat cover letter yang menarik dan berbobot. Hal ini karena cover letter menjadi pendukung lain berkas lamaran selain portofolio. Cover letter adalah pengantar yang lebih naratif daripada CV.

Oleh karena itu, penting untuk bisa menyusun cover letter yang tidak hanya komplet namun juga menarik. Bagi dari segi narasi, maupun estetika, menyiapkan cover letter semaksimal mungkin bisa jadi membuka peluang Anda diterima kerja.

Simak Cara Buat Cover Letter

Ada beberapa cara buat cover letter yang bisa Anda coba berikut ini. Namun, perlu diingat, ini bukanlah pedoman baku, melainkan sebagai referensi saja agar cover letter Anda bisa lebih menarik.

  1. Wajib Riset

Cara buat cover letter yang pertama yang wajib Anda lakukan adalah riset lebih dulu. Tentunya, objek riset ini bisa beragam dan bergantu pada jenis perusahaan atau siapa yang akan mewawancarai Anda.

Namun, dari itu semua, yang paling fundamental tentunya adalah tentang jobdesc. Yakni apa saja yang akan menjadi rutinitas Anda jika diterima bekerja di posisi tersebut nantinya.

Ketika perusahaan menyebar informasi lowongan, job description sudah tertera juga di sana. Anda bisa saja melakukan riset lebih tentang itu, dan jika dirasa belum yakin, Anda bisa mengkonfirmasi lagi ketika momen wawancara.

Tidak hanya job description, Anda bisa juga mengecek akun media sosial maupun laman resmi industri tersebut. Dari situ, Anda bisa mendapatkan gambaran tentang gaya bahasa seperti apa yang ingin Anda terapkan dalam cara buat cover letter Anda.

  1. Buat Daya Tarik

Anda pasti familiar dengan istilah clickbait. Istilah ini umumnya berbentuk judul postingan yang sangat menarik, sampai banyak orang ingin membacanya. Jadi, Anda dapat mengadaptasi ilmu clickbait ini dalam pembuka cover letter Anda.

Hal ini karena paragraf pertama yang Anda tulis akan menjadi pertaruhan seberapa menarik narasi yang Anda tulis. Jika menarik maka HRD akan terus membaca sampai selesai dan jika tidak, maka bisa jadi akan ditolak dengan cepat.

  1. Kalimat Efektif

Ingat, pekerjaan recruiter bukan cuma membaca cover letter saja. Maka dari itu, jangan buat pesan yang kepanjangan. Inilah pentingnya Anda tahu cara buat cover letter yang tepat.

Usahakan buat cover letter dengan seefektif mungkin, maksimal satu halaman saja. Dan pastikan kalimat yang Anda susun adalah informasi yang benar-benar perlu disampaikan. Jangan bertele-tele dan jangan gunakan kalimat yang terkesan menggurui HRD.

  1. Bukan CV

Cover letter tidak bisa disamakan begitu saja dengan CV. Keduanya jelas berbeda dan itulah mengapa perusahaan menyertakan keduanya sebagai syarat berkas lamaran. Alasannya, karena keduanya memiliki peran berbeda yang sama pentingnya.

Coba beri sederet fakta kenapa Anda pantas untuk direkrut. Tahapan ini adalah titik perbedaan dari cara buat cover letter dengan CV. Tentunya dengan narasi yang semestinya bisa Anda manfaatkan sebaik mungkin.

Tunjukkan keterampilan yang Anda punyai, kemudian ceritakan bagaimana itu bisa berguna untuk perusahaan yang Anda lamar. Konteks penggunaannya dapat beragam, bisa ketika masih di organisasi tertentu atau di tempat kerja yang lama.

Angka-angka tertentu dapat pula Anda pakai dan sertakan di sini. Informasi dapat menjadi sebuah fakta menarik atas pencapaian Anda. Dan hal ini tentu akan menjadi daya tarik sendiri di kacamata seorang recruiter.

  1. Yakinkan Anda Layak

Tulis isi cover letter Anda dengan persuasif serta meyakinkan. Dengan begitu, Anda dapat meyakinkan kalau Anda layak menduduki posisi yang Anda lamar. Ada hal-hal yang wajib diperhatikan pula yang tidak bisa dianggap sepele.

Determinasi, rendah hati, serta tingkat kepercayaan diri adalah penunjang dalam proses melamar kerja. Hal ini juga bisa dilihat jelas dalam warna tulisan ketika Anda menyusun cover letter.

  1. Periksa Ulang

Ketika Anda sudah selesai menulis cover letter, bukan berarti pekerjaan Anda tuntas di sana. Anda perlu sedikit mengerem untuk menunda mengirim cover letter Anda. Tergesa-gesa biasanya meninggalkan jejak ketidaksempurnaan dalam menulis.

Coba baca kembali cover letter Anda. Apakah terdapat kesalahan ketik, bahasa, apalagi hanya berisi semata-mata format penyusunan saja? Periksa kembali dengan cermat agar Anda bisa menerapkan cara buat cover letter dengan menarik.

Bagikan Artikel: